Tolong dibaca aturan pada footer dibawah ----------------------------------------
Share.............. Meneruskan milis tetangga Pak Bakri telah menyelamatkan muka bangsa ini dari rasa malunya bila yang mendapatkan bagian pesawat itu adalah pihak asing, karena bila mereka yang menemukan, maka lengkaplah citra bangsa yang semua kecakapan dan martabatnya tengah meluruh ke titik nadir, begitu tulis sebuah koran harian terbitan Ibukota ________________________________ Terima kasih P Ustadz Fauzi, artikelnya bagus sekali dan sekaligus mengingatkan bahwa tidak seharusnya kita mengandalkan sepenuhnya pada kedigdayaan negara besar dengan kecanggihan tehnologinya, karena masih ada kekuatan Allah swt yang lebih dahsyat yang tidak tertandingi oleh kekuatan apapun selain dariNYA.. Semoga kita selalu dalam lindunganNYA...Amiiin ya robbal'alamin ________________________________ Bismillahirrahmanirrahim Masih Adakah Merah Putih? Oleh : Fauzi Nugroho Beberapa hari lalu kabar ditemukannya serpihan pesawat Boeing 737-400 milik maskapai Adam Air oleh seorang nelayan, Pak Bakri menjadi berita yang menggembirakan bangsa ini di tengah suasana duka sebagian besar keluarga penumpang pesawat tersebut. Potongan ekor pesawat itu pula yang mengantarkan Pak Bakri memperoleh uang puluhan juta dari sang Wakil Presiden atas penemuannya. Ikhwal penemuannya, bukan karena nelayan itu memiliki kapal yang dilengkapi dengan perlengkapan canggih seperti alat sensor bawah laut, atau alat deteksi berupa Emergency Locator Beacon Aircraft (ELBA). Penemuan itu juga bukan merupakan suatu kebetulan, tetapi ada tangan lain yang menyangkutkan serpihan ekor pesawat itu pada jala ikan yang digunakan oleh sang nelayan saat mencari nafkah dengan melaut. Apa yang ditemukan oleh nelayan itu, seakan menjadi lubang tirai dibalik tabir misteri hilangnya pesawat nahas tersebut. Jika dinalar tentu tidak akan masuk akal, betapa tidak. Kemampuan dan perlengkapan para tim pencari, apakah itu tim SAR, militer, maupun kapal milik Singapura maupun Amerika Serikat boleh dibilang sarat dengan penguasan ilmu dan teknologi mutahir, tetapi hasilnya masih nihil. Melalui Pak Bakrilah, masyarakat kita sebenarnya sedang diperlihatkan oleh Allah SWT, bahwa kemampuan manusia bukanlah apa-apa termasuk orang asing yang katanya lebih maju, ia hanya setetes air di lautan, dan Ilmu Allah meliputi langit dan bumi berikut isinya, dan Dialah segala-galanya. Tidak sulit bagi Allah, membuka tabir ghaib melalui seorang hamba-Nya kendati ia adalah seorang nelayan. Hanya saja kebanyakan manusia di negeri ini kerap membanggakan dan memuja-muja kemampuan pihak asing, dan menafikkan kepasitas bangsanya sendiri. Padahal Allah jualah yang memberi setiap manusia kemampuan, hanya saja kebanyakan ahli barat maupun sebagian masyarakat kita tidak menyakini/mengimani bahwa segala sesuatu adalah dengan kehendak-Nya, dan dibalik setiap peristiwa pasti terdapat hikmah di dalamnya. Lihatlah apa yang terjadi pada saat negeri ini dilanda krisis pada akhir tahun 90-an. Sang imperialis barat mau membantu negeri ini bagi program rekapitalisasi perbankan, dengan syarat due diligence untuk menentukan bank kriteria A, B, C harus dilakukan oleh akuntan publik yang dipilih oleh mereka (big five), bukan akuntan publik lokal ujar saudara kita yang seorang Direktur. Kemudian setelah aset-aset perbankan dinilai murah, lalu mereka membelinya. Bukankah ini suatu tipu muslihat?. Isu terkini, bagaimana dengan Single Presence Policy (SPP), apakah bukan malah membuka peluang penguasaan kepemilikan oleh bangsa asing atas perbankan kita?, ujarnya melanjutkan. Jika melihat angka kepemilikan bank hingga akhir Desember 2005, memang kepemilikan asing mencapai hampir sepertiga secara industri, sedangkan untuk bank-bank nasional swasta devisa hampir separuhnya, atau 47,35% dimiliki oleh asing. Sehingga kekhawatiran sebagian rakyat kita akan penjajahan melalui sektor perbankan menjadi cukup beralasan, dan akan menjadi suatu keniscayaan manakala eskalasi itu tidak diredam. Banyak contoh yang bisa kita saksikan, lihatlah di kota-kota padat penduduk, betapa Carrefour, jaringan retail grosiran milik Perancis menguasai bisnis eceran di negeri ini mengalahkan dan mematikan pasar-pasar tradisional. Kiprah perusahaan hasil merger antara produsen margarin Unie, Belanda dengan Lever Brothers, Inggris menjadi Unilever yang menghasilkan produk makanan, keperluan rumah tangga dan perawatan pribadi (home dan personal care products) omzet penjualannya mencapai 48.8 milyar Euro dalam tahun 2002, pun telah menguasai pasar negeri ini. Masih banyak lagi contoh lain, seperti yang terjadi di sektor otomotif, telekomunikasi, energi dan sebagainya. Perlahan-lahan tanpa disadari sektor-sektor strategis itu telah jatuh ke tangan asing, dan bangsa ini tidak lebih dari buruh jika tidak boleh dibilang kuli di negeri sendiri. Syarat adanya deregulasi, privatisasi dan liberalisasi oleh pihak asing, tidak lebih daripada alat untuk mencaplok sektor-sektor usaha yang dimiliki bangsa ini, untuk kemudian dikuasai oleh mereka. Oleh karenanya saya cukup surprise, manakala saudara saya yang mempunyai posisi strategis di kantornya dan jebolan Master Amerika itu berbicara nasionalisme, bahkan berpihak pada Merah Putih. Mengingat premis mayor sebagian dari masyarakat kita beranggapan bahwa mereka yang jebolan atau sekolah di luar, seperti Amerika, dan Inggris cenderung berfikir kapitalis, dan kadangkala bertindak sebagai agen pihak asing. Bangsa ini sudah lama terjajah, bahkan penjajahan dalam bentuk lain sebenarnya saat ini sedang terjadi. Lalu sampai kapan keadaan ini terus dan akan berlangsung. Tidak seharusnya rakyat kecil di abad milenium ini masih harus mengantri minyak tanah di jalan-jalan, rumah-rumah kumuh di bantaran kali yang banjir kala debit air deras mengalir saat musim penghujan, atau saudara-saudara kita yang terpaksa harus tinggal di bawah kolong jembatan beratapkan beton, dan menghisap udara buangan karbon kendaraan bermotor. Padahal bangsa ini dianugerahi oleh Allah SWT suatu negeri yang kaya akan sumber-sumber alam dan bahan tambang di dalam buminya. Jika saja kebanyakan dari orang-orang pintar negeri ini bangun dari tidurnya, dan menyadari bahwa kepintaran yang dimiliki seharusnya memberi manfaat bagi saudara-saudaranya yang lain, mungkin keadaan ini bisa berubah. Anak negeri pertiwi yang sadarlah yang bisa merubah keadaan, dan dengan pertolongan Allah SWT tentunya. Merah Putih bergelora di dadanya, nafasnya menggemakan Anta Rabbi wa ana `Abduka..., Engkaulah Tuhan dan aku adalah hamba-Mu...!, kiprahnya senantiasa berbuat, Wa ashadu ana Muhammadan Rasulullah. Usaha bangsa sendiri merupakan kunci keberhasilan mengangkat negeri ini dari keterpurukan, mengingat Allah SWT telah berfirman, "Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia." (QS. Ar Ra'd, 13:11). Pak Bakri telah menyelamatkan muka bangsa ini dari rasa malunya bila yang mendapatkan bagian pesawat itu adalah pihak asing, karena bila mereka yang menemukan, maka lengkaplah citra bangsa yang semua kecakapan dan martabatnya tengah meluruh ke titik nadir, begitu tulis sebuah koran harian terbitan Ibukota. Oleh karenanya melalui forum ini, saya mengingatkan dan mengajak diri saya pribadi, maupun majelis untuk memandang biasa kemampuan dan kecapakan bangsa barat, dan tidak meremehkan kemampuan diri kita maupun bangsa sendiri. Mungkin goresan singkat ini bisa menjadi renungan kita semua, betapa bangsa ini sudah lama menderita dan tidak selayaknya kita malah membuatnya menjadi lebih sengsara. Terpilihnya saudara kita yang juga pemirsa majelis ini, Pak Muliawan D. Hadad, sebagai Deputi Gubernur BI, mudah-mudahan bisa menjadi harapan menurunkan tingkat keprihatinan sebagian dari masyarakat kita akan penjajahan asing terhadap perbankan kita. Juga kepada siapapun, dan apapun kedudukannya, semoga pesan ini bisa menjadi sarana meneguhkan Merah Putih di dalam dada ini untuk selanjutnya berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara ini dan mendapat ridho dari-Nya. Amin (fn) ________________________________ ** ________________________________ ** __._,_.___ Messages in this topic <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I/message/477;_ylc=X3oDMTMzbDNpcjkyBF 9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRtc2dJZAM0OD MEc2VjA2Z0cgRzbGsDdnRwYwRzdGltZQMxMTY4ODU5ODYyBHRwY0lkAzQ3Nw--> (7) Reply (via web post) <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I/post;_ylc=X3oDMTJwOWZvOWl2BF9TAzk3M zU5NzE0BGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRtc2dJZAM0ODMEc2VjA 2Z0cgRzbGsDcnBseQRzdGltZQMxMTY4ODU5ODYy?act=reply&messageNum=483> | Start a new topic <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I/post;_ylc=X3oDMTJmbTUxdDU3BF9TAzk3M zU5NzE0BGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRzZWMDZnRyBHNsawNud HBjBHN0aW1lAzExNjg4NTk4NjI-> Messages <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I/messages;_ylc=X3oDMTJmbWNsczEwBF9TA zk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRzZWMDZnRyBHNsa wNtc2dzBHN0aW1lAzExNjg4NTk4NjI-> | Files <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I/files;_ylc=X3oDMTJnZ2RwYjZnBF9TAzk3 MzU5NzE0BGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRzZWMDZnRyBHNsawNm aWxlcwRzdGltZQMxMTY4ODU5ODYy> | Photos <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I/photos;_ylc=X3oDMTJmMW05NzU3BF9TAzk 3MzU5NzE0BGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRzZWMDZnRyBHNsawN waG90BHN0aW1lAzExNjg4NTk4NjI-> | Links <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I/links;_ylc=X3oDMTJnZGEwdTk0BF9TAzk3 MzU5NzE0BGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRzZWMDZnRyBHNsawNs aW5rcwRzdGltZQMxMTY4ODU5ODYy> | Database <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I/database;_ylc=X3oDMTJkcWlxczk4BF9TA zk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRzZWMDZnRyBHNsa wNkYgRzdGltZQMxMTY4ODU5ODYy> | Polls <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I/polls;_ylc=X3oDMTJndWlqNHU3BF9TAzk3 MzU5NzE0BGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRzZWMDZnRyBHNsawNw b2xscwRzdGltZQMxMTY4ODU5ODYy> | Members <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I/members;_ylc=X3oDMTJmZGptcmg3BF9TAz k3MzU5NzE0BGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRzZWMDZnRyBHNsaw NtYnJzBHN0aW1lAzExNjg4NTk4NjI-> | Calendar <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I/calendar;_ylc=X3oDMTJlaTU4YzZmBF9TA zk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRzZWMDZnRyBHNsa wNjYWwEc3RpbWUDMTE2ODg1OTg2Mg--> Forum Pesan Hari Ini (PHI) Yahoo! Groups <http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJlaXY5dGMxBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkA zE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRzZWMDZnRyBHNsawNnZnAEc3RpbWUDMTE2O Dg1OTg2Mg--> Change settings via the Web <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I/join;_ylc=X3oDMTJnaWJzODcyBF9TAzk3N Dc2NTkwBGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRzZWMDZnRyBHNsawNzd G5ncwRzdGltZQMxMTY4ODU5ODYy> (Yahoo! ID required) Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest <mailto:[EMAIL PROTECTED]:%20Digest> | Switch format to Traditional <mailto:[EMAIL PROTECTED] rmat:%20Traditional> Visit Your Group <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I;_ylc=X3oDMTJlbXEzaG9wBF9TAzk3NDc2NT kwBGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRzZWMDZnRyBHNsawNocGYEc3 RpbWUDMTE2ODg1OTg2Mg--> | Yahoo! Groups Terms of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/> | Unsubscribe <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Recent Activity * 4 New Members <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I/members;_ylc=X3oDMTJnb29kMGZ1BF9TAz k3MzU5NzE0BGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRzZWMDdnRsBHNsaw N2bWJycwRzdGltZQMxMTY4ODU5ODYy> Visit Your Group <http://groups.yahoo.com/group/P-H-I;_ylc=X3oDMTJmYWQ1Zm9wBF9TAzk3MzU5Nz E0BGdycElkAzE3NTg3MDE1BGdycHNwSWQDMTcwNTA3NjE3OQRzZWMDdnRsBHNsawN2Z2hwBH N0aW1lAzExNjg4NTk4NjI-> Yahoo! Avatars Make a Virtual You <http://us.ard.yahoo.com/SIG=12imukbkr/M=493064.9803228.10510222.8674578 /D=groups/S=1705076179:NC/Y=YAHOO/EXP=1168867062/A=3848519/R=0/SIG=10qid b854/*http:/avatars.yahoo.com> Show your style & mood in Messenger. Yahoo! Mail Get it all! <http://us.ard.yahoo.com/SIG=12i5aij1i/M=493064.9803214.10510208.8674578 /D=groups/S=1705076179:NC/Y=YAHOO/EXP=1168867062/A=3848570/R=0/SIG=12j26 nlu5/*http:/us.rd.yahoo.com/evt=42411/*http:/advision.webevents.yahoo.co m/handraisers> With the all-new Yahoo! Mail Beta Y! Messenger Instant hello <http://us.ard.yahoo.com/SIG=12irjak32/M=493064.9803215.10510209.8674578 /D=groups/S=1705076179:NC/Y=YAHOO/EXP=1168867062/A=3848582/R=0/SIG=11umg 3fun/*http:/us.rd.yahoo.com/evt=42403/*http:/messenger.yahoo.com> Chat over IM with group members. . <http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=17587015/grpspId=1705076179/ msgId=483/stime=1168859862/nc1=3848519/nc2=3848570/nc3=3848582> __,_._,___ Sukseskan Pulang Basamo Urang Awak se dunia, Juni 2008. ----------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ============================================================ UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >100KB. 2. Email dengan attachment. 3. Email dikirim untuk banyak penerima. -------------------------------------------------------------- * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di: http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2 dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas. ============================================================

