Tolong dibaca aturan pada footer dibawah
----------------------------------------



DANAU KEHIDUPAN
  Oleh dr.H.K.Suheimi 
   
  Hari ini saya dengar dan saya simak baik-baik kisah yang menarik tentang 
danau kehidupan. Kisahnya berkisah dan bersumber dari kejadian ketika kami 
pergi kedanau Maninjau. Lalu kisah ini diangkatkan kembali Oleh Yanti. Dan 
dibacakan oleh Adi di Classy Fm
  Kisah ini jadi hidup  satu demi satu kata-katanya saya simak  terbayang 
kembali Irdhan 
  Untuk sama-sama menyimak kisah ini maka saya sajikan pada semua pembaca 
seperti ini. 
  Suatu hari sebuah keluarga yang terdiri dari suami, istri dan seorang anak 
laki-laki berlibur ke sebuah danau. Selain alamnya yang cantik , disitu juga 
tersedia berbagai fasilitas , diataranya speed boat yang bisa digunakan untuk 
berselancar mengarungi danau.Speed boat itulah yang sangat menarik perhatian si 
anak , dari jendela kamarnya ia memperhatikan seseorang yang sedang berada di 
atas kendaraan air tersebut , meliuk-liuk seakan menari-narik mengikuti irama 
riak danau . Ia ingin sekali melakukannya , tapi ia yakin ayahnya takkan 
mengijinkan , karena seumur hidup belum pernah ia melakukannya .
   
  “aah …. Tak ada salahnya mencoba” . pikirnya dalam hati, lalu berlari menuju 
si ayah.
   
  “Pa … boleh nggak Irdan mencoba mengendarai speed boat itu ?, pintanya seraya 
menunjuk speed boat yang ia perhatikan tadi .
   
  “aduh .. anakku … , itu terlalu berbahaya untukmu , apalagi selama ini kamu 
tidak pernah membawanya . Ayah takut , kamu terjatuh dan tenggelam didanau 
sana. Orang yang kau perhatikan dari tadi itu sudah biasa membawanya , makanya 
ia nggak jatuh-jatuh. Jawab sang ayah penuh kekhawatiran. 
   
   “Nah … kalau begitu , kapan aku bisa seperti dia kalau aku tidak pernah 
mencoba , dan ayah tidak pernah mengijinkannya ??, tanya si anak dengan mata 
berbinar.
   
  setelah perdebatan yang panjang , akhirnya sang ayah memberikan izin kepada 
anaknya untuk mencoba mengarungi danau dengan speed boat dengan syarat tidak 
boleh terlalu jauh.  dan memang … mula-mula anak itu hanya melajukan speed 
boatnya di bagian pinggir danau , berkelling hotel . Tapi karena keasikan dan 
keenakkan , iapun menancap gas , dan tanpa pikir panjang , dia tancap gas 
sekali lagi , sehingga speed boat melaju kencang , dan semakin kencang melaju 
membelah danau , sehingga yang terlihat hanya sebuah titik hitam yang semula 
bergerak dengan lincah , tapi tiba-tiba saja titik itu berhenti dan tidak 
bergerak sama sekali .
   
  melihat speed boat yang mulai dimainkan gelombang , sang ayah panic bukan 
kepalang . Takut kalau-kalau anaknya ketakutan dan melakukan tindakan-tindakan 
yang berbahaya , jangan-jangan dia melompat kedalam danau yang bergelombang itu 
, atau jangan ia mengira tak ada orang yang akan menolongnya . bermacam – macam 
ketakutan mulai menghinggapi pikiran orang tua itu.
   
  tanpa menunggu lagi , iapun mencoba mencari bantuan di sekitarnya , tapi yang 
ada hanya seseorang dengan biduk kecil , yang tidak bisa membawa muatan lebih. 
Cukup jauh dan cukup lama si penolong itu mengayuh biduknya untuk mencapai 
speed boat. Sedangkan si ayah, hanya bisa berdoa , semoga si anak cepat di 
selamatkan. sambil berdoa , teringat olehnya , kelakuan anaknya sewaktu kecil , 
wataknya keras , rambutnya yang keriting , dan bagaimana beratnya ia harus 
berpisah dengan buah hatinya itu karena harus menuntut ilmu . bagaimana Irdan 
kecil menangis , dan mengejar setiap mendengar pesawat yang sedang terbang , 
karena menganggap ayahnya ada dipesawat itu . 
   
  Lamunannya pun terhenti , sewaktu melihat biduk telah merapat ke speed boat. 
dengan susah payah mesinnya diperbaiki , dan mulai melaju kearahnya.
   
  Sampai nya di pinggir danau , sang ayah memeluk dan mencium anakanya , untuk 
melepaskan rasa cemas dan stress. dan berkata …
   
  “Irdan… anakku… syukurlah kau selamat, ayah begitu mengkhawatirkanmu , ayah 
sangat takut terjadi apa-apa pada dirimu.’
   
  Namun dengan enteng irdanpun menjawab , yaa… Papa terlalu khawatir , padahal 
asyik lho pa di tengah sana , kita sendirian … nggak ada yang mengganggu . 
akupun punya pengalaman bagaimana rasanya terapung-apung dan sendrian ditengah 
riak dan gelombang . Jadi … nggak ada yang harus dicemaskan.
   
  Nah classy people , mungkin anda sedikit geli mendengar kisah ini , 
ya….bagaimana si ayah yang sangat cemas dan khawatir akan keselamatan anaknya , 
eh.. si anak malah asyik-asyik di tengah danau. Nah…itulah danau kehidupan, 
yang dimiliki setiap orang . dan kita sebagai orang tua , hanya bisa 
mengarahkannya. kemana ia akan pergi , tentunya dengan bekal ilmu yang telah 
diberikan. kita tak harus terlalu khawatir , karena memang ada waktunya si anak 
akan mengarungi danaunya speed boat yang sudah kita siapkan , dan kita harus 
melepasnya.,
   
  Untuk semua itu ingin saya petikkan sebuah firman suci –Nya dalam Al-Qur’an :
  Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon 
pertolongan. (QS. 1:5)
   

 
---------------------------------
Don't pick lemons.
See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.

Sukseskan Pulang Basamo Urang Awak se dunia, Juni 2008
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email, silahkan melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror web diatas.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke