Assalamualaikum W. W. Pertama sekali ambo minta maaf karano baru pertama kali ko ambo mancubo mancogok di Palanta ko, namun sebelumnyo ambo lah memperkenalkan diri ambo dan menyatakan terima kasih atas perkenannyo manarimo ambo sebagai anggota palanta ko. Menarik sekali diskusi mengenai pengembangan pariwisata di Sumatera Barat, karena memang dari beberapa tahun yang lalu ambo sudah beberapa kali mengusulkan kepada Pemda Sumbar agar memprioritaskan pembangunan ekonomi Sumbar melalui keparawisataan, hal ini ambo usulkan dengan pertimbangan bahwa kalau melalui sektor pertanian wilayah kita yg sebagian besar terdiri dari kawasan bukit barisan sangat sulit untuk dikembangkan, kalau dari sektor pertambangan kita tidak punya sumber daya alam yang secara ekonomis layak untuk dikembangkan. Kalau untuk Industri dan perdagangan, posisi geografis kita kurang mendukung. Namun untuk keelokan dan keindahan alam serta unik nya budaya kita kiranya mempunyai nilai jual yang sangat tinggi. Alhamdulillah saat ini Pemerintah Daerah sudah memprioritaskan pengembangan sektor keparawisataan di Sumbar. Sebagai anak nagari, baik yang di rantau maupun yang dikampuang, kita semua telah merasa terhimbau untuk ikut membantu program pemerintah daerah dalam mengembangkan parawisata ini, hal ini telah dibuktikan oleh Bapak Chaidir Latief, Bapak Yulnofrin, Bapak Kurnia dan yang lain-lainnya dengan gerakan-gerakan beliau melalui MPKAS yang hasilnya sudah sama-sama kita lihat, dimana Pemerintah Daerah telah menetapkan Program Kereta Api wisata menjadi salah satu program Utama mereka. Apresiasi yang sangat tinggi saya sampaikan kepada rekan-rekan di MPKAS atas keberhasilan beliau-beliau ini menggelitik Pemerintah Daerah . Melihat semangat dan keseriusan beliau-beliau yang di MPKAS ini, maka Pemda Sumbar mengundang agar Masyarakat Peduli ini lebih di perluas lagi menjadi Masyarakat Peduli Parawisata Sumatera Barat, Pertimbangan Pemda adalah, karena pekerjaan Pengembangan Parawisata ini adalah pekerjaan besar, tidak hanya penyediaan infrastrukturnya saja, tapi yang paling utama adalah bagaimana membuat masyarakat Sumatera Barat ini "Welcome" dengan program Pemerintah ini. Dari tulisan-tulisan Dunsanak di palanta ini, banyak sekali komentar-komentar mengenai kebersihan toilet umum, pareman-pareman di airport dan di terminal, kurenah supir taksi, pelayanan hotel dan restoran, dan lain-lainya yang semuanya ini merupakan kunci keberhasilan parawisata, kondisi seperti ini memperlihatkan bahwa masyarakat kita belum bisa kita harapkan untuk bisa "welcome" dengan program pemerintah ini. Melalui Masyarakat Peduli Parawisata Sumbar ini ( dimana note bene semua anggotanya nanti adalah dari semua unsur masyarakat) diharapkan dapat membantu Pemda dalam menciptakan masyarakat yang "Welcome" dengan Parawisata ini. Saya yakin Pemda tidak akan berharap banyak kepada MAPPAS untuk menjual Parawisata SUMBAR , namun dengan kekuatan-kekuatan yang dimiliki oleh anggota-anggota dan Pengurus MAPPAS diharapkan dapat menciptakan suasana cinta parawisata bagi masyarakat Sumatera Barat. Himbauan Pemda agar diadakan Pulang Basamo sedunia, salah satu tujuannya adalah dalam rangka membangunkan anak nagari bahwa betapa pentingnya parawisata ini dalam membangun ekonomi Sumatera Barat, Dengan gema Pulang Basamo Sedunia, dengan Kekuatan dan pengaruh yang dimiliki urang rantau, diharapkan bisa menyampaikan pesan Pemda kepada masyarakat. Dengan sedikit tulisan saya diatas, mudah-mudahan dapat dijadikan sebagai sedikit bahan referensi bagi dunsanak-dunsanak kasadonyo dalam mendiskusikan keberadaan MPKAS dan MAPPAS. Wassalam Azmin Aulia (ambo bukan pegawai Pemda, ambo swasta yang bertempat tinggal di Jakarta)
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008. ----------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ============================================================ UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Email dengan attachment, tidak dianjurkan. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >500KB. 2. Email dikirim untuk banyak penerima. -------------------------------------------------------------- * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di: http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2 dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas. ============================================================

