Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------
Sukseskan Pulang Basamo Juni 2008
Selingan... maaf kalau tidak berkenan
Salam
Hanifah
Achmad Sjarmufni <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
To: [EMAIL PROTECTED]
From: Achmad Sjarmufni <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thu, 25 Aug 2005 21:57:21 -0700 (PDT)
Subject: [banuanet] Banua Darussalam (VI)
Banua Darussalam VI
Hari menjelang senja, pesawat kecil yang kutumpangi baru saja mendarat empuk
di landasan pacu bandara. Dari kejauhan dapat kubaca dengan jelas kalimat
ucapan selamat datang yang berada di atas gedung bandara berarsitektur
minangkabau : Welcome to Banua Darussalam, a piece of heavenland on earth .
Allahu Akbar, aku berteriak perlahan, bulu romaku berdiri dipicu syukur, air
mataku mengembang di kedua pelupuk mata
.. Aku berlari kecil tak sabar ingin
memasuki gedung itu, angin dingin terasa sedikit menusuk di sekujur tubuhku. Ya
Rabbi, betapa bahagianya mereka yang pulang, pulang ke surgaMu di bumi. Maka
akupun juga berseru perlahan : labbaik Allahumma labbaik
.. Namun tiba-tiba
terdengar suara lembut : muf, loe udah edan ya ? ini bukan lagi naik haji, tau
!
Ketika melangkahkan kaki memasuki gedung bandara, lagi-lagi aku berteriak
histeris perlahan, subhanallah !, gedung bandara ini jauh lebih cangggih dan
mewah dibanding bandara schipol amsterdam !, dimana-mana bertebaran duty free
shop, aku bisa menemukan apa saja di sana, produk lokal dan mancanegara, mulai
dari tenunan tradisional hingga schnitzel dan gulai randang, dari tusuk gigi
hingga barang elektronik, pearl dan berlian.
Alhamdulillah ya Allah, kataku dalam hati, untung hambaMu pulang sendiri,
nggak ngajak anak istri, bisa bangkrut gitu loh
.
Kalaulah bukan karena sentuhan arsitektur dan ornamen minangkabau di beberapa
sudut, ditambah sejumlah pasang petugas berpakaian minang yang selalu standby
dimana-mana untuk membantu pengunjung asing yang melongo norak seperti aku ini,
pastilah aku akan merasa sedang berada di jantung eropa.
Sungguh nyaliku jadi ciut, aku merasa rendah diri, aku benar-benar seorang
gembel yang sedang berjalan-jalan di tengah lingkungan masyarakat berperadaban
tinggi yang mewah kaya raya. Kemudian kudekati sebuah kursi panjang yang terasa
sangat lembut ketika kududuki. Dengan malu kupandangi sepatu-sendalku yang
usang dan agak kumal, celana jinku yang belel, t-shirt pudar yang kupakai,
dan
. jaket tua yang kusandang, yang biasanya kukenakan ketika naik sepeda
motor untuk menembus macetnya ibukota
.. Jujur saja, meminjam istilah ibuku,
aku ini sedang terkena minderwardegheitkompleks
Tiba-tiba terdengar suara halus menegurku, ngapain juga minder begitu muf,
ayo berdiri tegak, paling-paling loe disangka turis nyentrik yang udah bosan
dengan gaya hidup mewah
!, mereka nggak tau yang namanya gembel, bahkan mereka
tidak mengenal bahwa ada terminologi miskin !, istilah duafa cuma mereka
ketahui dari buku2 kuno !.... yang mereka nggak paham, karena nggak ada
buktinya di sekitar mereka
!
Wah, benar juga ya, semangatku mulai timbul, perlahan-lahan rasa pede yang
sirna tadi mulai muncul kembali, kutegakkan kepalaku, kubusungkan dadaku, aku
mampu lagi berdiri tegar, melangkah cepat menuju toilet yang seharum kamar
tidur. Sambil berdiri menghadap ke dinding, menikmati salah satu rahmat Allah
ini, otakku mulai berpikir, udah muf, loe jalan2 aja keliling, kayak biasa,
window shopping..... anggap aja sedang orientasi medan
.
Kaumku yang kujumpai di bandara itu begitu tampan dan cantiknya, kulit mereka
halus terpelihara, itu bisa kuketahui dari kulit tangan dan wajah mereka,
karena bagian yang lainnya tertutup rapat. Kaum laki2 berpakaian rapat begitu
mungkin karena mode dan sejuknya air conditioner, kaum perempuannya jelas
karena mereka kaum saleha yang tak pernah luput dari jilbab sedetikpun
..
Ayah, koq dari tadi ibu perhatikan melamun panjang ?, ada apa ayah ? begitu
terdengar suara dari seorang perempuan yang berbaring di sampingku. Aku
tersentak kaget, namun berusaha mengendalikan diri. Ibu ingat kan bahwa ayah
tiga bulan lalu ke banua darussalam ? Iya, ibu ingat, kenapa ? . Ayah telah
bersalah, ayah mau mengaku dan minta maaf
.! Apa salah ayah ? kata suara itu
dengan lembut. Ayah sengaja window shopping
.
Aduh, suamiku sayang, itu sih bukan kesalahan sama sekali, aku juga sangat
sering window shopping, bahkan kita lakukan itu bersama-sama
.Iya, tapi aku
cuci mata. Hmmmm
nggak apa-apa koq sayang, katanya semakin lembut, di banua
darussalam ayah boleh cuci mata sepuasnya, karena ibu tau para wanita di sana
sangat rapat menutup auratnya
..
tapi
..
tapi apa lagi, belahan jiwaku
pandangan ayah telah menikmati buah dadanya
..
hmmm
ayah mau manasin ibu ya ? jangan ngibul deh, ibu tau itu bohong dan
nggak mungkin..!
pandangan ayah melumat pinggang dan pinggulnya, bahkan ayah menelusuri garis
celana dalamnya
hi hi hi
. ibu tau persis jika ayah sedang berbohong, pasti ayah memandang
mereka sambil membayangkan aku khan ?
nggak
!
kalau nggak terus apa ?
mereka memang berjilbab, tapi
.!
tapi apa ? (mulai curiga)
pakaian mereka terbuat dari bahan kaos karet yang tipis dan ketat
grrrrr
. Terus ?
kalau sedang berhadapan ayah bisa memandangi tonjolan bukit anunya
.
hah ?
iya
yang benar !
iya, maafkan ayah ya
coba ulangi sekali lagi !
iya, betul
.
Brug !, malam ini kamu tidur di kursi, aku jijik sama kamu
..!
(bersambung)
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
*****************Mailing List BANUA ******************
Untuak subscribe, kirim email kosong ka:
[EMAIL PROTECTED]
Untuak unsubscribe, kirim email kosong ka:
[EMAIL PROTECTED]
---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS
Visit your group "banua" on the web.
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan,silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================