dutamardin umar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: ---------- Forwarded
message ----------
From: Uni Adek <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Feb 2, 2007 2:52 PM
Subject: [Imsa] Re: Fwd: kehidupan sang elang
To: [EMAIL PROTECTED]
Assalamu'alaikum wr. wb.
Bang Duta mengirimkan artikel kehidupan sang elang. Artikel dibawah
ini juga berkaitan dengan sang elang. Intinya sama yaitu jangan mudah
menyerah dengan tantangan hidup yang kita hadapi.
Mengapa Elang Terbang dan Kalkun Mengepakkan Sayap
Kamis, 25-01-2007 15:06:49 oleh: Hendry Risjawan
Kanal: Opini
Konon di satu saat yang telah lama berlalu, Elang dan Kalkun adalah
burung yang menjadi teman yang baik. Dimanapun mereka berada, kedua
teman selalu pergi bersama-sama. Tidak aneh bagi manusia untuk melihat
Elang dan Kalkun terbang bersebelahan melintasi udara bebas.
Satu hari ketika mereka terbang, Kalkun berbicara pada Elang : "Mari
kita turun dan mendapatkan sesuatu untuk dimakan. Perut saya sudah
keroncongan nih!".
Elang membalas : "Kedengarannya ide yang bagus".
Jadi kedua burung melayang turun ke bumi, melihat beberapa binatang
lain sedang makan dan memutuskan bergabung dengan mereka. Mereka
mendarat dekat dengan seekor Sapi. Sapi ini tengah sibuk makan jagung,
namun sewaktu memperhatikan bahwa ada Elang dan Kalkun sedang berdiri
dekat dengannya, Sapi berkata : "Selamat datang, silakan cicipi jagung
manis ini".
Ajakan ini membuat kedua burung ini terkejut. Mereka tidak biasa jika
ada binatang lain berbagi soal makanan mereka dengan mudahnya.
Elang bertanya : "Mengapa kamu bersedia membagikan jagung milikmu bagi
kami?". Sapi menjawab : "Oh, kami punya banyak makanan disini. Tuan
Petani memberikan bagi kami apapun yang kami inginkan. Dengan undangan
itu, Elang dan Kalkun menjadi terkejut dan menelan ludah.
Sebelum selesai, Kalkun menanyakan lebih jauh tentang Tuan Petani.
Sapi menjawab : "Yah, dia menumbuhkan sendiri semua makanan kami. Kami
sama sekali tidak perlu bekerja untuk makanan".
Kalkun tambah bingung : "Maksud kamu, Tuan Petani itu memberikan
padamu semua yang ingin kamu makan?".
Sapi menjawab : "Tepat sekali!. Tidak hanya itu, dia juga memberikan
pada kami tempat untuk tinggal."
Elang dan Kalkun menjadi syok berat!. Mereka belum pernah mendengar
hal seperti ini. Mereka selalu harus mencari makanan dan bekerja untuk
mencari naungan.
Ketika datang waktunya untuk meninggalkan tempat itu, Kalkun dan Elang
mulai berdiskusi lagi tentang situasi ini. Kalkun berkata pada Elang :
"Mungkin kita harus tinggal di sini. Kita bisa mendapatkan semua
makanan yang kita inginkan tanpa perlu bekerja. Dan gudang yang disana
cocok dijadikan sarang seperti yang telah pernah bangun. Disamping itu
saya telah lelah bila harus selalu bekerja untuk dapat hidup."
Elang juga goyah dengan pengalaman ini : "Saya tidak tahu tentang
semua ini.Kedengarannya terlalu baik untuk diterima. Saya menemukan
semua ini sulit untuk dipercaya bahwa ada pihak yang mendapat sesuatu
tanpa imbalan. Disamping itu saya lebih suka terbang tinggi. Dan bebas
mengarungi langit luas. Dan bekerja untuk menyediakan makanan dan
tempat bernaung tidaklah terlalu buruk. Pada kenyataannya, saya
menemukan hal itu sebagai tantangan menarik".
Akhirnya, Kalkun memikirkan semuanya dan memutuskan untuk menetap di
mana ada makanan gratis dan juga naungan. Namun Elang memutuskan bahwa
ia amat mencintai kemerdekaannya dibanding menyerahkannya begitu saja.
Ia menikmati tantangan rutin yang membuatnya hidup.
Jadi setelah mengucapkan selamat berpisah untuk teman lamanya Si
Kalkun, Elang menetapkan penerbangan untuk petualangan baru yang ia
tidak ketahui bagaimana kedepannya. Semuanya berjalan baik bagi Si
Kalkun. Dia makan semua yang ia inginkan. Dia tidak pernah bekerja.
Dia bertumbuh menjadi burung gemuk dan malas.
Namun lalu suatu hari dia mendengar istri Tuan Petani menyebutkan
bahwa Hari Raya Thanksgiving akan datang beberapa hari lagi dan
alangkah indahnya jika ada hidangan Kalkun panggang untuk makan malam.
Mendengar hal itu, Si Kalkun memutuskan sudah waktunya untuk minggat
dari pertanian itu dan bergabung kembali dengan teman baiknya, si
Elang.
Namun ketika dia berusaha untuk terbang, dia menemukan bahwa ia telah
tumbuh terlalu gemuk dan malas. Bukannya dapat terbang, dia justru
hanya bisa mengepak-ngepakkan sayapnya.
Akhirnya di Hari Thanksgiving keluarga Tuan Petani duduk bersama
menghadapi panggang daging Kalkun besar yang sedap.
Ketika anda menyerah pada tantangan hidup dalam pencarian keamanan,
anda mungkin sedang menyerahkan kemerdekaan anda.
Selalu ada keju gratis dalam perangkap tikus - Pepatah kuno
Life for Success
Regards,
HENDRY RISJAWAN
Mind Motivator & Trainer
Recent Activity
2
New Members
Visit Your Group
Give Back
Yahoo! for Good
Get inspired
by a good cause.
Y! Toolbar
Get it Free!
easy 1-click access
to your groups.
Yahoo! Groups
Start a group
in 3 easy steps.
Connect with others.
.
__,_._,___
Sukseskan Pulang Basamo 2008
visit: www.west-sumatra.comSukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment, tidak dianjurkan.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================