Ass ww.
Ado 2 hal nih. Partamo dr adinda Erwin, terima kasih atas sanjungannya.
Tetapi Uda keberatan dg istilih 'whisperer' itu tuh. Kurang positif tuh
istilahnya. Krn sebetulnya yg punya akses lgs dg BA-1 cukup banyak kok, tp
tidak mau dan merasa perlu utk disebutkan saja. Jadi info2 di dunia maya iko,
sampai kok ka baliau. Jadi bukan hanya dari Uda sajo. Tapi dek karano Sekjen,
itu nan akhirnya nampak kalua...:D Pd hal kita di MPKAS akhirnya bisa akses
langsung dg BA-1 ya setelah MPKAS berjalan sktr 2 bulan lebih dan terlihat
hasil-hasil kerja nyatanya. Sebagai tanggungjawab balik kita atas dukungan
beliau dan berhubungan langsung dg teritori beliau, kita berusaha utk selalu
updating status aktifitas kita ini. Balasan2 beliau inilah yg ambo share
sehingga ratusan sms beterbangan kiri kanan. Sehingga tagihan sms ambo kadang
malah labiah gadang pulo dari airtime call...:D Pd situasi2 tertentu, email pun
ambo rasa masih "kurang cepat" dibanding sms. Ttp sms tidak cukup detail
dibanding email utk meyakinkan orang. Sebaiknya kombinasi keduanya.
Kelihatannya pendekatan seperti ini berjalan cukup baik dan bagus hasilnya.
Mudah-mudahan cara-cara ini juga bisa dilakukan oleh dunsanak2 yang lain juga.
Yang kaduo, utk Mak Datuak. Sbg reaksi atas keluhan2 kito di dunia maya iko,
sorak nan indak sampai, usulan nan indak didanga, dll, lai akan basambuik
gayuang itu nampaknyo. Sabtu siang kapatang di Istana Bung Hatta Bkt, Miko
admin RN kito batanyo dan maminta ka BA-1, baa caronyo supayo isu-isu di milis
RN sampai ke Pemda. Jawab beliau, pertengahan Februari depan, akan ada
restrukturisasi. Skln juga akan dibentuk satu badan kecil yg akan mengurus
masalah informasi ini. Termasuk akan ada yg ditunjuk dan terlibat di milis2
Minang kita ini. Baa bana implementasinya nanti, samo2 kito tunggulah. Ttp
beliau paham betul kini bahwa pemikiran2 dan niat memajukan kampung halaman
ini, sangat besar pengaruh dan dampaknya dari para dunsanak yang tagabuang di
dunia maya iko...
Disisi lain, akses Internet di Sumbar iko disadari pulo dek BA-1 masih
merupakan problem besar lainnya. Sehingga 14 Jan malam lalu di Pdg, ambo jo
Kurnia langsuang mampromosikan Ephi Lintau yg Dosen IT di Politeknik Unand ka
BA-1. Ephi kebetulan malam itu duduaknyo persis pulo dimuko BA-1. Sehinggo
beliau langsung pulo minta Ephi agar membantu pengembangan IT ini di
Sumbar...Tapi Ephi juga tidak mungkin bisa bakarajo surang. Paralu kito bantu
basamo-samo. Karano indak ado karajo gadang di dunia iko nan bisa dikarajokan
dek satu orang sajo.
Sagitu dulu. Semoga berkenan.
Wass,
Nofrins
[EMAIL PROTECTED] wrote:
Waalaikum salam,wr,wb.
Iyo bana santiang pikiran adinda Erwin Z ko, macam anggota DPRD Sumbar
sajo usulan dan sarannyo. Masalahnyo kini apo BA1 mambaco dan mandanga apo
nan adinda sorakkan di dunia maya ko, jan sampai macam kito basorak ditapi
rimbo, sipongang nyo sajo nan tadanga babaliak ka talingo kito.
Tapi indak bagai juo doh, dari pado kito haniang sajo, diam sajo saribu
bahaso mancaliak kakurangan dan kalemahan nan ado di pemerintahan daerah
awak. Masalah hotspot ( titik paneh ? ) di BIM tu ambo raso itu nan paralu
disagirokan, sebab di Malaysia, tampek2 sarupo itu alah banyak, macam di
mal-mal dan kampus perkuliahan di UUM nan ambo rasokan awal bulan
kalamari.
Wassalam,
HM Dt.MB (50-)
> Assalamu'alaikum wr. wb.
>
> Langsung sajo...
>
> Kalau mau jujur, sebenarnya urusan pariwisata di tingkat provinsi seperti
> Sumbar ini, harusnya ditangani langsung oleh orang nomor satu, alias
> gubernur/BA1, tidak bisa lagi diserahkan ke dinas.
>
> Kita ambil contoh saja, urusan kereta api wisata. Rasa-rasanya jika
> tidaklah
> BA1 itu turun tangan langsung, indak ka bajalan rencana mulia untuk
> menghidupkan kereta wisata itu.
>
> Contoh kedua, misalnya usulan ambo tentang gerakan wisata:
> - indak ka mungkin menggerakkan anak-anak sekolah, atau minimal
> mencantumkan
> slogan ke kaos mereka atau atribut lainnya, dilakukan oleh dinas
> pariwisata,
> karena itu terkait instansi lain, depdiknas.
> - atau keharusan menggunakan emblem/pin slogan wisata bagi pejabat-pejabat
> pemerintah. gak mungkinlah perintahnya dari kepala dinas, harus dari BA1
>
> Atau contoh lain, seperti keinginan Da Ephi, agar di Bandara Minangkabau
> ada
> hotspot gratis seperti di Bandara Husein Sastranegara. akan mudah
> urusannya
> jika BA1 langsung yang minta ke operator telekomunikasi. Hotspot gratis
> itu
> harusnya fasilitas standarlah untuk bandara internasional.
>
> Kalau kita ibaratkan sebagai perusahaan, urusan pariwisata itu harus
> dikoordinir langsung oleh direkturnya, yaitu BA1. Sementara urusan
> pemasaran
> baru ditangani oleh dinas pariwisata. Dinas Pariwisata lah yang ditugaskan
> membuat target, melakukan manajemen brand, dan melakukan perencanaan
> pemasaran pariwisata lainnya.
>
> Untuk urusan produksinya, ya semua pihak di Sumbar, mulai dari pengrajin,
> office boy, petugas-petugas di front office, organisasi wisata,
> masyarakat
> adalah bagian dari produksi.
>
> Beruntunglah saat ini kita punya Da Nof, yang punya hubungan langsung dan
> khusus ke BA1. Kalau diibaratkan zaman Gus Dur, Da Nof itu adalah
> "pembisik
> kelas wahid".
>
> Peran pembisik ini bahkan bisa lebih berpengaruh dari lembaga-lembaga
> formal/sruktural lainnya. Selain itu, Da Nof juga punya hubungan langsung
> ke
> para kepala dinas, termasuk kepala dinas pariwisata.
>
> Berdasarkan inilah, menurut ambo, koordinasi soal pariwisata ini sebaiknya
> langsung ke BA1. Kita mulai melalui pembisik dan kemudian jika telah
> terlihat
> wujudnya MAPPAS, tentunya langsung sebagai badan independen.
>
> Selain itu, alangkah baiknya jika ada lembaga khusus yang menangani
> pariwisata
> ini seperti negara lain dengan Tourism Boardnya. Ambo indak tahu bentuknya
> seperti apa, tapi dalam bayangan ambo, lembaga itu Ketua Umumnya BA1 dan
> Ketua Hariannya BA2.
>
> Lembaga itulah nanti yang akan menghimpun semua stakeholder pariwisata di
> Minang, seperti pemerintah, organisasi pariwisata, tokoh masyarakat,
> termasuk
> MAPPAS. Dengan lembaga ini kita berharap koordinasi pariwisata di ranah
> dapat
> terorganisir dengan baik.
>
> Tentu saja ada konsekuensinya; setiap event terkait wisata, mau tidak mau
> gubernur harus hadir atau setidaknya wakil gubernur. Sehingga jajaran di
> bawahnya benar-benar serius menyiapkan event pariwisata.
>
> Demikianlah unek-unek ambo, mohon maaf sebelumnya.
>
> wassalam
> erwin zachri
__._,_.___ Messages in this topic (2) Reply (via web post) | Start a new
topic
Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to
Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Recent Activity
28
New Members
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Culture club
Organizational culture
Sitebuilder
Free Download
Build your web
site in minutes.
Yahoo! Mail
Next gen email?
Try the all-new
Yahoo! Mail Beta.
Y! GeoCities
Share Photos
Put your favorite
photos online.
.
__,_._,___
---------------------------------
TV dinner still cooling?
Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment, tidak dianjurkan.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================