Tolong dibaca aturan pada footer dibawah
----------------------------------------



Assalamu'alaikum wr. wb.

Da Nof, berarti lah ado 4 usulan. Biarlah ini didiskusikan basamo.

Mungkin tambahan dari ambo, bahwa moto atau slogan ini sebenarnya sebuah 
simbol. seperti kalau bali, slogannya adalah pulau dewata.
nan di bali ko kan indak ka ado dewa nan basuo, tapi hanya melambangkan 
banyaknya pura di bali. nampaknya keunikan ini kian terpinggirkan sehingga 
akhir-akhir ini pun kian dipertanyakan para budayawan bali.

Dewata bisa diasosiasikan pulo jo kahyangan yang menggambarkan keindahan 
sehingga daya tarik alamnya pun cukup terwakili dalam simbol itu. Nampaknya 
asosiasi ini yang benar-benar ditonjolkan, dan hubungan yang pertama itu 
(dikaitkan jo pura)  mulai kabur/hilang.

Mengenai moto The Unique Culture of Asia, ado beberapa hal:

pertama, setiap wilayah di Asia mungkin memiliki keunikan budayanya 
sendiri-sendiri, tidak hanya minang. Jepang yang luar biasa menjaga tradisi 
mereka dan seperti negara-negara kuning lainnya-cina, korea, dll- sangat 
menghormati leluhurnya, adalah keunikan luar biasa yang tetap terjaga. Oleh 
karena itu kalimat "budaya unik di Asia" ini rasanya kurang tepat. Mungkin 
sekalian aja, "the last matrilineal in the world".

Jika menggunakan moto kedua, "the last matrilineal in the world", apakah 
sistem matrilineal cukup bisa menjadi daya tarik wisata, win tidak memiliki 
data yang pasti. 
- apakah sistem matrilineal kental keterkaitannya dengan sejarah minang yang 
sangat layak jual, misalnya sejarah perang padri, sejarah PDRI, sejarah 
tokoh-tokoh nasional pendiri republik? win tidak tahu pasti.
- apakah sistem matrilineal ini juga terkait dengan budaya lisan, 
pepatah-petitih dari minang yang terkenal, win juga tidak tau pasti. Budaya 
lisan ini mungkin salah satu keunikan yang tiada duanya juga, atau setara 
dengan budaya lisan di negeri Arab.
- apakah sistem matrilineal terkait dengan sastra Minang yang juga luar biasa? 
entahlah.

Dugaan Win, sejarah Minang yang menjulang, kearifan para tokoh sejarah minang, 
budaya lisan dan sastra yang jarang bandingannya adalah pengaruh kekuatan 
emosi/cinta jiwa-jiwa minang karena dikaruniai keindahan dan keramahan alam 
yang luar biasa ini.

wassalam
erwin zachri

 

On Wednesday 17 January 2007 11:58, Yulnofrins Napilus wrote:
> Tolong dibaca aturan pada footer dibawah
> ----------------------------------------
>
> Erwin,
>
>   Tambahan ciek lai dari BA1 yg disampaikan beliau hari Minggu malam
> kapatang di Padang ka kito (ambo, Ephi Lintau dan Kurnia). Kecek beliau:
> "Tolong dicarikan moto utk pariwisata Sumbar kito iko...". Baliau usul
> salah satunya: "Visit Beautiful Minangkabau 2008, The Unique Culture of
> Asia...". Alasan baliau bahwa perbedaan kita yg paling mendasar adalah krn
> kita matrilinial.
>
>   Baliau minta hal ini didiskusikan terbuka. Kalau ada yg lebih baik,
> silahkan dan tolong kasih argumentasinya. Jangan krn ini dari Gubernur lalu
> setuju saja kata beliau. Thanks.
>
>   Salam,
>   Nofrins
>


Sukseskan Pulang Basamo Urang Awak se dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke