Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------
ES MAMBO
Oleh : Dr.H.K.Suheimi
Saya ndak tahu kenapa namanya Es Mambo, mungkin karena warna
warninya bermacam-macam, bagaikan mambo, entahlah, tapi hampir
semua orang menyebutnya dengan Es Mambo. Yang saya tahu Es Mambo
ini dulu namanya Es Balang Torpedo, karena waktu kecil ketika
duduk kelas 4 Sekolah Rakyat saya adalah salah seorang penjaja Es
Balang Torpedo. Setiap hari saya jojokan dan saya teriakkan
"Belilah es balang Torpedo, dimakan ciek duo taraso". Memang bagi
siapa yang makan Es Balang torpedo akan menikmati 2 rasa, karena
masing-masing es itu 2 warna dan 2 rasa. Ada kacang hijau dengan
durian. Ada lemon dengan pokat dan bermacam-macam lagi rasanya.
Begitulah masa kecil saya isi dengan berjualan Es Balang torpedo.
Sewaktu pulang sekolah saya pergi ke Aur Tajungkang B.Tinggi,
disana ada Fabrik Es. Saya tenteng 2 buah termos yang berisi
kira-kira 30-40 buah Es Balang Torpedo. Saya selusuri jenjang 40,
terus ke kebun binatang, berputar ke bawah jam gadang, kemudian
terus ke Benteng dan Panorama. Dimana banyak anak-anak berkumpul,
disana pulalah saya berteriak-teriak menjojokan "Es balang torpe­
do, dimakan ciek, duo taraso". Disaat kita menikmati rasa kacang
hijau, juga pada saat yang sama kita bisa menikmati rasa durian.
Kadang-kadang Es ini saya benamkan dalam minyak masak, minyak
yang melekat pada es itu akan membeku, dan betapa lezatnya es
balang torpedo yang di liputi minyak manis, seperti memakan lemak
yang sudah membeku dan sekaligus terasa durian dan kacang hijau.
Saat cuaca baik dan udara panas biasanya sampai sore semua
es yang ada dalam dua termos itupun habis terjual, tapi sering
juga kadang-kadang yang habis terjual hanya satu termos, dan
sisanya dikembalikan lagi ke fabrik, untunglah si empunya fabrik
itu baik hati, berapapun es yang di pulangkan atau ada es yang
sompeng atau rusak sewaktu orang memilih, tetap saja dia mau
menerima dan mengitung dengan penuh.
---------------------------------
---------------------------------
Satu kali seorang teman saya, sama-sama penjaja es, sewaktu
mendaki jenjang 40, tergelincir dan terjatuh, termos esnya ter­
hempas dan pecah. Dari luar tampaknya termosnya masih utuh, tapi
didalamnya kacanya hancur lebur berkeping dan berderai bercampur
dengan es-es yang rusak. Dia cemas, takut dan khawatir, tapi
untunglah toke yang punya fabrik es itu, bijaksana dan penuh pe
ngertian. Memang termos yang pecah itu harus di ganti cuma cara
penggantiannya boleh di cicil dari pengasilan setiap hari di
potong sekian persen. Jadi bagi yang bersalah dan di timpa kema­
langan tidak begitu berat mengangsurnya dan tidak dia tidak di
PHK kan dan tidak diberhentikan dan tidak perlu kehilangan
pekerjaan. Kelonggaran yang di berikan oleh si empunya fabrik
sangat melegakan kami yang mejajakan esnya.
---------------------------------
---------------------------------
Hari ini saya teringat akan bos atau si empunya fabrik es,
dia telah mebina kami dan dia tidak memarahi kami sewaktu bersa­
lah, dia mencarikan jalan yang tepat, termosnya yang pecah tetap
di ganti, tapi yang mengganti tidak merasakan sebagai beban yang
berat, bahkan mereka makin bergiat dan berusaha untuk secepatnya
dapat melunasi utang dan kewajibannya. Sikap-sikap mau menerima
semua es yang tidak laku dan rusak, mau menerima termos yang
pecah dan menggantinya dengan termos yang baru dengan menambah
kewajiban baru. Sikap-sikap seperti itulah yang di perlihatkan
ð73[1]
ð73[1] oleh induk semang, yang menyebabkan anak buah dan kami yang
kecil-kecil ini merasa terlindung dan merasa tertolong dalam
memikul beban.
---------------------------------
---------------------------------
Saya jenjeng juga kedua termos itu, saya teriakkan juga es
balang torpedo, saya lirik terus dimana anak-anak pada mengumpul,
saya saksikan betapa nimatnya mereka menjilat-jilat es yang
sekali jilat terasa dua. Apalagi kalau es itu sebelum di makan di
benamkan dulu kedalam minyak, minyak itu akan membeku terasa
seperti keju dan lemak. Ah masa kecil yang indah. Indah bagi yang
memakan Es dan indah pula bagi si penjojo es. Saya kenang masa
kecil itu. Es dengan segala rahmat dan nimat_Nya. Es dengan
segala ke sukacitaannya, dan saya ingat akan sebuah Firman
suci_Nya tentang Es yang dikirimnya dan di jatuhkannya dari
langit pada orang-orang yang di kehendakinya dalam Al_Qur'an
surat An Nuur ayat 43 :" Tidakkah kamu melihat bahwa Allah me
ngarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya,
kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu
hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan
(butiran-butiran) Es dari langit. (Yaitu) dari (gumpalan-gumpalan
awan seperti) gunung-gunung, maka di timpakan_Nya (butiran-butir­
an) es itu kepada siapa yang di kehendaki_Nya dan di palingkannya
dari siapa yang di kehendaki_Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-
hampir menghilangkan peng lihatan.
Pa d a n g 27 Januari 1993
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================