Siang ini Ibu mengirimkan SMS. Itulah ibu saya sekarang, sudah kenal barang bernama sms. Kata Ibu, baru saja terjadi gempa di kampung kita. Besar sekali goncangannya. Seperti biasa, sejenak setelah mendengar berita gempa, saya akan langusng browsing ke USGS. Mulailah saya browsing. Magnitudo gempa 6.3. Dan ternyata pusat gempa berada di ujung Danau Singkarak arah ke Padang Panjang. Di daerah Batipuh mungkin. Kedalaman 30 km. Termasuk kategori gempa dangkal.
Kampung saya terletak di perbatasan Tanah Datar dan Sijunjung. Secara garis lurus mungkin berjarak sekitar 30 km dari pusat gempa. Cukup dekat. Dan saya pun menelpon Ibu ke HPnya. FYI, telpon kabel belum masuk ke kampung saya. Nafas Ibu masih tersengal-sengal ketika saya telpon. Katanya abis mengabsen murid-murid sekolahnya. Ketika gempa beliau sedang di kelas mengajar. Menggantikan guru yang tidak masuk hari ini. Kata Ibu, ayah dan seluruh keluarga kita - Alhamdulillah-selamat. Rumah belum ketauan kondisinya. Dan saya pun menceritakan apa yang saya baca di internet. Kecil kemungkinan, terjadi tsunami. Jadi dunsanak-dunsanak yang di Padang tenang saja lah. Siang ini saya kembali sibuk dengan urusan kantor. Minggu ini lagi sibuk-sibuknya. Banyak meeting dan deadline. Urusan Quarter tahun lah. Baru sore ini saya bisa melihat internet lagi. Seperti biasa, lihat detik.com. Mencari berita tentang gempa Sumbar. Innalillahi wa Innailaihi Rajiu'un, banyak yang meninggal. Turut berkhidmat untuk mereka semua. Korban banyak berasal dari daerah Solok. Terutama kawasan seputar danau Singkarak. Sumani disebut dengan jelas disitu. Ini adalah daerah yang saya kenal juga. Tiga belas tahun awal kehidupan, saya jalani di daerah ini. Pelosok daerah ini sudah saya jalani, sampai ke jorong-jorongnya. Mulai dari yang berbatasan dengan Koto Sani, Singkarak, Tanjung Garam, Aripan atau pun ke Saningbakar. Bagi yang belum tahu, Sumani terletak di jalan lintas Sumatera ruas Solok - Padang Panjang. Letaknya selepas kota Solok dan sebelum Danau Singkarak. Hari pakannya adalah hari minggu. Disini juga terletak simpang tiga untuk jalur barat danau Singkarak yang nanti akan tembus ke Sumpur-Malalo. Letak simpang ini berada di pasar Sumani. Hari pakannya cukup ramai. Mudah-mudahan warga Sumbar khususnya Sumani bisa tabah menerima semua ini. Alam memang sedang mencari keseimbangan. Dan akan terus begitu sampai nanti. Tak perlu lah menyalahkan siapa-siapa. Cukup kita memikirkan apa yang bisa kita bantu buat saudara yang tertimpa musibah. Setelah dipikirkan, mulailah melaksanakannya. Wassalam, UBGB ============================================================ Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008. ------------------------------------------------------------ Website: http://www.rantaunet.org ============================================================ UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >300KB. 2. Email dikirim untuk banyak penerima. -------------------------------------------------------------- * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config * Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di: http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2 dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas. ============================================================

