Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

 
  KASIH SEORANG IBU
  Oleh : K Suheimi 
  Sewaktu masih kecil/ aku sering merasa dijadikan pembantu olehnya// Ia selalu 
menyuruhku mengerjakan tugas-tugas seperti menyapu lantai dan mengepelnyasetiap 
pagi dan sore// Setiap hari/ aku "dipaksa" membantunya memasak di pagi buta 
sebelum ayah dan adik-adikku bangun//
  Bahkan sepulang sekolah/ ia tak mengijinkanku bermain sebelum semua
pekerjaan rumah dibereskan// Sehabis makan/ aku pun harus mencucinya sendiri 
juga piring bekas masak dan makan yang lain// Tak jarang aku merasa kesal 
dengan semua beban yang diberikannya hingga setiap kali mengerjakannya aku 
selalu bersungut-sungut//
  Kini/ setelah dewasa aku mengerti kenapa dulu ia melakukan itu semua//
Karena aku juga akan menjadi seorang istri dari suamiku/ ibu dari
anak-anakku yang tidak akan pernah lepas dari semua pekerjaan masa kecilku 
dulu// 


  Saat pertama kali aku masuk sekolah di Taman Kanak-Kanak/ ia yang mengantarku 
hingga masuk ke dalam kelas// Aku tak peduli dengan setumpuk pekerjaannya di 
rumah/ dengan rasa kantuk yang menderanya/ atau terik/ atau hujan// Juga rasa 
jenuh dan bosannya menunggu/ yang penting aku senang ia menungguku sampai bel 
berbunyi//
  Kini setelah aku besar/ aku malah sering meninggalkannya/ bermain bersama
teman-teman bepergian// Tak pernah aku menungguinya ketika ia sakit/ ketika ia 
membutuhkan pertolonganku disaat tubuhnya melemah//
  Saat aku menjadi orang dewasa/ aku meninggalkannya karena tuntutan rumah 
tangga// Di usiaku yang menginjak remaja/ aku sering merasa malu berjalan 
bersamanya// Pakaian dan dandanannya yang kuanggap kuno jelas tak serasi dengan 
penampilanku yang trendi// Bahkan seringkali aku sengaja mendahuluinya berjalan 
satu-dua meter di depannya agar orang tak menyangka aku sedang bersamanya//
  Padahal menurut cerita orang/ sejak aku kecil ibu memang tak pernah
memikirkan penampilannya/ ia tak pernah membeli pakaian baru/ apalagi
perhiasan// Ia sisihkan semua untuk membelikanku pakaian yang bagus-bagus agar 
aku terlihat cantik/ ia pakaikan juga perhiasan di tubuhku dari sisa
uang belanja bulanannya// Padahal juga aku tahu/ ia yang dengan penuh
kesabaran/ kelembutan dan kasih sayang mengajariku berjalan// Ia mengangkat 
tubuhku ketika aku terjatuh/ membasuh luka di kaki dan mendekapku erat-erat 
saat aku menangis//
  Selepas SMA/ ketika aku mulai memasuki dunia baruku di perguruan tinggi/ aku 
semakin merasa jauh berbeda dengannya// Aku yang pintar/ cerdas/ dan
berwawasan seringkali menganggap ibu sebagai orang bodoh/ tak berwawasan hingga 
tak mengerti apa-apa/ hingga kemudian komunikasi yang berlangsung antara aku 
dengannya hanya sebatas permintaan uang kuliah dan segala tuntutan keperluan 
kampus lainnya//
  Usai wisuda sarjana/ baru aku mengerti/ ibu yang kuanggap bodoh/ tak
berwawasan dan tak mengerti apa-apa itu telah melahirkan anak cerdas yang
mampu meraih gelar sarjananya// Meski ibu bukan orang berpendidikan/ tapi
do'a di setiap sujudnya/ pengorbanan dan cintanya jauh melebihi apa yang
sudah kuraih// Tanpamu ibu/ aku tak akan pernah menjadi aku yang sekarang//
  Pada hari pernikahanku/ ia menggandengku menuju pelaminan// Ia tunjukan
bagaimana meneguhkan hati/ memantapkan langkah menuju dunia baru itu//
  Sesaat kupandang senyumnya begitu menyejukkan/ jauh lebih indah dari
keindahan senyum suamiku// Usai akad nikah/ ia langsung menciumku saat aku 
bersimpuh di kakinya/ saat itulah aku menyadari ia juga yang pertama kali 
memberikan kecupan hangatnya ketika aku terlahir ke dunia ini//
  Kini setelah aku sibuk dengan urusan rumah tanggaku/ aku tak pernah lagi
menjenguknya atau menanyai kabarnya// Aku sangat ingin menjadi istri yang
shaleh dan taat kepada suamiku hingga tak jarang aku membunuh kerinduanku pada 
ibu// Sungguh/ kini setelah aku mempunyai anak/ aku baru tahu bahwa segala 
kiriman uangku setiap bulannya tak lebih berarti dibanding
kehadiranku untuknya//
  Aku akan datang dan menciummu ibu/ meski tak sehangat cinta dan kasihmu
kepadaku// 
   

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke