Tolong dibaca aturan di footer dibawah --------------------------------------
Manggaleh, Badagang, Saudagar, Investor dan Budaya. 1. Manggaleh (dari kata: menggalas) yang berarti membawa barang dagangan dengan menggunakan tongkat di bahu, berjualan masuk kampung ke luar kampung. Kata dasar galeh dari galas (tongkat), bukan gelas dari cangkir atau kaca. Galas -----> galeh Panas------> paneh Kapas------>kapeh Dahulu, ketika alat transportasi belum maju, maka para retailer barang kebutuhan rumah tangga (yang tidak diproduksi sendiri), masuk kampung ke luar kampung berjalan kaki. Mereka memikul tongkat yang dibebani buntelan barang di bahunya sambil menjajakan barang dagangannya. Orang-orang inilah yang disebut sebagai urang manggaleh. 2. Sedangkan penggaleh yang lebih banyak membawa barang dagangannya ke pasar-pasar (hanya diramaikan sekali dalam sepekan) menggunakan alat transportasi kuda-beban atau pedati. Mereka ini berpindah dari satu pasar ke pasar lainnya. Para pedagang ini sering tidur di lapau-lapau bila kemalaman. Selanjutnya kata dagang ini meluas pemakaiannya untuk menyebut orang luar nagari/warga-asing yang tak punya sanak-famili di kampung tersebut menjadi anak dagang. Tempat penginapannya disebut sebagai surau dagang. 3. Ketika itu industri belum ada, barang-barang yang diperjual-belikan hanyalah produksi hasil pertanian dan peternakan yang belum diolah. Pengumpul hasil pertanian/peternakan jumlah besar (untuk diperjual-belikan) inilah disebut sebagai saudagar. Mereka mampu membeli dan menjual kembali barang-barang tersebut karena memiliki kapital besar (milik sendiri atau pinjaman dari orang lain). Penampilan fisik berbusana serta gaya hidup mereka agak berbeda dengan panggaleh dan pedagang, karena lebih banyak pitih. Namun jenis barang yang dikelola sama saja dengan no 1 dan 2. (karena barang-barang tsb. belum diberi nilai tambah), kecuali mungkin diberi sedikit kemasan. Mungkin saat ini mereka bisa disebut sebagai kapitalis (pemilik kapital/modal) atau tauke (cina). Julukan tengkulak (berasal Jw. kula-an yang maksudya badagang). Di Jawa maknanya tidak negatif. Tapi entah kenapa tengkulak kemudian bermakna negatif di dalam bahasa Indonesia (yang dipakai untuk menyebut para penimbun barang dengan tujuan spekulasi) atau menaikkan harga ketika paceklik. Kemungkinan besar hal ini berkaitan dengan pengaruh budaya Jawa dari pejabat-pejabat Indonesia yang lebih menghargai penguasa daripada pedagang. 4. Ketika barang kebutuhan sehari-hari dihasilkan oleh pabrik-pabrik (industrialisasi), maka ada sebagian pemilik modal (atau pemodal/pinjam dari bank) yang mendirikan pabrik. Fabrik berfungsi untuk memberi nilai tambah, sekaligus memproduksinya dalam jumlah besar. Misalnya mengolah daun tembakau menjadi rokok atau mengubah kulit sapi menjadi sepatu atau kacang-badariak manjadi kacang garuda atau mengubah batu-batu silika menjadi chips komputer. Selanjutnya barang yang telah diberi nilai tambah tsb. didistribusikan dengan berbagai cara kepada pemakai (konsumen), misalnya mlm, toko, distributor, retailer, e-commerce dst. Distributor besar tak bisa disebut sebagai saudagar karena mereka bukan orang bebas menetapkan harga. Pemilik toko atau retailer juga tidak cocok disebut sebagai saudagar. Sifat mendasar dari panggaleh, saudagar ialah bebas menetapkan harga dan mencari keuntungan dari jasa yang dia berikan. Saat ini, software bisa dihasilkan sendiri (tak membutuhkan modal besar, cukup dengan ilmu yang dimiliki), lalu dijual sendiri dengan harga mahal ! Masuk golongan apakah profesi semacam ini ? Pekerjaan no. 1 dan 2 bersifat sangat mandiri. Pekerjaan no. 3 lebih banyak melibatkan orang lain. Sedangkan pekerjaan no 4 para investor/pendiri pabrik (enterpreneur) mutlak harus melibatkan para ahli-ahli ilmu pengetahuan. Jadi jika menyebutkan urang manggaleh tidak ada maksud merendahkan pekerjaan/profesi tsb. selama kita masih menghargai profesi retailer di jaman globalisasi ini. Profesi mana yang cocok dan sesuai dengan budaya kita, ketika memasuki era globalisasi ini silakan mamakai raso jo pareso masing-masing atau raso di bao naiak (ke otak suok), pareso dibao turun (dari utak kida). Abraham Ilyas (62.7 th) Webmaster/admin www.nagari.org > > Sabananyo Rang Awak samo sajo jo kabanyakan manusia > lain di duniako, Sajak dari Ulama sampai ka pancopet > langkok kasadonyo, cuma nan manonjol yo bak nan > sanak katokan. > Di Malaysia umumnyo rang awak tagak di galeh, non > mayoritas iyolah Balapau nasi Kadai kain Kadai > kupiah capal (tarompa) kalau dikaki limo > kabanyakannyo manggaleh buah2an diantaronyo jaguang > abuih durian, makanan sampingan apam balek > (martabak) di Malaysia nan dikatokan martabak adolah > martabak mesir, cindua,kue pokis,putu bambu. > Kok Restoran pulo salungguak2 asalkan dikawasan > mayoritas Islam pasti laku sakalipun indak baurang > awakpun dek karano Nasi Padang di Malaysia memang > sangaek populer sakalipun dilidah awak indak katuju > dek Urang Malaysia lah cukuik lamak. > Kok dibandiangkan jo masakan di Nagari awak jauah > beda rasonyo, antah dek bumbunyo nan indak samo > ataupun bahannyo nan indak segar, almaklumlah sanak > di Kota gadang payah mancari nan segar macam > dikampuang, dagiang antahlah bara bulan di kulkas > baitu juo ikan,nan segar hanyolah ayam nan baru > didabiah,tapi ayam bras,kok ayam biaso maha > aragonyo,lauak iduik nan ado cuma limbek jo rutiang. > Bilo sanak kadatang mancigok kamari? > > Wassalam > Kani47 > > Hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Tolong dibaca aturan di footer dibawah > -------------------------------------- > > profesi urang awak > > untuk menjaga > perasaan orang bukittinggi, payakumbuh, pariaman dll > ... karena padang > diasosiasikan menjadi minang tapi minang bukan hanya > padang. kadang2 digunakan istilah 'padang' agar > lebih > familiar> > > pedagang: > mayoritas orang minang menggeluti profesi ini. > berdagang dalam bahasa > minang disebut 'manggaleh', kalo diindonesiakan > secara > paksa menjadi > 'menggalas' :D. profesi ini seolah sudah menjadi > kutukan bagi orang minang. ada yang berdagang karena > sudah mencoba profesi lain namun tidak sukses > sehingga > merasa perlu kembali ke fitrahnya sebagai minang > sejati dan biasa justru lebih sukses dibandingkan > bekerja kantoran. banyak yang berdagang karena sudah > menjadi cita-cita dari kecil karena dibesarkan dalam > keluarga pedagang. apa yang diperdagangkan ? > - masakan > tanpa anda sadari di indonesia ini banyak orang yang > bukan minang tapi berdarah minang, wong setiap hari > mereka makan masakan minang dan apa yang dimakan > nantinya menjadi darah toh .. :D > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam > protection around > http://mail.yahoo.com > -------------------------------------------------------------- > Website: http://www.rantaunet.org > ========================================================= > * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara > (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, > silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting > * Posting dan membaca email lewat web di > http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages > dengan tetap harus terdaftar di sini. > -------------------------------------------------------------- > UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: > - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika > melakukan reply. > - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh > system, jika: > 1. Email ukuran besar dari >100KB. > 2. Email dengan attachment. > 3. Email dikirim untuk banyak penerima. > ================================================ > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >100KB. 2. Email dengan attachment. 3. Email dikirim untuk banyak penerima. ================================================

