FYI
----- Original Message ----- 
From: Zulharbi Salim 
To: [email protected] ; [email protected] ; [EMAIL 
PROTECTED] 
Cc: Ephi Lintau ; [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Friday, February 09, 2007 8:00 PM
Subject: Darah Mengalir di Mesjidil Haram


Renungan Dibawah Ka'bah :



DARAH MENGALIR DI MESJIDIL HARAM

 

Oleh : Zulharbi Salim

 

Berbarengan dengan panggilan "Allahu Akbar" dipengujung tahun 1399 Hijriyah dan 
dipermulaan tahun baru, abad ke XV Hijriyah, ummat Islam di seluruh dunia 
dikejutkan oleh peristiwa berdarah yang sama sekali diluar dugaan dan terjadi 
tiba-tiba.

Mesjidil Haram, tempat suci ummat Islam diserang, dikotori dan dilumuri dengan 
darah oleh sekelompok orang-orang yang tidak bertanggungjawab, dimana umat 
Islam diseluruh dunia dari Barat sampai ke Timur sedang disibukkan dengan 
peringatan masuknya abad baru hijriyah.

Tanpa memikirkan segala akibat, di pagi buta, di saat fajar menyingsing 
menggantikan malam dengan siang, di saat itu pula sekelompok teroris melepaskan 
peluru-peluru hangat kearah orang yang sedang khidmat melaksanakan ibadah 
sembahyang Subuh dan tawaf disekeliling Ka'bah.

Ummat Islam yang tidak berdosa menghembuskan nafasnya yang terakhir di bawah 
lindungan Ka'bah dan suatu kejadian yang perlu mendapat kutukan dari Allah SWT 
kepada manusia-manusia jahiliyah abad ke-XV Hijriyah yang haus akan darah.

Memusuhi Mesjidil Haram, pertempuran di bawah lindungan ka'bah dan di bulan 
Muharam pula, sungguh-sungguh perbuatan yang sangat di "haram"kan yang mesti 
mendapat imbalan yang setimpal sesuai dengan ayat suci Al-Qur'an artinya: ".dan 
janganlah membunuh di Mesjidil Haram sampai ada yang membunuh kamu, jika kamu 
dibunuh, bunuh pulalah mereka. Hal demikian adalah balasan bagi orang-orang 
yang kafif" (Al-Baqarah ayat 191).

 

Musuh Islam
 

Dari seluruh penjuru dunia baik resmi, perorangan, Islam atau bukan 
menyampaikan penyesalan atas peristiwa beradarah yang terjadi di Mesjidil 
Haram, tempat suci ummat Islam dimana terdapat Qiblat ummat Islam, lima kali 
sehari semalam menghadapnya.

Penyerangan terhadap rumah Allah tidak seorangpun akan menduga, karena rumah 
Allah adalah tempat yang paling aman, "siapa yang berada di dalam Mesjidil 
Haram adalah dijamin keamanannya".

Oleh karena itu, pengawal dan penjaga Mesjidil Haram di Mekkah tidak 
diperkenankan memakai senjata, dikhawarirkan terjadi penembakkan. Setiap 
penjaga keamanan hanya diperkenankan memakai rotan untuk mengamankan jemaah 
haji yang berdesak-desak mencium Hajrul Aswad (Batu Hitam). 

Serangan mendadak yang mengejutkan sama sekali tidak disangka oleh Arab Saudi 
ataupun siapa saja.

Sudah berabad-abad lamanya ummat islam melaksanakan ibadahnya dengan tenang dan 
damai, tanpa ada yang mengganggu. Justru disaat situasi politik memuncak di 
Iran, disaat Konperensi Tingkat Tinggi Arab berlangsung di Tunis, disaat 
kemelut hubungan Amerika Serikat dengan Iran berlangsung dan disaat ummat Islam 
menyambut abad ke XV Hijriyah, disitu pula ada sekelompk kecil manusia yang 
menamakan dirinya "Imam Mahdi" yang ditunggu mengadakan aksi terror di Mesjidil 
Haram.

Di depan ribuan sorotan mata, kelompok teroris yang tidak bertanggung-jawab itu 
mengangkut senjata otomatis ke dalam Mesjidil Haram dengan mempergunakan 
berbagai cara, diantaranya dengan pengusung peti mayat yang tidak mencurigakan. 
Biasa terjadi sehabis halat Subuh menyembahyangkan jenazah, tetapi bukan 
jenazah yang dibawa, malah senjata yang mengakibatkan mayat-mayat 
bergelimpangan. Ada pula dengan membawa karung korma dan roti yang didalamnya 
disembunyikan senjata-senjata. Dengan cara demikian mereka berhasil menerobos 
masuk kedalam Mesjid dan mengumumkan diri mereka sebagai "Imam Mahdi" telah 
datang.

Menurut pengumuman resmi pemerintah Arab Saudi, gerakan Syi'ah  dari sekte Imam 
Mahdi, memang telah lama mencurigakan pihak penguasa Arab Saudi, mereka umumnya 
pemuda-pemuda usia (15-23 tahun). Tetapi kecurigaan itu tidak beralasan karena 
mereka juga orang-orang Islam yang baik. Ribuan pelajar Iran sedang menuntut 
pelajaran Islam di Arab Saudi, tetapi kebanyakan bukan dari sekte Syi'ah. Jadi 
dari mana mereka datang? Di-issuekan merka dari Lebanon, Irak dan Syria 
disamping ada dari Kuwait, Yaman Selatan bahkan dari Lybia?

Dari interogasi tahap permulaan ternyata senjata-senjata yang dipergunakan 
adalah made-in Rusia. Pihak Arab Saudi tidak membantah terlibatnya beberapa 
negara diluar Arab Saudi dalam operasi teror itu, disamping kabilah Otaiba yang 
memang sudah anti kepada raja Khalid sejak setengah abad yang lalu.

Penyerangan ini adalah yang kedua dilakukan oleh kelompok Syi'ah terhadap 
Mesjidil Haram dan penyerangan yang kelima dalam sejarah memusuhi Ka'bah. 
Sebelumnya sudah empat kali Ka'bah diserang, dua kali sebelum Islam dan dua 
kali sesudah Islam. Justru kali ini dimana Allah mengharamkan (melarang) 
melakukan pembunuhan di bulan Muharam baik binatang atau burung apalagi manusia.

Semua kita tahu, "Rumah Allah ada yang memeliharanya", sudah banyak bukti 
sejarah menunjukkannya. Di zaman Rasulullah SAW pernah terjadi dua kali Mesjid 
Haram di Mekkah diserang oleh Raja Habsyi (Ethiopia sekarang) dengan pasukan 
gajah yang terkenal, akhirnya Raja Habsyi bernama Abrahah hancur dilempari 
burung-burung yang membawa bara api (abaa-bil).

Seluruh ulama Islam di Arab Saudi bahkan dimana saja mengeluarkan pernyataan 
bahwa kelompok teroris yang menyerang Mesjid Haram tanggal 20 Nopember 1979 
yang lalu adalah kaum "Khawarij", keluar dari Islam dan menjadi musuh Islam. 
Berdasarkan perintah Allah, darah mereka adalah "halal". Keluarlah perintah 
Raja Khalid bin Abdul Azis untuk melakukan serangan balasan terhadap teroris, 
dan mengalirlah darah dibawah lindungan Ka'bah seperti mengalirnya air zamzam, 
sungguh sebuah tragedi yang menyedihkan!

Kepada mereka pemerintah Arab Saudi akan melakukan berlakunya hukum Islam yaitu 
hukum "qishash" bagi setiap teroris setelah melalui proses pemeriksaan, 
pengadilan dan dilakukan di depan umum.

 

Dendam dan pembalasan
 

Dari balik peristiwa Mesjidil Haram terdapat berbagai tafsiran dan analisa. 
Saat ummat Islam sedunia habis melaksanakan rukun Islam kelima, menghadapi 
tahun baru dan abad baru Hijriyah, disaat itu pula datang sebuah cobaan kepada 
ummat Islam, tangan-tangan jahil mengotori Mesjidil Haram.

Dengan mendakwakan diri sebagai "Imam Mahdi" yang di tunggu, mereka mempunyai 
latar belakang dari gerakan yang dicap sebagai teroris yang mengaku sebagai 
mujahid Islam tetapi kenyataannya memusuhi Islam.

Di Beirut ada sekelompok anak-anak muda mengumumkan dirinya "Gerakan Revolusi 
Pembaruan di Semenanjung Arabia" bertanggung jawab atas penyerangan ke Mesjidil 
Haram.

Organisasi ini menurut sinyalemen sementara terdapat di berbagai negara di 
Teluk Arab, yang menyebabkan Raja Khalid  mengadakan pertemuan dengan Pangeran 
Kuwait dan Qatar untuk menganalisa keamanan di seluruh Jazirah Arab.

Pihak Arab Saudi menyatakan, kelompok Anti Raja telah menyerang Masjidil Haram, 
karena dendam sejak 50 tahun lebih adalah kabilah (suku) Muhaimin yang 
bertanggung jawab terhadap serangan itu.

 

Ka'bah diserang yang kelima kali
 

Peristiwa penyerangan yang terjadi hari Selasa subuh (20 Nopember 1979) 
terhadap Mesjidil Haram di Mekkah Al-Mukarramah adalah peristiwa yang kelima 
kalinya terjadi sejak Ka'bah didirikan.

Ka'bah diserang sebelumnya, 2 kali sebelum Islam dan 2 kali sesudah Islam :

1.      Awal serangan terhadap Ka'bah dilakukan oleh Raja Yaman sekitar tahun 
300 Masehi.

2.      Yang kedua, 571 Masehi, pasukan Gajah dari Habsyi (Ethiopia) datang 
menyerang Mekkah dan Ka'bah di bawah pimpinan Abrahah yang akhirnya hancur.

Keduanya tejadi sebelum Islam dan sesudah Islam adalah :

3.      Ketiga, Ka'bah diserang oleh tentara Hujaj Ibnu Yusuf melawan Abullah 
Ibnu Zubair yang berlindung di dalam Mesjidil Haram.

4.      Keempat, ketika Syi'ah Bani Al-Karamitha menyerang Mekkah dan 
menghancurkan Ka'bah. Kejadian ini dipermulaan Kerajaan Abbasiah.

5.      Kelima adalah serangan teroris hari Selasa, 20 Nopember 1979 bertepatan 
dengan akhir abad ke XIV Hijriyah. (Anspek)

 

Cairo, 25 Nopember 1979

 
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke