Tolong dibaca aturan pada footer dibawah ----------------------------------------
Assalamualaikum, Dunsanak, ambo kutipkan dari Padang Ekspres 15 Jan http://www.padangekspres.co.id/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=10902 Padangpanjang Sebagai Pusat Pendidikan Senin, 15-Januari-2007, 02:51:38 Dari Normal School 1904 Hingga Thawalib 1911 Pada 1904 M berdiri Normal School di kampus SMA-1 Padangpanjang kini. Itulah sekolah guru kedua di Indonesia, setelah di Jawa. Itu pula SMTA tertua di Padangpanjang, bahkan di Minangkabau. Sebab, Thawalib di Pasausang kini, sebagai pesanteren tertua di Minang, baru berdiri 1911 M. Setelah itu, puluhan sekolah setingkat SMTA umum, kejuruan dan agama (Islam) sebagai yang terbanyak berdiri di Padangpanjang. Untuk sekolah agama, di antaranya, Diniyah School (1915), Thawalib Gunung (1918), Diniyah Putri (1923) dan Kauman (1926) yang kelak sama punya perguruan tinggi (PT), MIN (1927), MAN 3 buah, Serambi Mekah (1997). Untuk sekolah umum seperti SMKI Negeri, SMA Negeri, STM (SMK) Karya, SMA Sore, SMA Kauman, SMEA Negeri, SMEA Pemda, STM Cendana, ASKI yang kemudian jadi STSI, terbaru Akper Nabila. Muridnya, sebagian besar datang dari luar Padangpanjang, berbagai provinsi di tanah air, dan negeri jiran. Tidak heran, pernah ada yang menganggap, kota ini Indonesia mini kedua setelah Kota Yogya karena peran kota pelajarnya. Pada 1956 menurut A Nadjir Joenoes, mantan wartawan Aman Makmur, yang kemudian jadi dosen ASKI/STSI Padangpanjang (wafat 2002), kota ini pernah dijuluki sebagai Mesir van Andalas oleh seorang penulis Belanda. Sedang sebutan Kota Serambi Mekah menurut sebuah seminar di Thawalib pada 1984, diperkirakan muncul pada 1920-an dari masyarakat luar. Pertumbuhan jadi pusat pendidikan itu diduga sangat tertopang oleh posisi Padangpanjang di pertigaan jalan Padang-Bukittinggi-Solok sejak 1920-an, berikut pertigaan jalan kareta api. Padang-Sawahlunto-Bukittinggi sejak 1980-an. Begitu juga dengan kemunculannya jadi pusat perdagangan, terutama sayur mayur di Sumatera hingga 1970-an. Wajar, jika Abas Arif, mantan Direktur Thawalib Padangpanjang, pernah beresume, sekolah di kota ini sama ibarat tanaman di tanah subur. Asal mau menyiram dan merawat, ia akan tumbuh-mekar. Indikator itu juga terlihat pada penunjukan SMA Negeri-1 Padangpanjang jadi SMA unggul Sumbar sejak 1997. Sebab, banyak prestasi diraih, mulai regional, nasional dan internasional. Di antara prestasi itu, dominasi Ranking-I rata-rata UAN tertinggi di Sumbar sejak 1999, wakili Indonesia ke olimpiade Sain dunia 2004 dan 2005. Peraih emas Olimpiade Sain Nasional (OSN) 2003, 2004 dan 2005. Masuk program SMA Berstandar Internasional (BI) bersama 4 SMA lain di Sumbar. Terbaru, Mewakili Sumatera ke lomba matematika nasional 2007. (***) Rencana Pembangunan SMAN Super Unggul, Pemko Siapkan Lahan 10 Ha. Jika rencana pembangunan SMAN Super Unggul (SMAN-SU) di Kota Padangpanjang terwujud, akan sangat membantu peningkatan mutu pendidikan kota ini. Pemprov Sumbar sebagai pengusung program ini, mensyaratkan ketersediaan lahan 10 ha, sehingga pembangunan bisa dimulai 2007. Dasar Saya memohon agar SMAN-SU itu ditempatkan di Padangpanjang, seperti saya sebut kepada gubernur, karena visi utama Padangpanjang sebagai pusat pendidikan. Ini pula kekuatan utama ekonomi kota ini sejak dulu. Dan itu ditopang letak kota di pertigaan jalan darat di tengah Provinsi Sumbar dan Pulau Sumatera, beriklim sejuk dan alam yang indah, kata Suir Syam menjawab koran ini dalam jumpa pers, bari-baru ini. Lebih jauh dikatakan, pada libur panjang sekolah, kota ini tidak hanya berubah sepi, jual-beli di pasar menurun, transper dana dari luar ke kota juga berkurang. Karena sebagian besar murid SMTP, SMTA dan mahasiswa perguruan tinggi di Padangpanjang datang dari luar kota dan luar Provinsi Sumbar, termasuk dari negeri jiran. Apa yang disebutkan itu memang terbukti. Saat koran ini mengeceknya seperti ke Kantor PT Pos Indonesia Cabang Padangpanjang, Jumat (12/1). Pada libur Ramadhan (Oktober-November 2006), meski perantau banyak berkirim uang ke kampung, tapi tetap saja jumlah wesel itu rendah dari hari sekolah. Sebab wesel masuk/dibayarkan pada November 2006 hanya 1.965 pucuk, sedang Desember berikutnya 2.765 weael. Terkait persyaratan lahan 10 ha, bagaimana Pemko yang memiliki derah hanya 23 km itu? Menurut Walikota saat didampingi Wakil Walikota Adirozal, Kepala Dinas Pendidikan Prof Dr M Zaim, Asisten-I Masrul Maessa dan sejumlah pejabat Eeselon-II lain, Pemko sudah mengajukan anggaran untuk pengadaan tanah 10 ha itu ke dalam RAPBD 2007. Secara terpisah, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota (Kabag Tapem Setdako) Padangpanjang, Tarmizi Arito, menyebut kepada koran ini, besar anggaran diajukan sekitar Rp22 miliar. Itu dominan untuk pengadaan tanah 10 ha, ditambah tanah jalan lingkar jalur dua Bukiksurungan-Lembah Anai dan lainnya. Kita berharap pengajuan anggaran untuk tanah SMAN-SU itu akan disetujui DPRD, kata walikota. Sementara Wawako Adirozal menyatakan dari pembicaraan pada berbagai pertemuan dengan DPRD setempat, pihak leguislatif telah memberi lampi hijau. Kepala Bappeda Kota Padangpanjang, Edwin, yang mantan Kepala Dinas Pertanian Kota Padangpanjang yang tahu persis kondisi tanah di kota itu, menyebut, peluang penyediaan tanah 10 ha sudah ada. Tapi dimana lokasinya, Edwin belum mau merinci. Terkait rencana ini, sepertinya upaya Pemko Padangpanjang cukup serius. Seperti disebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangpanjang, M Zaim mengutip informasi Dinas Pendidikan Sumbar, di APBD 2007 sudah dianggarkan Rp750 juta untuk pembuatan master plan SMAN-SU, berikut Rp 5 miliar di pertengahan 2007 untuk memulai pembangunan fisik gedung. (*) --------------------------------- Never miss an email again! Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out. Sukseskan Pulang Basamo Urang Awak se dunia, Juni 2008 -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Membaca dan Posting email, silahkan melalui mirror mailing list di: http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2 dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror web diatas. -------------------------------------------------------------- UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >100KB. 2. Email dengan attachment. 3. Email dikirim untuk banyak penerima. ================================================

