Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

Dunsanak sadonyo , 
Salah satu falsafah minang yg sangat berkesan di ambo, adolah falsafah, Alam 
terkembang jadi guru, 
Aplikasi praktisnya dalam pemahaman ambo, samo yo konsep Iqra dalam Al Qur’an, 
kita perlu banyak membaca, termasuk membaca hikmah dari alam sekitar, dari 
kehidupan kita sehari hari, dari perjalanan hidup yg kita lalui.

Jadi dalam pandapek ambo, mahota ttg minang, bukan hanya sekedar berbicara ttg 
ranah minang, orang2 minang dg berbagai aktivitas nya, tapi juga berbicara ttg 
aplikasi praktis dari falsafah minang dalam kehidupan kita sehari2, dimana pun 
kita berada

Ambo sering melakukan perjalanan ke berbagai tempat dan biasonyo, ambo buek 
tulisan cerita perjalanan tsb. Sekedar berbagi iko ado ambo sampaikan pulo 
saketek carito perjalanan di tanah priangan, semoga bermanfaat.

beko, kalau sempat bajalan pulo di ranah minang, mungkin akan lebih menarik 
lagi cerita perjalanan nya

------------------------

Akhir bulan lalu, saya dan rekan2 pesepeda, total sekitar 30 orang melakukan 
perjalanan bersepeda menjelajahi pantai selatan jawa barat di daerah sukabumi, 
kita memulai perjalanan dari pantai pelabuhan ratu dan berakhir di pantai ujung 
genteng di sukabumi selatan, melewati dataran tinggi di daerah Jampang, 
menempuh jarak sekitar 80 Km, kita berjalan hampir selama 8 jam , sejak jam 7 
pagi sampai jam 3 sore.

Bagi saya setiap perjalanan adalah juga sebuah pelajaran berharga, teringat 
terus pepatah minang yg diceritakan paman saya di Bukittinggi dulu, Alam 
terkembang jadi guru. Banyak pelajaran berharga bisa didapatkan saat kita 
melakukan perjalanan

Cerita lengkap perjalanan tsb, bisa dilihat di alamat website berikut : 
http://hdmessa.multiply.com/journal/item/42>

sedangkan foto2 indah alam pantai selatan sukabumi , bisa dilihat di alamat 
http://hdmessa.multiply.com/photos/album/10>

Berikut sedikit ringkasan mengenai cerita perjalanan tsb : 

PANTAI TERHAMPAR JADIKAN GURU
( Cerita perjalanan bersepeda  ke ujung genteng, pantai selatan sukabumi, Jawa 
Barat )

Daerah antara jawa barat dan banten bagian pantai barat, sejak dari banten di 
utara , baduy, pelabuhan ratu sampai ke daerah pantai selatan seperti jampang 
kulon dan ujung genteng, dikenal pula sebagai daerah yg dikenal memiliki 
tempat2 yg khas karena unsur magisnya tsb. Dari daerah tersebut banyak terdapat 
tempat berguru ilmu2 kekuatan , ilmu2 paranormal dan hal2 magis lain nya. dari 
sana lah dikenal banyak berasal Jawara, istilah jaman dahulu untuk para jagoan 
yg memiliki ilmu / kekuatan yg ditakuti. Sampai saat ini pun, masih banyak 
masyarakat yg percaya pada hal2 gaib tersebut atau pergi ke tempat2 magis di 
daerah tersebut untuk suatu tujuan tertentu.

--- cut --

Mendaki gunung dan penjelajahan mengajarkan kita untuk memiliki ketegaran jiwa 
untuk selalu konsisten dengan apa yg kita tuju, pantang menyerah. pepatah 
mengatakan "sekali layar terkembang, pantang surut ke tepian"
Namun tak semua orang memiliki ketegaran jiwa, sebagian dari kita gampang 
menyerah, begitu menghadapi masalah yg berat. Pengalaman membuktikan orang2 yg 
berhasil dalam hidupnya adalah orang2 yg memiliki ketegaran jiwa tsb.
Setelah lelah melewati jalanan yg mendaki, kita beristirahat sejenak melepas 
lelah di sebuah warung pinggir jalan, sambil minum duduk meluruskan kaki, 
sayup2 makin keras, terdengar mengalun lagu lama yg terasa khas di telinga, 
alunan lagu lama Rhoma Irama , “Berkelana”  ;
Dalam aku berkelana 
Tiada yang tahu , apa yang kucari 
Gunung tinggi kan kudaki, lautan kusebrangi 
Walaupun adanya di ujung dunia 
Aku kan kesana tuk mendapatkannya . 

----- cut ----

Selepas istirahat di Jampang kulon, kita melanjutkan perjalanan ke arah Surade, 
dimana jalan mendatar dan cenderung menurun, karena memang telah mengarah ke 
dataran rendah sampai tepi pantai di ujung genteng.

Sebelumnya agak waswas juga melewati daerah tsb, karena dari cerita2 yg saya 
dengar sebelumnya daerah tsb dikenal dg para jawara nya dan ilmu magis nya , 
banyak paranormal kondang yg berada di daerah tsb dan menjadi tempat bergurunya 
orang2 yg ingin mencari kesaktian. 
Banyak pula terdapat tempat2 dimana berada dukun2 / paranormal yg kehebatan nya 
sampai ke kota2 besar , spt Jakarta

Konon menurut hikayat, abang Jampang yg dikenal dalam sejarah betawi, karena 
kehebatanya dalam melawan penjajah Belanda dulu, adalah berasal / berguru di 
daerah Jampang tsb. Dalam sejarah di daerah tersebut jaman dahulu berdiri 
kerajaan sunda kuno, yg bernama Agrabinta, dan ujung genteng adalah pelabuhan 
lautnya.Daerah ini adalah tempat di mana bisa jadi dulunya berasal para 
punggawa kerajaan jaman baheula tsb, dikenal juga karena banyak terdapat 
perguruan2 silat .

Walau itu semua adalah cerita lama, namun sampai saat ini gemanya sebagian 
masih dikenal masyarakat banyak. Sampai sekarang, bagi sebagian masyarakat, 
magisme tersebut masih menjadi kepercayaan yg kuat, bahkan dipercaya juga oleh 
sebagian politikus, bisnismen sampai selebritis yg menggunakannya utk mencapai 
tujuan duniawi nya.

Secara umum saya melihat bahwa dalam masyarakat Indonesia, magisme beserta pula 
dengan aroma seksualitas ( seperti cerita pelanggan ma Erot tadi ), adalah 2 
hal non rasional yg masih mewarnai pola hidup sebagian masyarakat kita dan 
secara tak langsung kedua hal tsb , telah membuat sebagian masyarakat kita 
susah utk maju menuju masyarakat yg rasional, cerdas dan tercerahkan.

Di sebagian masyarakat kita, khususnya kalangan bawah, mereka telah melihat 
bukti betapa orang2 yg cerdas secara ilmiah, dalam berbagai hal akhirnya 
terkalahkan oleh hal2 yg bersifat non rasional tsb, sehingga timbul anggapan yg 
merendahkan rasionalitas/ kecerdasan.
Secara tak langsung pula, karena sebagian masyarakat kita masih terpuruk dalam 
pola hidup magisme & seksualitas, dan hal non rasional lain nya, yg membuat 
rasionalitas susah utk berkembang, antara lain menjadi salah satu sebab mengapa 
indeks kecerdasan masyarakat kita masih rendah di banding Negara2 lain di Asia 
sekalipun ( bisa kita lihat sendiri, betapa masyarakat kita, serasa sulit 
sekali memecahkan berbagai masalah kehidupan nya, bagaikan terbelit dalam 
benang kusut yg tak ada ujung nya  )

Dari daerah Surade jalanan sudah mulai menurun, di tepi2 jalan kita sudah mulai 
banyak melihat pohon2 kelapa, yg tambah banyak.
Pohon kelapa yg berjajar di tepi jalan dan makin banyak , dg lambaian daun 
nyiur nya yg tertiup angin laut, menandakan laut makin dekat , bunyi hempasan 
ombak di tepi pantai pun mulai terdengar, alhamdulillah, akhirnya sampai 
jugalah perjalanan jauh ini, spedo meter menunjukkan jarak tempuh sekitar 80 Km 
sejak kita memulai perjalanan dari pantai pelabuhan ratu.

Melintasi jalanan tersebut, jadi teringat dg lagu Rayuan Pulau Kelapa, lagu 
wajib yg dulu sering dinyanyikan ketika sekolah.
“Tanah airku aman dan makmur
Pulau kelapa yang amat subur
reff:
"Melambai lambai , nyiur di pantai"

yang masih bisa kita rasakan saat ini , mungkin hanyalah bunyi syair "nyiur 
melambai di tepi pantai" ,  sedangkan  bagian syair "tanah air yg aman & 
makmur", rasanya saat ini bagaikan impian yg makin menjauh saja. Impian ttg 
Negara Indonesia yg kita dengar dan kita cita2 kan waktu SD dulu, rasanya hanya 
jadi mimpi masa lalu…

---cut –

Pantai ujung genteng, berpasir putih dan di beberapa tempat tampak batu karang 
menjulang dari tengah hempasan ombak. Sepeda pun dibawa sampai ke pantai, 
ditidurkan di hamparan pasir putih, saya pun pergi ke sebuah batu karang besar 
yg agak menjorok ke arah laut, yang juga ujung dari daratan ujung genteng, 
ujung akhir dari perjalanan kita sejak menuruni pebukitan tinggi tadi

Saat duduk di atas batu karang tersebut merupakan sebuah pengalaman yg 
mengesankan , di sebelah kanan dan kiri adalah bibir pantai dan di depan 
terhampar samudra luas, kita bagaikan sedang berada di ujung dunia. 

Sempat lama juga saya duduk bermenung diri di atas batu karang tsb, bayangkan 
betapa kecilnya diri ini, di tengah keluasan samudra raya, betapa lemahnya 
kita, menghadapi keperkasaan hempasan gelombang laut.

Terbayang pula, bahwa suatu saat kelak kita pun akan sampai ke ujung dari 
perjalanan hidup ini, di hadapan akan terhampar pula "samudra" kehidupan yg 
lebih luas lagi, alam akhirat, dimana kebanyakan orang takut dan tak tahu 
menghadapi nya, bagai menghadapi samudra luas tak bertepi.

Hanya "pelaut' yg telah faham arah lah yg bisa mengarungi nya samudra tsb 
dengan selamat.
Mau tak mau,perjalanan hidup kita akan mencapai ujung tepi akhirnya pula, entah 
kapan dan dimana, 

Namun akan menemui kita,  marilah kita selalu bersiap diri, agar tak menjadi 
orang yg menyesal atau tersesat.

---cut ---  

Setelah sempat ngobrol jauh dan diskusi dg para turis bule yg menginap di 
losmen tsb, tentang berbagai hal, termasuk tentang kehidupan ini sendiri, saya 
sampai berpendapat bahwa bagi mereka ( orang barat sekuler)  hidup ini 
sederhana saja, cari uang-materi sebanyak mungkin, terus menikmati hidup spt 
pergi berwisata keliling dunia, spt pergi surfing jauh ke ujung genteng ini 
misalnya dan kegiatan2 lain untuk meraih kenikmatan hidup, nampaknya itulah 
cita2 hidup sebagian mereka, menikmati sepuasnya kehidupan ini.
 
Karena bagi mereka, khususnya yg berfaham hidup sekuler, kehidupan, ya hanya di 
dunia ini saja, nikmatilah sepuasnya, sebagian mereka tak mempercaya adanya 
hari akhir.
Bagi sebagian mereka yg mempercayai adanya kehidupan selepas mati ( hereafter 
), ada kepercayaan bahwa bila seorang manusia mati, meninggalkan dunia yg fana 
ini, they are guarantee go into paradise , no way to hell , whatever he done in 
his life, it’s just a simple life , so just enjoy your life....

Semoga kita yg percaya alam akhirat dan bahwa keadaan kita di akhirat kelak, 
adalah tergantung amal kelakuan kita selama hidup di dunia ini, ada baik dan 
buruk, ada amal ada dosa, ada surga dan neraka, semua kemungkinan masih 
terbuka,  perlu usaha dan perjuangan, Life is not just a simple way to find 
enjoyment

--cut --

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke