Tolong dibaca aturan pada footer dibawah
-------------------------------------------



Ambo sampaikan sejarah panjang RantauNet ... >MIKO
--------------------------------------------------------------

SEJARAH RANTAUNET

Oleh: MIKO AHMAD MIKARDO Bandaro Ateh Langik
(Administrator RantauNet 1998 - sekarang)

Diawali dengan kontak pribadi antara urang-urang awak student dan permanent
resident di luar negeri yang bertemu di cyber groups (mailing list) tentang
Indonesai di awal tahun 1990-an seperti Isnet, Janus, IDS dan lain-lain,
akhirnya disepakati untuk mendirikan grup cyber urang awak. Di akhir tahun
1992 sudah terjadi jalinan komunikasi email sebagai pendahuluan ide
berdirinya RantauNet antara Bapak Dr Arisman Adnan (ketika tugas belajar di
Manhataan, Kansas-USA, kini di Universitas Riau-Pekan Baru) dan isteri
beliau Dr Yenita Roza, Mamak Sjamsir Sjarief (sampai kini di Santa Cruz,
CA-USA), Bundo Hayatun Nismah Rumzy (di PT Caltex-Rumbai, kini pensiunan di
Jakarta) dan putera beliau M Agita Datuak Sadeo (waktu itu sedang belajar di
USA, kini dosen Fakultas Pertanian Universitas Andalas-Padang). Ide nama
RantauNet dan istilah Lapau adalah dari Mamak Sjamsir Sjarief, sedangkan
istilah Palanta dari Bapak Arisman Adnan.


Langkah Awal Palanta RantauNet (1993-1995)

Pendistribusian email partama kali dalam suatu mailing list (group) sekitar
Maret-April 1993 dilakukan melalui alamat [EMAIL PROTECTED] kepunyaan Uda
Dr Arisman Adnan berkat bantuan ISNET, karena domain ini waktu itu juga
dipakai sebagai relayer ISNET untuk Wilayah Midwest USA. Pada waktu itu
Bundo Nismah dengan senang hati, rajin membuatkan abstraksi/ringkasan berita
dari tanah air untuk pembaca di Lapau atau Palanta RantauNet, karena belum
adanya website berita pada waktu itu.

September 1993 setelah Uda Arisman Adnan lulus S2 di Manhataan, Kansas, USA,
relayer dimaintain oleh Uda Dr Darusman Rusin (urang awak kelahiran Aceh,
sekarang di Pasca Sarjana Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda
Aceh).

Akhirnya pertengahan 1994 karena tidak ada lagi pengelola ditempat lama,
atas usaha Bundo Hayatun Nismah Rumzy dan Dr M Agita Datuak Sadeo, RantauNet
mendapat tumpangan di alamat [EMAIL PROTECTED] dengan
administrator Andy Maas ([EMAIL PROTECTED]), urang Pekanbaru yang
menjadi Network Administrator di Stanford University, California-USA yang
kebetulan dikenal oleh para pendiri RantauNet. Sampai akhir tahun 1995
RantauNet bertahan di server Stanford University, California-USA ini.


RantauNet periode 1996-1998

Sekitar awal tahun 1996 server kembali terpaksa pindah. Dan atas atas jasa
baik Uda Agus Daniel yang menjadi Network Administrator di Washington State
University, mailing list RantauNet pindah tumpangan di alamat
[EMAIL PROTECTED] dengan bantuan penuh dari Bapak Syafedi
Syafei dari University of Illinois.

Di quarter awal 1997 Bapak Dr Agus Daniel selesai kuliahnya di Washington
State University dan Rantau-Net harus mencari tumpangan ke server baru. Atas
usaha Ari Noviandi (waktu itu mahasiswa ITB) didapatkan tumpangan dari Bapak
Dr Bakhtiar Muin (Urang Padang Panjang, salah seorang pendiri Isnet) yang
mempunyai sebuah server di ITB, maka akhirnya RantauNet pindah ke
isnet.itb.ac.id dengan address [EMAIL PROTECTED] Tetapi nasib
RantauNet disinipun hanya beberapa bulan saja dikarenakan terputusnya
internet link ITB ke Jepang.

Rantaunet Foundation (RF) dirintis semenjak meletusnya gunung Merapi di Jawa
Tengah tahun 1996. Saat itu dimulai mengumpulkan sumbangan untuk korban
Merapi itu. Juli 1996, RF didirikan oleh beberapa anggota RantauNet, antara
lain oleh Bapak Jazid Bindar, Ibu Nurbaini McKosky, Bapak Ismal Sutankayo
(sampai kini masih di Alberta, Canada) dan Uda Siegfried (ketika itu di
Belfast-Irlandia, kini di Bandung). Saat ini kas RantauNet Foundation masih
setia di pegang oleh Mamak Amzar Bandaro di Bogor.

Karena tidak ada yang bisa memberikan tumpangan server pada pertengahan 1997
milis RantauNet 'dibajak' oleh Mamak Jusfiq Hadjar Sutan Maradjolelo ke
Belanda di alamat [EMAIL PROTECTED]


RantauNet periode 1998-2000

Atas usaha Mak Ngah Sjamsir Sjarief sekitar awal 1998 akhirnya RantauNet
dapat di ambil kembali dengan mendapatkan tumpangan di server airland.com
dengan alamat [EMAIL PROTECTED] milik adik-kakak Eddy Ernadi
Budisantoso dan Sigit Budisukarta, orang Jawa yang melalui masa sekolahnya
di Padang dan Bukittinggi. Dengan Administrator: Ari Noviandi dari ITB
Bandung dibantu oleh Bapak Masdar Tan Galamainda (dosen Fakultas Pertanian
Universitas Bengkulu, waktu itu sedang tugas belajar di Missisippi, USA) dan
diteruskan oleh Daniel Yusuf juga dari ITB Bandung dengan bantuan penuh dari
Bapak Budi Rahardjo waktu itu dari University Manitoba, Canada dan di ITB
Bandung.

Beberapa nama yang ikut meramaikan Palanta RantauNet selain dari nama-nama
yang disebutkan diatas tercatat Prof Dr Damsar (saat itu sekolah di
Bielefeld-Jerman, kini guru besar FISIP Universitas Andalas, para pengelola
website Harian Singgalang-Padang (Budi Putra, Eko Yanche Edri, Maifil Eka
Putra), Zahendri Rusli Chaniago, Bapak Dr HK Suhaemi di Padang dengan
fasilitas RS Bunda yang dulu sering digunakan untuk kegiatan-kegiatan
offline (sosial), Mamak Nadri Sa'aduddin yang pernah menjadi bendahara
RantauNet, Mak Sati Sjamsir Alam di Padang yang dulu dengan susah payah
menyelenggarakan banyak penyaluran dana sosial RantauNet di Padang. Serta
para dunsanak yang memakai domain @ptcpi.com dari Caltex Pacific
Indonesia-Riau yang sampai sekarang masih setia keberadaanya di Palanta
RantauNet, antara lain: Uda Elthaf, Madahar Batuduang Ameh, Erizal Syamsir,
dan banyak lagi

Akhirnya atas sumbangan tenaga dan materi dari Bapak Eddy Ernadi Budisantoso
pada tanggal 14 September 1999 dibelikan domain rantaunet.com dengan memakai
server yang ada di rumah beliau di San Fransisco, USA dengan mailing list
Administrator Miko A Mikardo dari Jakarta.


RantauNet periode 2000-2004

Pada Oktober 2000 ketika bertemunya Bapak Eddy Ernadi Budisantoso dengan
beberapa warga RantauNet di Jakarta, antara lain: Amzar Bandaro, Arie
Noviandi, Darul Makmur, Erwin Moechtar, Muhammad Dafiq Saib, SM Nuay, Muchti
A Dani, Yofi Andri (alm), Maifil Eka Putra, Miko A Mikardo, disepakati untuk
membuat usaha melalui website http://www.rantaunet.com untuk pembiayaan
berjalannya server RantauNet. Dan pada 22 Juni 2001 berdirilah PT Rantaunet
Palanta Usaha (RPU). Sekarang badan usaha ini masih mati suri dalam misinya
sebagai mesin uang pembiayaan server RantauNet.

Nopember 2000 di mulai pembangunan website RantauNet generasi pertama di
htpp://www.rantaunet.com ini oleh almarhum Yofi Andri Tanjung MKom, sampai
berpulangnya ke rahmatullah dunsanak kita ini di Jakarta pada tanggal 9 Mei
2002.

September 2002, entah mengapa terjadi fitnah yang tidak perlu terhadap
berjalannya RantauNet. Kejadian ini sempat menjadikan terbelah dan terjadi
tarik menarik pendapat yang cukup tajam diantara pendiri, relawan aktifis
dan sukarelawan urang dapua Rantaunet dalam berjalannya Palanta ini.

Pada periode ini posting Palanta RantaUNet diramaikan dengan kehadiran
ustadzah Rahima Rahim yang sedang sekolah di Universitas Al Azhar
Kairo-Mesir serta orang tua kita Sutan Zubir Amin (waktu itu Konsulat
Jenderal Ri di Marseille-Prancis). Aktifitas RantauNet sangat bergairah oleh
generasi muda Palanta RantauNet diantaranya: Dewis Natra, Hendra Messa,
Ronald Prima Putra, Yuhendri, Nofendri Sutan Mudo, Yenharni Kampai, Ronal
Chandra.

Sekitar awal 2003 melalui komunikasi RantauNet diupayakan berdirinya Minang
Incorporated, dengan aktifisnya MC Baridjambek, Ridwan M Risan, Darul
Makmur, Ismal Sutankayo (Alberta, Canada), Ardi Usman (California, USA) yang
sayang sekali juga tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan.


RantauNet periode 2004 sampai sekarang

Karena server semakin dimakan umur, website generasi pertama di
http://www.rantaunet.com yang berjalan tanpa data back-up akhirnya di awal
tahun 2004 ikut hilang karena rusaknya server rantaunet.com. Dari tahun 2004
sampai sekarang mulai dipakai domain rantaunet.org dengan hosting membayar
setiap tahun kepada salah satu Web Hosting.

Palanta RantauNet semakin bermakna dalam misinya sebagai tempat komunikasi
Komunitas Urang Minangkabau dengan ikut membidani lahirnya MPKAS (Masyarakat
Pencinta Kereta Api Sumatera Barat) dengan anggota-anggota yang punya
semangat yang luar biasa seperti Yulnofrins Napilus dan orang tua kita Bapak
Chaidir Nien Latief Datuak Bandaro serta Bapak Saafroedin Bahar Soetan
Madjolelo dan banyak lagi penggiat Palanta RantauNet dewasa ini yang tidak
bisa disebutkan satu persatu.


Penutup

Masih dibutuhkan check and recheck untuk garis besar sejarah di atas. Karena
memang sejarah RantauNet ini begitu berwarna, melibatkan banyak sekali nama
yang tidak bisa disebutkan satu persatu karena memang melalui rentang waktu
yang sangat panjang. Bagaimanapun RantauNet sangat berterima kasih kepada
pendiri-pendiri dan aktifis RantauNet yang disebutkan diatas.

Juga seluruh Mamak, Ibu-ibu, Uni-uni, Uda-uda dan seluruh warga RantauNet
yang tetap ada di tengah-tengah komunitas ini dalam pasang naik dan surutnya
Palanta RantauNet ini.

Jakarta, updated Januari 2007



Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke