Assalamu'alaikum Dunsanak,
Tak tau saya harus mulai dari mana menulis email ini, entah apa yang salah pada
bangsa ini. Pagi pagi sekali 10 menit ketika pesawat garuda meledak saya
mendapatkan telpon dari seorang teman, seketika saya langsung membuka laptop
dan mencari tau apa yang terjadi.
Bebarapa waktu yang lalu saya pernah berdiskusi dimilis ini tentang jatuh dan
hilangnya Adam Air, saya katakan bahwa umur dalam pesawat bukan menjadikan
patokan bahwa pesawat itu layak atau tidak layak terbang, Organisasi yang
diikuti tiap tiap operator juga bukan jaminan.
Yang saya justru menjadi bertambah sedih sepertinya kita semua tidak belajar
dari apa yang terjadi, semua pihak pihak terkait berlomba lomba mencari kambing
hitam. Lion jatuh di solo menyebabkan banyak orang meninggal pemerintah
langsung membekukan ijin baru airlines padahal setahu saya saat itu banyak
airlines baru yang antri mendapatkan ijin.
Namun kemudian apa yang terjadi rentetan malapeta transportasi terjadi silih
berganti. Adam air hilang kemudian diikuti dengan penyoknya badan pesawat Adam
Air membuat pemerintah mengkandangkan 7 pesawat boeing 737 milik adam air. Aneh
kenapa selalu pemerintah mencari kambing hitam tidak menyelesaikan masalah dari
akar permasalahan.
Sekarang kejadian sama garuda, semua opini dimasyakarat berantakan, selama ini
masyakarat selalu dibodohi dengan kata kata (pesawat murah, umur pesawat dan
lainnya)masyarakat tidak diberikan edukasi tentang transportasi ini. Masyarakat
dibuat bagaikan bola pimpong kesana kemari tanpa diberikan arahan.
Ketika operator LCC low cost carrier banyak menghadapi masalah dengan
kejadiannya, semua orang memilih garuda untuk berpergian, pemerintah sebagai
institusi yang paling diharapkan masyarakat tidak melakukan edukasi dan juga
perbaikan dalam pengelolaan management transportasi justru tidak melakukan
apapun.
Akhirnya apa yang dikhawatirkan banyak pelaku bisnis diindustri transportasi
ini terjadi, Garuda dengan nomor penerbangan GA 200 dengan pesawat B737 seri
400 meledak, kandas sudah semua opini masyarakat yang akan diikuti oleh
hilangnya kepercayaan masyarakat dalam bertrasnportasi (sebagai catatan 1997
garuda seri 400 pun pernah hancur dimedan dan menelan korban jiwa seluruh
penumpangnya).
Hal terburuk adalah rentatan kejadian ini akan membuat industri ini kembali
kejaman batu, kejaman dimana industri ini tidak laku dan tidak memiliki nilai
jual, hal ini tentunya akan membawa dampak makro terhadap kondisi ekonomi
bangsa ini dan hal ini akan memicu bola salju yang akan menyebabkan
perekonomian kita kembali terpuruk.
Saya berharap kejadian ini membuat persaingin antar operator lebih sehat dan
membuka mata masyakarat bahwa bertransportasi yang aman tidak hanya dilihat
dari harga yang murah, umur pesawat karena berdasarkan dari confrence
international LCC disingapore beberapa waktu lalu budget airline bukan hanya
terjadi diindonesia tapi sudah lebih dahulu dilakukan didaratan eropa dan trus
berkembang.
Saya juga berharap pemerintah mau untuk menyelesaikan masalah ini dari akar
permasalahan tidak lagi mencari kambing hitam yang justru kembali akan
merugikan masyarakat pengguna. Kepada para operator diharapkan bisa bersaing
lebih sehat.
Salam hormat
Ronal Chandra
---------------------------------
Don't pick lemons.
See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.
============================================================
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >300KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================