GORESAN-GORESAN LUKA
Oleh K.Suheimi 
  Satu kisah yang menarik saya dengar dari Radio Classy FM yang di tulis oleh 
Yanti dan di bacakan Adi. Suara Adi yang lembut itu menyentuh dan menggugah. 
Nurani saya tergugah, Rasa tergugah itu pulalah  yang ingin saya tuliskan untuk 
pembaca agar juga ikut tergugah.
  Ceritranya sederhana, dan ceritra seperti ini saya suka, berkisah tentang 
hubungan ayah dan anak. Sebagai seorang ayah tentu saya tergugah. Ingin kisah 
ini juga ingin saya sampaikan pada pembaca saya, selamat membaca
  Jam sudah menunjukkan angka sebelas ketika Herry duduk merebahkan diri di 
ruang tengah , tentu saja istri dan anaknya… Annisa sudah tertidur lelap.

Tapi … pintu kamar anaknya masih terbuka , Herry tertegun saat berdiri di depan 
pintu kamar Annisa. Annisa tertidur di meja belajarnya , ditangan kanannya 
masih memegang pinsil dan sepertinya dia menulis sesuatu di buku tulisnya dan 
ada segelas kopi. 
  Hmmm… tumben anak ini minum kopi"pikir Herry , lalu ia mengangkat tubuh kecil 
itu ketempat tidur. Lalu membereskan meja belajarnya yang berantakan , tapi 
sebelum menutup buku tulisnya… Herry melihat apa yang ditulis Annisa , dan 
tertegun sejenak saat membaca tulisan2nya , karena ternyata semuanya cerita 
tentang dirinya.

Sampai akhirnya ia membaca 3 lembaran terakhir yang sangat menyentuh hati nya . 
Di lembaran pertama Annisa menulis "Hari ini ayah tidak jadi menemaniku ke toko 
buku , mungkin ayah tidak bisa meninggalkan pekerjaannya. Aku mengerti dengan 
kesibukanmu ayah…."

Herry jadi ingat beberapa minggu yang lalu Annisa mengajaknya ke toko buku , 
tapi tidak bisa memenuhi keinginannya. Dan di lembaran terakhir annisa menulis  
"Hari ini dan untuk kesekian kalinya ayah tidak bisa menemaniku , tadi aku 
mengajak ayah ke pasar malam padahal ini kan hari terakhir ada pasar malam di 
komplekku , dan aku udah janji sama pak Mamat kalau aku akan membeli boneka 
yang ditawarkan tadi sore saat pak Mamat lewat depan rumahku , aku katakan pada 
pak Mamat kalau aku akan pergi bersama ayah ke pasar malam dan aku akan membeli 
boneka pak Mamat.

Karena ayah masih belum pulang pasti pak Mamat sudah menjualnya, Pak Mamat 
maafkan Annisa yah… . Besok pagi akan Annisa tunggu di depan
rumah , dan minta maaf pada pak Mamat kalau Annisa tidak bisa pergi ke pasar 
malam. Kali ini Annisa yang akan duluan meminta maaf , biasanya kan pak Mamat 
selalu minta maaf kalau sudah melihatku di depan rumah menanti majalah yang 
kupesan.

Dia selalu bilang "maaf yah neng pak Mamat  terlambat" , padahal menurutku pak 
Mamat nggak terlambat hanya aku yang terlalu cepat menunggunya.”

Tanpa disadari … Tulisan demi tulisan yang dibaca oleh Herry … membuat air 
matanya mengalir , “
  “Annisa anakku sayang … maafkan ayah , ternyata kau punya hati emas. Aku 
memang tidak pernah minta maaf pada Annisa atas janji2 yang tidak pernah 
kupenuhi padanya. Dan aku selalu menganggapnya dia sudah melupakannya begitu 
melihatnya dipagi hari wajahnya begitu cerah , dan selalu tersenyum . Dan 
ternyata kamu masih mengingatnya dalam tulisan2 itu.

” Ah…  entah sudah berapa banyak goresan rasa kecewa yang ada dihatimu , andai 
kau tidak memaafkan ayah. Annisa , ayah akan menunggumu sampai terbangun untuk 
meminta maafmu” Batin herry dengan penuh penyesalan.
  
Classy people , terkadang kita malu atau enggan hanya untuk sekedar mengatakan 
kata "maaf" , dan membiarkannya menjadi goresan2 luka yang membekas di hati. 
Atau mungkin kita sering beranggapan bahwa mereka akan melupakannya setelah 
beberapa hari , kalau seandainya anda juga
pernah melakukan hal yang sama , tidak ada kata terlambat untuk meminta maaf 
pada orang yang pernah anda kecewakan.,
  Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami 
mema'afkan segolongan dari kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan 
mengazab golongan (yang lain) di sebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu 
berbuat dosa. (QS. 9:66)
   

 
---------------------------------
Bored stiff? Loosen up...
Download and play hundreds of games for free on Yahoo! Games.
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment, tidak dianjurkan.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke