Dear All,

Ada artikel menarik di blog Luluk Lely Soraya, seorang aktivis 
laktasi ( http://lsoraya.multiply.com/journal) mengenai masalah 
menyapih bayi. Ia menyarankan pentingnya menyapih dengan rasa cinta 
seperti saya kutip dalam tulisannya:

"Jangan sampai anak merasa bahwa dg manyapih sang ibu membencinya, 
dsb. Pemberian jamu pahit, memaksa anak utk tidak menyusu pada 
ibunya, dsbnya dapat merusak bonding atau ikatan batin yg terbentuk 
sejauh ini dalam proses menyusui. Karena ikatan indah tsb ternodai 
akibat proses menyapih secara mendadak tadi."

Salam,


papayasmin

---------------------------------------------------

MENYAPIH DENGAN CINTA (WEANING WITH LOVE)
 
Ditulis bebas & dirangkum dari berbagai sumber (Lalecheleague, WHO, 
breastfeeding.com) oleh Luluk Lely Soraya Ichwan
 

Menyapih

Sering jadi pertanyaan banyak orang tua "Kapan sih usia yang tepat 
untuk menyapih anak dari masa menyusu pada ibunya ?" Kemudian 
bagaimana cara menyapih yg terbaik ? Sebetulnya apa sih yang dimaksud 
dg kata "menyapih" itu sendiri ?

Menyapih adalah suatu proses berhentinya masa menyusui secara 
berangsur-angsur atau sekaligus. Proses tsb dapat disebabkan oleh 
berhentinya sang anak dari menyusu pada ibunya. Atau bisa juga 
berhentinya sang ibu untuk menyusui anaknya. 
Atau bisa juga keduanya. Jadi bisa dg berbagai alasan.
Masa menyapih ini merupakan pengalaman emosional bagi sang ibu, anak 
juga sang ayah. Karena 3 pihak tadi (Ibu-Ayah-Anak) merupakan ikatan 
kesatuan yg gak boleh dilupakan. Kenapa ayah juga terlibat ? Karena 
ayah juga berperan dan memberikan pengaruh tersendiri dalam proses 
menyusui.
 
Kapan anak harus disapih 

Banyak yg bertanya juga kapan sebaiknya anak disapih dari ibunya, 
atau kapan waktu yang tepat untuk menyapih. 

Sebetulnya tidak ada ketentuan khusus atau batasan khusus kapan anak 
harus disapih. 

Jadi tidak ada aturan bahwa pada umur sekian anak harus disapih dari 
ibunya. Menurut WHO, masa pemberian ASI diberikan secara eksklusif 6 
bulan pertama, kemudian dianjurkan tetap diberikan setelah 6 bulan 
berdampingan dg makanan tambahan hingga umur 2 th atau LEBIH. Jadi 
tidak ada batasan di umur berapa. Ini artinya tidak ada aturan bahwa 
pas pada umur 2 th anak harus disapih dari ibunya. 
Banyak orang tua menyapih anaknya pada umur 1 th-2th, ada juga yg 
umur 3 tahun anaknya baru disapih bahkan ada juga yg umur 4 th.

ASI > 1th tidak bergizi ?

Sampai kapan proses / masa menyusui dapat dilanjutkan ? 
Jawabannya : Selama ketiga pihak (ibu-anak-ayah) masih menginginkan. 
Itu artinya jika sang ibu / sang anak / sang ayah sudah tidak 
menginginkan, maka proses menyapih dapat dilakukan. 
Misalnya, sang ibu punya deadine (batas waktu) tersendiri bahwa pada 
umur sekian si anak harus disapih tetapi sang ibu masih enjoy & sang 
anak juga masih menginginkan, maka tidak perlu disapih. Intinya, 
pilih timing yg paling nyaman untuk semua pihak.
 
ASI > 1 th jelek dan tidak bergizi ?!
Sering ada anggapan bahwa ASI itu sudah jelek kalo anak sudah berusia 
1 th ke atas ? Nah apalagi jika anak berusia 2 th, betulkah ini?
Opini bahwa ASI itu jelek > 1 th ternyata sama sekali tidak benar.

ASI tetap kaya akan nutrisi. Menurut penelitian Dewey KG dalam 
artikel "Nutrition, Growth, and Complementary Feeding of the 
Breastfed Infant". Pediatric Clinics of North American. February 
2001;48(1)), bahwa ASI > 1 th kaya akan nutrisi :
"In the second year (12-23 months), ASI mengandung : 
•       43% of protein requirements; 
•       36% of calcium requirements; 
•       75% of vitamin A requirements; 
•       60% of vitamin C requirements".

Ini belum termasuk zat anti infeksi/anti kuman yg tetap dan selalu 
ada dalam ASI yg manfaatnya sangat luarbiasa untuk melindungi bayi 
dari berbagai penyakit. Jadi tidak pernah ada istilah ASI jelek. 
Kandungan gizi ASI itu sangat fleksibel sesuai kebutuhan sang anak.
Komposisinya tidak pernah sama dan selalu berubah bahkan tiap menit. 
Ini berbeda sama sekali dg kandungan susu formula yg itu-itu saja.

Sampai saat ini banyak anggapan bahwa jika anak disusui terus 
nantinya anak susah disapihnya. Atau banyak juga yg menganggap anak 
akan jadi tidak mandiri. Benarkah hal ini ? Hingga saat ini tidak 
ada / belum ada penelitian khusus yg membuktikan bahwa ada hubungan 
antara usia anak disapih dg kemandirian anak. Kenyataan yang ada 
sering sekali orang merancukan / mencampuradukkan kedekatan orang tua 
dg si anak,dengan manja atau kurang mandiri. Apakah kedekatan dengan 
orang tua sama dengan manja? Belum tentu kan ? Bukankah secara 
psikologis pada usia tsb anak justru memang membutuhkan kedekatan yg 
bagus dg orangtuanya. Sementara itu banyak sekali anak yang disapih 
di usia >1 atau 2 th tetap menjadi anak yang mandiri. Jadi kembalikan 
lagi ke definisi mandiri itu bagaimana.

Cara terbaik menyapih anak


Cara menyapih yg baik & tepat.
 
Tidak ada cara khusus dalam menyapih. 
Beberapa ahli laktasi memberikan tips-tips agar proses menyapih 
berjalan dg baik :
 
1.      Lakukan proses menyapih secara perlahan.
        Mis. Mengurangi secara bertahap frekuensi menyusu. Biasanya 4 
x sehari maka   secara perlahan diubah 3 x sehari terus hingga 
akhirnya berhenti. 
 
      2.  Alihkan perhatian anak / sibukkan anak dg hal lain.
        Bisa dg membacakan buku ke      anak, bermain, bernyanyi, 
dsb. Hingga anak        melupakan saat menyusu.
 
3.      Kunci utama : Bina komunikasi yang baik dg anak.
        Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan 
memiliki kemampuan utk  mengerti kata2 dari orang di lingkungannya. 
 
4.      Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang 
sedih, kesal, marah.

5.      Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain spt empeng, 
botol susu, bantal, dsb.
        Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sbg figur yang 
melengkapi sang ibu.    Sekali lagi bina komunikasi yg baik dg anak.
 
6.      Hindari menyapih secara mendadak/langsung. 
7.      Terakhir, KOMUNIKASI, komunikasi dan komunikasi. 
Ajaklah anak berkomunikasi dan berdiskusi. Jelaskan dg baik alasan 
dan langkah menyapih yg akan dilakukan.

Apalagi tanpa komunikasi apapun dg si anak. Ini dapat menyakitkan 
hati sang anak. Jangan sampai anak merasa bahwa dg manyapih sang ibu 
membencinya, dsb. Pemberian jamu pahit, memaksa anak utk tidak 
menyusu pada ibunya, dsbnya dapat merusak bonding atau ikatan batin 
yg terbentuk sejauh ini dalam proses menyusui. Amat sangat 
disayangkan jika hal ini terjadi. Karena ikatan indah tsb ternodai 
akibat proses menyapih secara mendadak tadi.

Jika proses penyapihan dilakukan dg baik, maka anak2 kita akan tumbuh 
menjadi anak yg cerdas, sehat dan berakhlak baik.  Karena sang ibu 
mendidiknya melalui masa menyusui dan masa menyapih dg cinta. 
 
(Luluk Lely Soraya I adalah seorang ibu dari seorang putri, pemerhati 
masalah ASI & kesehatan keluarga, Lactivist, dan narasumber rubrik 
OASE di RAS FM 95.5 tiap sabtu pkl 9-10 pagi).

Sumber artikel :
•          WHO. 2004. "Infant Feeding in emergencies : A guide for 
mothers" (www.who.int) 
•          Kelly Bonyata, BS, IBCLC "Extended Breastfeeding Fact 
Sheet" (http://www.kellymom.com/bf/bfextended/ebf-benefits.html)
•          Jack Newman, MD, FRCPC. "Breastfeed a Toddler—Why on 
Earth? " (http://www.kellymom.com/newman/bf_toddler_01-03.html)
•          Lalecheleague International, "What are the benefits of 
breastfeeding my toddler?" 
(http://www.lalecheleague.org/FAQ/advantagetoddler.html)





===================================================================
Telah terbit Agustus 2006, Parents Guide special edition: PRESCHOOLER. Membahas 
problem seputar tumbuh kembang anak usia prasekolah. Dapatkan segera di toko 
buku terkemuka di kota Anda"
===================================================================

Segera bergabung menjadi pelanggan majalah PARENTS GUIDE! Majalah bulanan yang 
menyajikan informasi Parenting Terlengkap dan Panduan Tumbuh Kembang Buah Hati 
Anda. Setiap Pelanggan Baru, PASTI DAPAT HADIAH LANGSUNG! Langganan setahun 
hanya Rp 240.000 (diskon 20%) dan langganan dua tahun Rp 450.000,- (diskon 
25%). Luar Jakarta ongkos kirim Rp 5000/eks (P Jawa) dan Rp 7000/eks (luar P 
Jawa). 

Informasi langganan Hub. Emma (021) 527 7302, 5256792, 70408785
atau email: [EMAIL PROTECTED]

==================================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/parentsguide/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/parentsguide/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke