Tolong dibaca aturan pada footer dibawah
----------------------------------------
Harian Padang Ekspres Selasa, 16-Januari-2007, 03:42:28 112
clicks Pariaman, PadekĀInnalillahi wainnailaihi Rajiun.
Warga Sumbar, khususnya warga Pariaman berduka. Salah seorang putra terbaiknya,
yakni Wali Kota Pariaman Nasri Nasar (65) telah berpulang ke rahmatullah, Senin
(15/1) sekitar pukul 11.45 WIB di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta.
Pamong senior Sumbar itu meninggal dunia akibat komplikasi penyakit radang
tulang dan kanker paru-paru yang telah dideritanya dua bulan yang lalu. Nasri
Nasar meninggalkan satu orang istri dan enam orang anak.
Selengkapnya:
http://www.padangekspres.co.id/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=11021
Kenangan pribadi dengan almarhum.
Kami memanggilnya "Ajo Ongga" (Abang Tunggal). Beliau masih saudara sepupu
saya, yang baru pertama kali bertemu, untuk urusan mendatangkan Tabuik ke
Amerika pada bulan Februari tahun lalu. Dalam mempersiapkan penampilan
Tabuik di AS, komunikasi kami sangat intens, karena dalam tempo sekitar
sebulan almarhum berhasil mempersiapkan dan mengirim Tabuik lengkap dengan
pembuatnya dan koreografer. Tak tanggung, beliau dan isteri kemudian menyusul
melihat persiapan dan akhirnya ikut mahoyak Tabuik di kedinginan Washington,
DC.
(lihat foto almarhum di www.west-sumatra.com (forum diskusi))
Hari pertama kehadirannya di AS, saya boyong langsung dari bandara untuk
menginap dirumah saya. Ketika besoknya akan diantar ke Wisma Indonesia,
kediaman resmi Duta Besar, beliau berkata: "Dinda, biarlah kami tinggal
dirumah
dinda saja, lebih santai, bisa terus sarungan dan cari makan sendiri kedapur".
Saya jawab: "Tak bisa kanda. Kanda adalah pejabat resmi yang datang dalam
tugas negara. Duta Besar bertanggungjawab untuk kanda, maka kanda harus
tinggal di Wisma Indonesia menjadi tamu resmi kedutaan kita. Sementara
untuk tinggal semalam dirumah duta ketek ko, adalah dengan seijin Duta Besar".
Kehadiran beliau di AS yang cuma sekitar 10 hari itu diisi dengan agenda yang
cukup padat, antaranya berkunjung ke dua kota pantai, Annapolis dan Ocean City
untuk menjajaki kerjasama dalam rangka program kota kembar (sister city).
Disamping juga meninjau beberapa sekolah melihat sistim pendidikan yang
berlaku.
Diakhir kunjungan kami sempat membawa beliau ke New York, kota dagang
tersibuk di dunia, melihat ground zero (lokasi gedung kembar) dan tentu
tak lupa mampir ke Restoran Padang "Upik Jaya" yang pemiliknya adalah
orang Pariaman.
Banyak hal-hal positif dari pengalaman berinteraksi dengan beliau, Namun ada
satu hal yang almarhum minta supaya jangan ditiru. Apa itu? Merokok!
Almarhum memang perokok berat yang selama kunjungan ke AS, masih saja
berusaha mencari celah untuk bisa merokok. "Lai bausaho ajo untuak maninggakan
kebiasaan buruakko, tapi alun juo berhasil", katanya pada suatu kesempatan.
Selamat jalan kakanda, semoga Allah SWT memberi kanda tempat yang
layak disisiNYA. Amin.
Dutamardin Umar
Sukseskan Pulang Basamo 2008
visit: www.west-sumatra.com
Sukseskan Pulang Basamo Urang Awak se dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================