Tolong dibaca aturan pada footer dibawah
-------------------------------------------



Ass ww
   
  Disampiang awak mahoyak dari MAPPAS iko nanti, sabananyo ambo prefer agar ado 
juo konsultan promosi bana lah nan mambantu mambuekkan Grand Strategy utk 
percepatan industri pariwisata iko. Sehingga ada project management dan 
channelling yg harus dimasuki plus kelengkapan apa saja yang perlu dibuat dan 
disebarkan. Apa temanya? Apa yg hrs dilakukan Pemda Tk.I, Tk.II, dstnya. Apa 
kampanyenya buat menyadarkan masyarakat? Apa saja kata-kata atau statement yg 
keluar ke media. Belum lagi AGENDA 1 TAHUN nya sudah harus keluar 3 bulan sblm 
bulan Januari mestinya. Bukan pesimis dg rencana kito iko melalui MAPPAS. 
Buktinya MPKAS bisa berjalan lumayan baik.
   
  Contoh Sulut, mereka pakai konsultan promosi sehingga ada stagingnya termasuk 
buka boot promosi di Singapore segala. Yogya walaupun sudah sangat terkenal, 
tetapi tetap saja pakai Hermawan utk strategy promosinya. Jatim juga pakai 
konsultan. Sumsel labiah cadiak saketek. Gubernurnya menyediakan fasilitas dan 
sarana utk Munas buat Indonesian MArketing Association (IMA), ttp dg syarat, 
tolong berikan saran: Wisata apa yg terbaik dikembangkan di Sumsel. Ternyata 
wisata air...! Lalu Pemda Sumsel mengirim bbrp anggota IMA ke Thailand dan 
Malaysia (bukan pejabatnya yg pergi...!) utk study banding dg syarat pulangnya 
harus keluar dg proposal nyata yg bisa langsung diterapkan..! Makanya Sumsel 
skrg gencar skl membersihkan sungai Musi dan sudah mengajak SBY naik kapal 
pesiar baru di Sungai Musi tsb. Dg pendekatan begini, Pemda Sumsel gak harus 
bayar ratusan juta utk Hermawan.
   
  Saya sebetulnya sudah pernah kirim email ke Ketua IMA Sumbar. Tetapi belum 
ada jawaban sampai sekarang. Saya gak tahu, apakah Ibu Nuraini jg anggota 
IMA..? Mungkin bisa tolong bantu hal ini atas nama MAPPAS.

  Hasil rapek di Yogya bulan lalu utk promosi pariwisata 5 propinsi unggulan 
ini, Sumbar dapek sktr 30milyar katanya. DIPA (bener gak nih singkatannya) 
Sumbar 2007 yg sudah diputuskan oleh pusat dapat 10 trilyun. Riau cuman dapek 5 
triliun tuh, pada hal minyak Indonesia sapatigo dari Riau. Apo indak hebat tuh 
lobbying Sumbar ke pusat? 
   
  Tapi kini baa mangoptimalkan itu semua? Jadi tantangan kito lumayan nih... 
Salah satunya ya kito hoyak lah Pemda agar mau keluar uang utk pakai konsultan 
juga (atau apapunlah namanya) buat PROMOSI SERIUS KELUAR dan "KEDALAM". Kedalam 
maksudnya KAMPANYE menyadarkan masyarakat Sumbar sendiri...! Disamping spanduk2 
anti narkoba, kenapa gak dibuat juga spanduk2 sadar wisata...?
   
  Baik, sagitu dululah...
   
  Wass,
  Nofrins
  
jun aidi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  
Wassalamu'alaikum wr. wb.

Sanak St. Mudo

Kalau masalah promosi pariwista, kami dari SMA (Singapore Minangkabau 
Association) alah mengusulkan beberapa tahun nan lalu kutiko Sumbar masih 
dipimpin oleh Muchlis Ibrahim. Kami alah mempersiapkan semua skenario dan dana 
untuak itu dimano semuano kami nan tangguang, kami hanyo butuh greenlight dari 
pemda dan persiapan lokasi di lapangan, tapi bak kecek urang kato indak bajawek 
gayuang indak basambuik.
Saroman nan awak ketahui Singapur adolah hub untuak Asia dimano suarono akan 
basipongang ka saluruah dunia. Untuak mancapai audience di manca negara ambo 
kiro Singapur adolah base nan tapek untuak mampromosikan industri pariwista 
Sumbar. Kalau memang ide ko alah masak mungkin ambo bisa ajak Presiden SMA 
untuak sato pulo sakaki.

wassalam

Junaidi 


 
---------------------------------
Never Miss an Email
Stay connected with Yahoo! Mail on your mobile. Get started!

Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke