Tolong dibaca aturan di footer dibawah --------------------------------------
Atas serangkaian tulisan sdr Soehaimi yang sangat menyentuh perkenankan saya menyampaikan sesuatu yang tak kalah pentingnya untuk menjadi perhatian generasi muda Minang MARANTAU DAN HARI DEPAN ETNIS & ADAT BUDAYA MINANGKABAU H Ch. N Latief SH MSi Dt Bandaro Gubernur Sumbar mengutarakan dimana mana, dari tiga urang Minang dua ada dirantau Perkiraan ini barangkali kecil atau moderat sekali. Kami tiga bersaudara beranggotakan 56 orang, yang ada menetap di Sumbar hanya 4. orang Gambaran yang kira kira sama berlaku juga pada sepupu dan kerabat dalam suku dan kampung asal kami Saya tanyakan pada rekan rekan saya, mendapatkan jawaban yang hampir sama Komposisi ini harus dilengkapi dengan telah banyaknya yang kawin campuran dan dari anak anak mereka yang tidak pernah ke Sumatra Barat dan tidak menguasi lagi bahasa Minang Walaupun sampai anak anak kami masih fanatik, namun generasi berikutnya rasanya akan makin lain perkembangannya. Apa artinya fakta ini bagi kelangsungan etnis dan masa depan adat budaya Minangkabauu. Siapa yang peduli. Apa yang telah dilakukan mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi Rasanya hingga bicara, baik berupa seminar, loka karya, diskusi inter aktif, terutama dari generasi tua seperti terrakhir adanya kongres Adat Minangkabau di Padang cukup menggebu,.Namun rasanya apa yang dilakukan itu terputus satu sama lainnya Tidak ada kesinambungan, tidak ada kaitannya. Tak ada korelasinya. Ambil contoh Kongres adat Minangkabau baru baru ini di Padang. Saya tanyakan pada para peserta dan penyelenggara Apakah sebelunnya telah dipelajari atau dirujuk Hasil Loka Karya Adat Minangkabau yang dihadiri lebih 250 pakar dari seluruh Indonesia termasuk dari luar negri yang co penggagasnya adalah Pemda Sumbar dan LKAAM sendiri yang diadakan di Bandung dan yang prosisidingnya telah diterbitkan Apakah telah dipelajari naskah Seminar Miangkabau di tepi jurang dengan berbagai rekomendasi dll Jawabnya TIDAK Apakah cara seperti ini efektif. Saya tidak tahu apakah hasil kongres di Padang ini akan dibukukan pula sepereti Loka Karya di Bandung. Namun kalau pemikiran pemikiran itu setahun atau dua tahun mendatang, bila ada lagi Loka Karya atau Kongres Adat budaya akan dilupakan, tidak dimanfaatkan, tidak dievaluasi, kita akan berputar putar dilingkungan yang sama Dengan cara begini kita tidak akan maju maju. APA YANG SALAH PADA URANG MINANG Etnis Minang dibuktikan oleh sejarah adalah etnis yang hebat, etnis yang cerdas, etmis yang antisipatif. Adat budayanya mengajarkan alam takambang jadi guru, gabak dihulu tando ka hujan, dst.Tetapi menurut Loka Karya, Seminar, diskusi dll, bahkan menurut hasil kajian kami di Bandung hegemoni atau pamor itu makin menurun Itu pula alasan sampai urang Minang di Jakarta menggelar seminanr dengan tema Minagkabau ditepi jurang dan tema serem lainnya di Jogja di Semarang dll Tentu ada yang salah. pada etnis ini. Kalau kita tidak tahu apa yang salah kita akan mengulangi kesalahan itu berulang ulang Angket kami di Bandung menghasilkan urang Minang tahu dan mengakui dengan terus terang kesalahannya yang dinyatakan secara jujur Dari jawaban yang menarik antara lain adalah Ego terlalu besar. Sulit bekerjasama Kepedulian dan solidaritas sudah makin pudar. Angek angek cirik ayam. Khusus dibidang adat budaya termasuk yang bergelar dan menyandang Datuk banyak yang sudah tidak memahami lagi adat budaya Minangkabau Mengetahui dan mengakui kesalahan dan kelemahan adalah suatu kemajuan, Tetapi kenapa tidak ada perubahan atau perubahan itu amat lambat sekali Dengan kemajuan ilmu dan teknologi apa saja dapat dipercepat Ada terori voorsprong van het achterlijkheid mengatakan bahwa yang ketinggalan dapat melompat maju lebih cepat Rasanya yang masih kurang pada urang Minang adalah keinginan dan kemauanan untuk berubah Kalau kita ke Cina kita akan temui dimana mma Tahukan anda bahwa dunuia telah berubah Tahukah anda negri lain telah berunbah Inginkah anda Negeri anda berubah Sudahkah anda berubah Memeng tidak hanya di Cinan, dimana mana telah terjadi perubahan PERUBAHAN DAN TANTANGAN MASA DEPAN Kembali pada ekses budaya matantau dengan segala kelemahan urang Minang seperti diungkapkan diatas, kaitannya dengan hari depan etnis dan adat budaya Minangkabau, rasanya dengan kasat mata telah terlihat ekses negatifnya, Kita tentu tidak menginginkan karena hal sepele diera otonomi daerah ini terjadi apa yang dialami etnis Madura di Kalimantan, urang Minang diusir ramai ramai. Secara nasional eksodus ke pulau Jawa telah sangat membahayakan bangsa ini, yang perlu diantisipasi dini oleh urang Minang. Menurut catatan Dirjen KA kalau tidak ada langkah perbaikan pada 2014, pertumbuhan jalan raya akan sama dengan pertumbuhan jumlah kendaraan, yang berarti pada tahun itu kendaraan di Jawa hanya akan dapat bergerak beberapa meter untuk menghidupkan mesin saja. Kota Bandung sekarang saja telah dihuni 155 jiwa per ha, yang terpadat seluruh dunia. Sementara di Ranah sendiri banyak nagari nagari yang dengan segala upaya oleh Pemerintah Daerah hendak diberdayakan ditinggalkan oleh angkatan mudanya yang pergi merantau. Nampaknya masih berkelanjutan saja Sampai sekarang belum terlihat ada langkah langkah nyata perbaikan. Sampai sekarang bahkan tidak ada angka angka nyata berapa sebenarnya urang Minang yang ada dirantau, Ceritera mangalabiak mangalabiak tetapi tidak dapat menunjukkan angka nyata garis turun itu seberapa parah untuk adanya garis patah berupa garis balik Minimal untuk menggugah kepedulian sinergi nyata para perantau dengan Ranah membangun nagari, menyebar gula di Ranah, di nagari nagari agar anak muda tidak jadi sekedar hanya sebagai kaki lima dirantau tetapi ada alternatif dan prospek yang lebih baik membangun kampung halaman mereka. sendiri Perubahan telah harus ada, diketahui perkembangannya kalau kita memang tidak menginginkan perubahan yang dipaksakan. Dimana mana orang mewujudkan adanya perubahan di Cina, di India, di Israil dll dengan cara masing masing Urang Minang ada dimanan mana dan menyaksikan negri negri itu berubah Bahkan Vietnam yang hancur berubah cepat Perubahan tidaklah mungkin hanya melalui instruksi Pemerintah atau Gubernur. Juga tidak akan mangkuih dengan hanya himbauan Perubahan harus didorong oleh mereka yang sangat berkepentingan Yang sangat berkepentingan seharusnya para ninik mamak. Kalau jalur ini telah melemah adalah kelompok anak muda yang masih belum tercemar dan berpikaran jernih Ini menyangkut masa depan mereka Rasanya kita masih punya kelompok ini yang perlu kita gerakkan KAJIAN DAN PENELITIAN Dari uraian diatas satu hal yang menonjol adalah rasanya selama ini kita masih berputar sekitar wacana dan belum menyelesaikan sesuatu dengan tuntas, memecahkan suatu masalah secara mendalam secara ilmiah berkesinambungan .Apa saja diabad modern ini, yang semula kita anggap tidak mungkin, melalui kajian penelitian dan uji coba berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi ternyata mungkin Ini dibuktikan dibidang apa saja. Ilmu dan teknologi memberikan segala kemudahan Ini kita saksikan dan kita rasakan manfaatnya dalam keseharian kita. Tragis sekali kita hanya sekedar konsumen bahkan konsumen disegala bidang Yang kurang pada kita adalah pemuda pionir seperti yang pernah kita punyai dimasa lalu. Negri Belanda yang negri dibawah laut lahirlah ahli ahli air, Jepang yang negri gempa lahirlah ahli ahli gempa Diadakan pusat kajian dimana mana Diadakan pilot proyek dimana mana. Kita perlu pemuda yang energik punya pandangan tajam ansipatif Tidak mengulangi kesalahan konyol yang pernah kita buat, seperti batik, rendang, kunyit dll, jelas jelas milik kita sampai dipatenkan orang lain Barangkali kita harus berbenah mulai dengan kasus khusus, nyata sederhana punya implikasi besar seperti peran Sumatra Barat yang lahannya relatif sempit, mampu menembangkan produksi pertanian, yang dewasa ini memjadi topik hangat dimana mana, mengatasi kita tidak mengimpor beras, jagung, kedele, kentang. buah buahan, daging,garam masyaalah dll Ramai ramai melakukan kajian dan penelitian dengan ujicoba berkelanjutan memanfaatkan ilmu dan teknologi yang akan membuka lapangan kerja membangun dan merobah negri. Kalau hal ini kita kerucutkan, ambil saja Solok daerah pertanian ada Universitas Muhamad Yamin, punya Fakultas Pertanian, punya Prof ahli kentang. punya lembaga Pemerintah dengan pusat kajian pertanian., punya segudang tenaga ahli tetapi kurang dimanfaatkan, kurang berkembang, tidak ada prestasi yang menonjol Ada apa Apa yang salah Relatif masalah sederhana dan mudah ditelusuri Pernahkah ditelusuri dibahas dikaji dievaluasi Saya bicara dengan pakar rantau diantaranya beberapa prof urang Minang yang dengan ihlas bersedia mengajar di UMMY tidak usah dibayar, sediakan saja transport dan penginapan bagi yang bukan urang Solok Ini sekedar bukti perhatian dan partisipasi para perantau generasi tua pada Ranah Pemikiran yang sama dapat dikembangkan pada angkatan muda UNAND HATTA UNP dll Saya bicara dengan beberapa pejabat urang Minang di Ranah Segudang alasan Namun tidak ada yang tidak sependirian pentingnya sinergi potensi Rantau dan Ranah Pentingnya kajian dan penelitian serta pilot proyek berkesinambungan Pentingnya menggugah generasi muda Kena gilinya dan sekali terdapat kelompok rang mudo yang tepat, menggelinding sendiri membola salju., Ini yang terjadi pada Masyarakat Peduli KA Sumatra Barat dengan suatu kelompok anak muda yang kini berkiprah upaya nyata Semoga dibidang kajian dan penelitian ini akan micul pula anak muda energik Amin ----- Original Message ---- From: suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected] Sent: Wednesday, December 27, 2006 8:52:08 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] BUKIT KAWIN Tolong dibaca aturan di footer dibawah -------------------------------------- Rangkaian tulisan sdr Soehaimi yang sanagat menyetuh P a d a n g 27 Desember 2006 __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >100KB. 2. Email dengan attachment. 3. Email dikirim untuk banyak penerima. ================================================ __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >100KB. 2. Email dengan attachment. 3. Email dikirim untuk banyak penerima. ================================================

