to: mbak Fera dan mbak Yola,
aku mau sharing aja nih ya.
Tristan, anakku, 2 tahun 8 bulan, berat lahirnya 4,1 kg (sukses banget kan hamilnya? aku cuma naik 10kg lho). tapi habis itu, tiap bulan naiknya timbang pas doang, apalagi anaknya lumayan tinggi, jadi meskipun sekarang sudah "pas" dengan standard anak lelaki pada umumnya (14kg) tapi krn tingginya 5cm lbh tinggi dari standardnya, maka dia kelihatan tetap kurus. Tapi aku malah senang, berarti semua makanan yang dia makan, larinya ke tulang, otak dan pertumbuhannya kan..dan bukan sekedar jadi lemak aja..Kebetulan tristan punya banyak alergi (bentol2, dan batuk pilek kalau terpapar alergennya), makanya sejak bayi, saya jaga betul makanannya, mungkin aku termasuk ibu yang parno ya..tapi gak papalah, sekarang aku sedang menikmati hasilnya nih, DSAnya (ngomong2 DSA singkatan dari apa ya?--aku berasumsi dokter anak?) bilang Tristan cukup BB dan TB dan pintar pula..kalau mau
senang kayak aku juga, ini kiatnya nih..sharing aja loh ini....
1. Biasakan anak untuk makan pada saat waktu makan datang. Meskipun kemudian dia menolak makanannya, setidaknya dia tau itu waktunya makan. Jangan lupa cari alternatif makanan lain kalau menu yang sudah disiapkan susah payah ditolak mentah mentah oleh si kecil ya mom.
2. kalaupun harus ngemil, pilih makanan yang baik saja (wortel yang sudah dikupas dan direbus misalnya, bisa juga pisang, apel dan pepaya). Kue? boleh juga, tapi biasanya sih aku pilih yang low kalori tapi tinggi gizi, misalnya biskuit mari, biskuit yang terbuat dari tepung beras, kue yang mengandung keju. Cereal tanpa susu. Kalau kue yang terlalu manis itu gak bisa bikin dia pintar mom, cuma bikin dia hiperaktif aja, karena kalori yang super tinggi. Iklannya bilang sih banyak gizi dan vitaminnya, tapi, lihat lagi deh ingredient di kemasannya mom, kadarnya kecil banget..dibandingkan dengan gulanya..
3. Beri jarak antara
waktu kasih snack, mimi susu dan makan. Kalau aku sih patokannya tiap 2 jam. Kan perut baby kita masih kecil mom, jadi memang kalo abis makan biskuit, misalnya, dia pasti gak mau makan bubur lagi, kan masih kenyang.
3. hindari ini nih: coklat, permen, es (kalau perlu perkenalkan benda2 ini setelat mungkin deh, krn selain bikin hiperaktif juga ngerusak gigi kan..). Snack yang asin sekali, manis sekali (maaf ya mom, gak bisa nyebut merek nih) atau yang mengandung MSG (aku percaya, sebelum beli kue di toko mom pasti lihat2 dulu ingredient dan kadaluwarsanya kan?). Gorengan jangan ya mom..apalagi junk food, ini high kalori aja, gak high nutrisi (yang ada anak kita jadi kegemukan, sakit jantung atau kolesterol tinggi hiii sereem kan).
4. Kalau bisa bikin, JANGAN beli. Misal: Jely, yang di supermarket itu rasanya enak kan Mom, anak2 biasanya suka. Tapi ada pengawet gak? gulanya kebanyakan gak? gula asli gak? bikinnya bersih gak? Mending bikin sendiri
deh mom, apalagi sebagai ibu yang culas (baca : cerdik) kita bisa "menyelundupkan" banyak makanan bermanfaat kalo kita bikin sendiri. Misalnya, jelly ditambah susu (kalo dia susah mimi susu), jelly tambah melon, jeruk mandarin atau kiwi (aduh..besok bikin ah..). Martabak telur (setidaknya kita tau minyak gorengnya berapa banyak)..Panekuk (yang butuh resep tinggal bilang aja)..dijamin anak2 suka. Pisang goreng misalnya, bisa kita selundupin susu vanillanya si kecil dan parutan keju. Telor dadar? kita selundupkan bayam dan jamur. Wah..dalam hal ini, mom akan lebih kreatif daripada staf creative iklan di kantorku deh hehehe..
5. kalau sudah agak besar (seumuran tristan) kita beri dia kebebasan terbatas untuk memilih menunya sendiri. Tentunya kita udah siapin dulu sebelumnya. Misalnya nih, untuk sarapan aku akan tanya: tristan mau sarapan telur (plus selundupannya) atau oatmeal pake susu hangat? Bisa juga: Tristan mau sarapan roti pake selai stroberi atau
cereal pake susu dingin? Yah..seperti itu juga buat makan siang dan malemnya. It works buat Tristan yang pemilih loh mom..anak sekarang kan punya harga diri. dengan diberi kebebasan (terbatas) untuk memilih sendiri, dia akan belajar bertanggung jawab untuk menghabiskan makanannya (nah..sekalian ngajarin si kecil kan mom). Malah sekarang, saya membiarkan tristan milih baju yang mau dia pake sendiri. Pas umur 2 tahun kemarin dia bilang kalau sudah besar dia ingin jadi ayam lho mom! Well..saya harus menghormati pilihannya kan..hihi..kok jadi curhat.
5. sabar ya mom, aku butuh 2 tahun 8 bulan untuk mengerti kesukaan anakku, apa yang dia mau, apa yang dia suka. Jadi, take your time ya mom, you got your whole life to get to know your child...
Moga2 bermanfaat ya Mom...untuk si kecil, apapun akan kita lakukan bukan?
Yola Damayanti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Mba Fera,
kayanya kita sama dech ankku juga, Rara 9bln BBnya ngga naik2 aku
sampe stress mba karena dia itu makannya susah banget doyannya ngemil
makanan pokoknya sendiri udah bolak balik aku variasiin tapi tetep
BBnya 6,5Kg kecil mungil banget kan. aku udah bawa dia ke DSA tapi
DSAnya bilang ngga ada yang harus dikutirkan karena anakku ityu memang
super lincah banget. Kalo untuk kasus thania mungkin ada kelainan
enzym, kaya keponakanku juga gitu makan banyak PUPnya juga banyak coba
dech di cek Fesesnya sama DSAnya. mudah2an bantu ya tapi bagi moms
yang punya saran buat
naikin BB buat anak yang susah makan aku tunggu ya.
Thanks
Ibunya Rara
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
__._,_.___
===================================================================
Telah terbit Agustus 2006, Parents Guide special edition: PRESCHOOLER. Membahas problem seputar tumbuh kembang anak usia prasekolah. Dapatkan segera di toko buku terkemuka di kota Anda"
===================================================================
Segera bergabung menjadi pelanggan majalah PARENTS GUIDE! Majalah bulanan yang menyajikan informasi Parenting Terlengkap dan Panduan Tumbuh Kembang Buah Hati Anda. Setiap Pelanggan Baru, PASTI DAPAT HADIAH LANGSUNG! Langganan setahun hanya Rp 240.000 (diskon 20%) dan langganan dua tahun Rp 450.000,- (diskon 25%). Luar Jakarta ongkos kirim Rp 5000/eks (P Jawa) dan Rp 7000/eks (luar P Jawa).
Informasi langganan Hub. Emma (021) 527 7302, 5256792, 70408785
atau email: [EMAIL PROTECTED]
====================================================================
SPONSORED LINKS
__,_._,___