Dear Yenny,
   
  Biasanya aku kasih sesudah breakfast... dengan perhitungan kasian kalo belum 
ada isinya sudah dikasih mcm2... but it works kok...
   
  

Yenny Mariawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
              ----- Original Message -----   From: Anastasia Mirna 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, November 02, 2006 2:25 AM
  Subject: [parentsguide] Resep ampuh buat anak yang susah makan
   
    Hello semuanya, 
   
  Selamat hari raya lebaran yah.... 
  Aku mami dari Russell (1 thn 5 bulan) aku punya pengalaman tentang anakku 
yang susah makan, sudah macam2 cara ku coba dari nonton VCD, jamu2an, pijit2, 
vitamin, dan berulang kali ke dokter... tapi ga efek apa2 tuh...
  Akhirnya saya tahu dari seorg shin she akupuntur yang juga seorang dokter 
(jadi aku lumayan yakin kalo ga asal2an) kalo resep anak kecil mau makan cuma 
diberi cuka hitam 1x sehari kurang lebih 1/2 sendok teh tiap pagi.
  Cuka hitam bisa dibeli di pasar2/supermarket, biasanya dipakai pada chinesse 
food untuk memasak/menikmati sup.
  Karena putus asa kucoba saja meskipun rada2 takut sih, ternyata berhasil 
!!!!! 
  Dan benar kata shin she itu bahwa tidak ada efek samping karena anakku tetap 
sehat.
  Sekarang kebiasaan makan anakku lumayan membaik jadi cuka hitamnya tidak 
kukasih setiap hari, kasian sih.. kan asem...
  Semoga resepku ini berguna buat anak2 lain yang bikin pusing maminya gara2 
menolak makan... 

  regards,
  MAMI RUSSELL

  From: Bundanya Harel
    hai mami russel,
   
  dikasih cukanya sebelum atau sesudah makan pagi ya?
  Harel, anak aku kadang-kadang aja sih susah makan, kalau masakan yang aku 
buat ,dia gak terlalu suka baru deh dia agak susah makan. 
   
  makasih ya...
  Bundanya Harel Pitna
   
  From: chandra wati
  kira2 bisa bikin maag ga mbak ?

  From: Sami Hayuningtiyas
  dear mami Russell,

apakah cuka item itu sama dengan ang ciu?bagaimana cara memberikannya?tq

salam,
ibunya Azkiya

  From: Anastasia Mirna
    Dear all,
  Cuka hitam tuh tdk sama kayak ang ciu, ang ciu tuh arak untuk memasak....
  Beli aja di pasar tempat yg jual2 kecap.... pasti ada!
  Kasihnya sebelum makan pagi, saran shin shenya sih setiap hari gak apa2 tapi 
aku gak tega.... mula2 sih tak kasih tiap hari selama seminggu tapi abis 
anakkku lumayan makannya aku kurangi 2 hari sekali...
  1/2 sendok teh aja kasihnya, sampai hari ini sudah 2 bulanan aku pakai resep 
itu, kayaknya sih maagnya fine2 aja sih...
  Cuka hitam tuh fermentasi, bukan kayak cuka biasa yg kimia, jadi mungkin tdk 
merusak lambung...
  Kalau udah di coba tolong kasih tahu hasilnya yah....
   
  regards,
  mami russell
   
  From: alyamom
  Dear Mami Russel & Moms semua,

di web http://BeingMoM.org, dalam posting bulletin ke 13 tentang 
Pertumbuhan Anak, ada beberapa tips agar anak mau makan, aku 
kutipkan di sini, ya, semoga bermanfaat.

Strategi Menghindari Pertengkaran Soal Makan

Anda tidak dapat memaksa anak memakan apa yang dihidangkan di 
hadapannya. Semakin ia merasa tertekan, semakin kecil kemungkinan ia 
akan mau makan. Solusi terbaik untuk masalah ini, dengan 
membiarkannya makan di saat yang ia hendaki.

Pertanyaan untuk Anda jawab sendiri:
1. Apakah saya mengkhawatirkan kenaikan berat badan anak saya? 

Umumnya orangtua khawatir perkembangan anaknya akan terganggu. Jadi 
biasakan menimbang anak secara rutin. Kemungkinan besar 
pertumbuhannya masih dalam batas normal.

2. Apakah saya khawatir masakan saya terbuang sia-sia?

Kurangi waktu dan usaha yang Anda habiskan untuk menyiapkan makanan 
(tanpa mengorbankan kualitas). Ini akan mengurangi kekesalan Anda 
akan kesulitan makan anak. 

3. Apakah saya khawatir akan kemungkinan adanya masalah psikologis? 

Sebagian besar anak yang susah makan akan melepaskan kebiasaan ini 
dengan sendirinya. Jadi, jangan bereaksi berlebihan karena dengan 
begitu Anda hanya akan memicunya untuk melakukan ini terus menerus 
demi menarik perhatian Anda.

FAQ
1. Anak kami membuat kami repot saat memilih makanan, sehingga waktu 
makan sering diakhiri dengan tangisan. Apa yang harus kami lakukan?

Anda perlu memaksa diri untuk menggunakan pendekatan yang santai di 
waktu makan. Ketegangan biasanya mudah menular, sehingga Anda akan 
membuat anak merasa tegang bahkan sebelum melihat makanannya. 
Cobalah menyembunyikan ketegangan Anda, bila tidak situasinya takkan 
berubah. Ajak si Kecil ngobrol santai saat ia makan dan berikan 
contoh yang baik dengan menghabiskan makanan yang ada di piring Anda.

2. Anak kami hanya mau makan makanan ringan dan bukan makanan yang 
seharusnya dimakan. Bagaimana mengatasi masalah ini?

Gunakan kreativitas Anda. Tentukan jenis makanan yang Anda inginkan 
untuk dimakannya dan hidangkan makanan tsb seperti layaknya makanan 
ringan. Misalnya, jika ia tidak pernah mau makan sepotong pizza yang 
diletakkan di piring makannya, cobalah memotongnya menjadi potongan 
kecil dan hidangkan di piring kecil. Memvariasikan cara penghidangan 
seperti ini akan membuat makanan yang sama tampak berbeda dan 
mengubahnya dari makanan formal menjadi makanan ringan yang informal.

Membuat Makanan Tampak Menarik
„X Tekstur. Makanan yang kering atau berminyak akan melekat di 
lidahnya serta bisa membuatnya mual dan muntah.
„X Jumlah. Jangan menumpuk makanan terlalu banyak. Hidangkan makanan 
dengan porsi kecil pada piring besar
„X Panas. Berbeda dengan orang dewasa, anak biasanya menyukai makanan 
yang hangat, tidak panas.
„X Rasa. Anak sudah pasti tidak menyukai makanan yang pedas. Ia lebih 
menyenangi makanan yang terasa agak hambar.

5 Prinsip Praktis
1. Beri anak beberapa pilihan. 
Anak akan lebih tertarik untuk makan apa yang dihidangkan di 
hadapannya jika ia sendiri yang memilihnya. Jika bisa, biarkan ia 
memilih dari beberapa pilihan makanan yang terbatas. Ini akan 
meningkatkan motivasinya untuk makan.

2. Libatkan anak dalam menyiapkan makanan. 
Keterlibatan anak dalam cara ini tergantung usia dan tingkat 
kematangannya. Anak berusia 2 tahun bisa mengambilkan Anda kentang 
yang disimpan dalam lemari, sementara anak berusia 6 tahun bisa 
membantu Anda mengaduk. Temukan beberapa cara untuk melibatkan anak 
dalam menyiapkan makanannya. Semakin ia tertarik secara emosional 
dan fisik pada makanannya, semakin besar kemungkinan ia akan 
memakannya.

3. Berikan porsi kecil. 
Anak mungkin jadi tidak bernapsu dengan jumlah porsi makannya yang 
tampak sangat banyak. Karena itu, cobalah memberikan porsi kecil 
terlebih dahulu dan jika ia menghabiskannya, Anda bisa menambah 
makanannya.

4. Perkenalkan rasa baru secara perlahan. 
Mulailah dengan mencampurkan makanan barunya dengan makanan lain, 
seperti kentang. Perlahan-lahan, tingkatkan jumlah makanan yang Anda 
samarkan dengan cara ini. Jika anak memakan makanan tsb tanpa 
berkomentar, perlihatkan makanan barunya dan berikan dalam porsi 
kecil sebagai pendamping makanan kesukaannya. Jelaskan bahwa rasa 
makanan tsb pasti sudah dikenalnya. Dorong ia untuk mencicipi 
makanan tsb dan berikan ia pujian ketika ia memakannya.

5. Beri dukungan positif secara halus. Jangan berbicara langsung 
mengenai jumah makanan yang ia makan hari itu. Sebaliknya, begitu 
selesai makan, katakan padanya bahwa Anda sangat menikmati waktu 
makan yang santai bersamanya.

Sumber: Mengapa Anakku Begitu? Panduan Praktis Menuju Pola Asuh 
Positif
Penulis: Dr. Richard C Woolfson
Penerbit: Erlangga for Kids

Salam,

Devita/Alya's Mom
http://devitaumardin.com

   





  

         

 
---------------------------------
Sponsored Link

   Don't quit your job  - take classes online and earn your degree in 1 year. 
Start Today

Kirim email ke