Tolong dibaca aturan pada footer dibawah
----------------------------------------



Assalamu'alaikum wr.wb.

Sanak di Palanta, kiranya analisa tentang pemikiran Barat terhadap Islam ini 
perlu kita simak, mohon izin kepada Rang Dapua RN, Cimbuak dan RGM untuk 
melewakannya (first time) secara bersambung.

Wassalam

Zulharbi Salim



PEMIKIRAN BARAT TERHADAP ISLAM SEBUAH ANALISA

Bagian 1



Akar-Akar Penghinaan Terhadap Islam dalam Pemikiran Barat

Kesabaran umat Islam terus diuji dengan berbagai penghinaan yang dilontarkan 
Barat, mulai dari kasus kartun Nabi Muhammad saw yang merebak di Denmark, 
sampai pernyataan Paus Benedictus XVI yang tendesius tentang jihad dalam Islam 
dan sosok Nabi Muhammad saw beberapa waktu lalu. Kasus-kasus yang mengundang 
kemarahan umat Islam ini menimbulkan pertanyaan mengapa penghinaan ini kerap 
dialami umat Islam. Isu integrasi, toleransi dan dialog seolah menjadi lips 
service semata karena faktanya umat Islam dan Islamlah yang selalu menjadi 
sasaran penghinaan dan kebencian.

Dalam artikel yang berjudul "Akar-akar Penghinaan terhadap Islam dalam 
Pemikiran Barat" yang ditulis oleh Sohaib Jassim akan terungkap pertanyaan itu. 
Sohaib Jassim adalah Kepala Biro Al-Jazeera TV Jakarta.

 

Mengapa Paus Benedictus Menghina Islam Lagi?

Pada bulan September 2005, penghinaan terhadap Rasulullah saw mengemuka melalui 
karikatur di sebuah majalah di Denmark. Setelah itu penghinaan terhadap 
Rasulullah saw terus bergulir bak salju dan meluas baik melalui karikatur 
ataupun makalah dan tulisan sampai pertengahan tahun 2006 sekarang ini. Satu 
tahun berlalu -seolah tidak dan belum puas dengan penghinaan sebelumnya- pada 
bulan September 2006, penghinaan itu kembali terjadi. Seolah mereka ingin terus 
memprovokasi kemarahan hati umat Islam. Sungguh ironi yang diperlukan dialog 
antara agama yang terjadi justru provokasi.

Ternyata serangan dan kecaman terhadap Islam dan kaum muslimin tidak pernah 
berhenti. Beberapa minggu yang lalu misalnya, kaum intelektual garis kanan 
Amerika Serikat menghina Islam dengan perkataan bahwa Islam itu Fasis. Hal ini 
kemudian menjadi bahan pidato politik Presiden Amerika Serikat George W Bush 
yang kemudian menjadi isu hangat di negeri paman Syam itu.

Pada tanggal 12 September 2006, sehari setelah peringatan serangan 11 September 
-alih-alih mengambil simpati umat Islam- Paus Benedictus XVI -seorang pemimpin 
tertinggi umat katholik di dunia- dalam pidato ilmiahnya di universitas 
Regensburg di Jerman, kembali mengulangi penghinaan terhadap Islam untuk yang 
kesekian kali. Ceramah ilmiah yang bertema "korelasi antara iman dan logika dan 
pentingnya dialog antar peradaban dan agama" ternyata kandungan ceramah itu 
sangat jauh dari temanya. Ceramahnya tidak mengandung tentang dialog dengan 
umat Islam sebagai agama terbesar kedua di dunia, justru sebaliknya yang 
diungkapkannya hanya hinaan terhadap hal-hal yang sangat disucikan dalam Islam. 
Pada ceramahnya itu Paus Benedict XVI mengutip pernyataan Kaisar Kristen 
Ortodoks abad ke 14 Kaisar Manuel II Palaeologus yang merupakan hinaan dan 
kecaman yang jelas terhadap Islam dan Nabi Muhammad saw. (bersambung)
Sukseskan Pulang Basamo Urang Awak se dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke