Mbak Yulia,
Saya bersimpati dengan masalah yang mbak hadapi. Menurut saya, keluarga itu harus independent, tidak tergantung dan tidak terpengaruh oleh pihak luar termasuk campur tangan mertua. Jika pihak luar memberi masukan, itu hanya masukan dan keluarga itu sendiri yang harus memutuskan. Sebagai orang luar pun harus legowo jika masukannya tidak di ikutin. Kembali ke masalah mbak, jika mbak mengurungkan niat tidak jadi pindah rumah : Apakah mbak bisa menjamin kalo mertua tidak kembali lagi ke sifat semula ? Jika mbak memutuskan untuk pindah rumah, keputusan itu harus keputusan bersama antara mbak dan suami. Jika memang keputusan itu yang diambil, mbak dan suami harus menerima semua resikonya misalnya pada saat anak sakit, atau pada saat tidak ada yang mengasuh anak di rumah. Mengenai penolakan anak terhadap mbak, bisa dimengerti toh hampir sebagian besar waktunya dihabiskan bersama nenek. Tidak jarang juga, ibu bekerja mengalami hal tersebut jika anak diasuh oleh orang lain. Saya yakin, dengan berjalannya waktu, mbak dan suami bisa mengatasi hal itu. Ok deh, semoga dapat membantu.... Salam, Fifi - Ambunya Aliy

