ass ww
Ada satu hal yang positif dari MPKAS yang manuruk ambo perlu dicatat Misi MPKAS 
memberdayakan, menggugah sehingga terjadi PERUBAHAN  Yang penting sekarang ini 
apalagi pada urang Minang adalah ya PERUBAHAN itu  Dalam perkeretaapian di 
Sumatra Barat dalam waktu singkat telah terjadi PERUBAHAN CARA BERPIKIR 
mengenai perkeretaapian Ini KENYATAAN  
Ini berkat adanya anak muda yang tanpa pamrih melakukan sesuatu  Yang positif 
dari apa yang telah terjadi inilah yang perlu DISEPURNAKAN
Memberdayakan tadak harus melakukan sendiri Karena itu saya kurang mengeri 
konsep tiga tungku sejarangan Pelaku apalagi pelaku bisnis tidak mungkin 
dicapur aduk Kalau secara bisnis tidak feasible mereka tidak akan tertarik  
Karena itu dari awal saya wanti wanti Paeawisata multi dimensi Kalau arahnya 
pemberdayaan ,maka sangat komplek Ado ndak "urang gilo baso " istilah pak Saf 
kalau perlu dengan ingkos sendiri kalau perlu tinggalkan pekerjaan pergi ke 
Padang SMS tok sabanta Ambo pernah do SMS jam 4 pagi sekedar membegi kekesalan 
menyampaikan bari mendaratdstnya
Chaidir N Latief   


----- Original Message ----
From: Herman Jambak <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: Milis Rantau-Net <[email protected]>; Milis GebuMinang <[EMAIL 
PROTECTED]>
Sent: Tuesday, January 30, 2007 3:08:12 PM
Subject: [RGM_GM] Re: [SaudagarMinang] Bagaimana supaya jangan tinggal 
slogan=>Minangkabau Tourism Board (MTB)

Assalamu'alaikum WW,

Supayo Slogan nan akan didengungkan tidak hanya slogan, seperti yang pernah 
saya nyatakan sebelum2nya, maka Pemerintah Provinsi Sumbar harus memberdayakan 
pengelolaan Pariwisata melalui dibentuknya Minangkabau Tourism Board (MTB), 
yang mana institusi ini bertanggung jawab,dari mulai promosi,kalender 
acara,pencarian dana tuk pengelolaan wisata,dll.
Memang ada perbedaan segmen pasar wisata,namun hal ini tidak menjadikan sebagai 
hambatan bagi pengembangan wisata Minang.
Pariwisata tidak harus mengorbankan budaya lokal yang ada,karena ada perbedaan 
yang tipis dalam dunia hospitality mengenai perlakuan terhadap Customer.Tuk 
harga dan kenyamanan Customer is King,namun dalam hal Local's Rules and 
Regulation (Culture) Customer is Our Guest,artinya semakin mahal turis tsb 
membayar maka mereka akan mendapat pelayanan dan kenyamanan yang lebih,contoh: 
Hotel 5 Star berbeda dengan yang 3/4 Star,Beda Kenyamanan yang kita peroleh 
jika kita duduk di Royal Class dengan Executive dan Economy Class: namun mereka 
harus menghormati dan taat terhadap budaya,aturan setempat,contoh: Kita kalau 
sudah di luar Indonesia taat tuk antri apa aja,tidak sembarang merokok,gak bisa 
sembarang menyeberang jalan,dll.
Selain panorama yang dapat dijual juga keunikan adat dan budaya dengan segala 
tambo-tambonya mempunyai value added dalam competitive advantage in tourism 
industry di sumbar.
Namun awal yang yang harus dibangun di sumbar dalam pariwisata ialah kesadaran 
seluruh masyarakat pentingnya pelayanan terhadap sesama manusia,dan ini harus 
dipelopri oleh aparatur pemerintahnya. Disinilah peran Gubernur,Bupati, 
Walikota sebgai Pemimpin diperlukan bukan sebagai Manager.

Wass.& Bgds.,
Herman Jambak
Jl. Nipah III No. 2 Jakarta 12170 Indonesia Mobile +62811961908
http://www.saudagar minang.org http://www.indo- beatlemaniaclub. com.nr
Send : saudagarminang- subscribe@ yahoogroups. com indobeatles- subscribe@ 
yahoogroups. com 

----- Original Message ----
From: jun aidi <malinbasa2003@ yahoo.com>
To: SaudagarMinang@ yahoogroups. com
Sent: Monday, January 29, 2007 8:55:48 PM
Subject: Re: [SaudagarMinang] Slogan Wisata Sumbar: Bagaimana supaya jangan 
tinggal slogan
Batua kecek mak Alwi Dahlan, indak sado wisatawan doh mancari 3S, mungkin ado 
segelintir dari mereka saroman wisatawan Aussie and US nan mangarajo-an anak2 
ketek di negara2 saroman Thailand, Kamboja dan bahkan Indonesia.
Mungkin sanak tahu Crazy Horse Paris nan dari rantau no mak Heri Tanjuang, 14 
bulan nan lalu ano mambukak cabang di Singapur untuak manariak wisatawan karano 
Singapur terkenal kurang "hiburan malam", tapi rupono tarian urang ma'af 
batilanjang tu indak laku doh disiko bahkan tahun kapatang ano rugi jutaan 
dollar. Kini penyelenggara no tapaso manutuik tirai dan mamulangkan panarino ka 
nagari asa no.
Mungkin kito bisa mamasarkan keunggulan kompetitif kito di bidang pariwisata 
nan berdasarakan Syarak mangato adaik mamakai.

wassalam

Junaidi (40) kandang singo

----- Original Message ----
From: Alwi Dahlan <[EMAIL PROTECTED] net.id>
To: SaudagarMinang@ yahoogroups. com; Herman Jambak <hrm_jambak81@ yahoo.com>
Sent: Monday, January 29, 2007 5:18:13 PM
Subject: Re: [SaudagarMinang] Slogan Wisata Sumbar: Bagaimana supaya jangan 
tinggal slogan

Turisme eksklusif visit Minang?

Bicara turism, kita sering lupa bahwa segmen konsumennya beranekaragam, banyak 
sekali.Yang biasa masuk koran dan teve adalah pariwisata massal dengan konsumen 
menengah bawah. Mereka itulah yang datang mencari 3S= sun, surf, sex.Tetapi 
turism massal ini adalah kelas ekonomi.

Segmen2 yang lain banyak macamnya. Mereka juga datang uintuk bersenang-senang, 
tetapi kesenangannya berbeda. Misalnya wisata kehutanan, yang senang jalan 
keluar masuk rimba sambil menikmati alam yang tidak ada di tanah air mereka. 
Atau turisme budaya yang justeru mau tahu tentang adat-istiadat, turisme 
berburu (bukan berburu ala Barat tetapi misalnya berburu babi hutan dengan 
membawa anjing berramai-ramai) , memancing, berselancar, arung jeram, dsb. 

Turis yang non-massal ini justru bersedia membayar jauh lebih mahal. Mereka 
datang untuk melepaskan diri dari kungkungan kehidupan yang rutin, mencari 
kesenangan lain. Mereka yang sudah bosan di apartemen lebih suka tidur di rumah 
dengan arsitektur dan cara hidup yang berbeda misalnya di rumah bagonjong, 
pergi mandi ke tepian sungai, menikmati musik yang bukan Barat, makan yang 
bukan steak, pagi-pagi mampir minum bukan di Starbuck tetapi di lapau 
menyeruput kopi daun dari cangkir tempurung sambil makan godok pisang; dan 
malam2 menikmati randai dan saluang-- hal-hal yang mudah ditawarkan oleh 
desa-desa kita. Di Hawaii dan kepulauan Pasifik, ada paket-paket wisata 
pernikahan bagi pasangan muda Jepang, yang datang ke sana, nikah dengan upacara 
adat, direkam dalam video untuk kenang-kenangan mereka spanjang masa. Di Solo 
setiap tahun ada turis Jepang yang datang untuk memperingati hari ulang tahun 
Gesang, sambil belajar makin keroncong.

Tetapi memang turisme seperti itu memerlukan organisasi yang matang, packaging 
yang demikian rupa sehingga sang turis mempunyai program yang lengkap, 
istimewa, dan kreatip. Mungkin organisasi turis (Dinas Pariwisata?) Sumatera 
Barat perlu mengembangkan turisme Minang nan Rancak jo Asyik Bana, memanfaatkan 
rumah-rumah bagonjong yang ditinggal urang awak yang memenuhi rantau urang. Apa 
mungkin? Modal ketertarikan kan sudah ada: bukankah rumah makin Minang yang 
tersebar di mana-mana telah merupakan "a must" bagi orang-orang asing yang ke 
Indonesia? 

Salam, Alwi Dahlan

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Expecting? Get great news right away with email Auto-Check. 
Try the Yahoo! Mail Beta.
http://advision. webevents. yahoo.com/ mailbeta/ newmail_tools. html 

[Non-text portions of this message have been removed]


__._,_.___ 
Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic 
Messages | Links | Database | Polls | Members | Calendar 
===========================================================================
Sanak nan samo mancinto ranah Minangkabau, nan samo marindukan Minangkabau 
bangkik manjadi jaya baliak. Marilah awak susun tanago basamo, awak sinergikan 
daya dan kemampuan nan awak miliki. Ado ciek nan paralu awak kana: urang awak 
nan bisa, iyo samo bakarajo, tapi indak bisa bakarajo samo. Bisa ndak awak ubah 
fenomena ko? Awak pasti bisa. Mari sinsiangkan langan baju.

Rang Dapua Milis Grup GM
=========================================================================== 
 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe Recent Activity
 2New Members
Visit Your Group 
Give Back
Yahoo! for Good
Get inspired
by a good cause.
Y! Toolbar
Get it Free!
easy 1-click access
to your groups.
Yahoo! Groups
Start a group
in 3 easy steps.
Connect with others.. 
__,_._,___

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment, tidak dianjurkan.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke