Dear parents, aku bukan Marketing Managernya Ocean Park (OP)lho :D, tapi mau sharing aja pengalamanku ke sana, sebagai bahan perbandingan, agar yg lain bisa objektif :)
Sekedar komen atas poin2 di bawah ini: 1. Kita diharuskan mengisi formulir komitmen deposito yang kita inginkan (misalnya 50 ribu, 100 ribu, 200 ribu, dstnya). Ini untuk kebutuhan sewa locker, handuk, makanan, dan minuman. Setelah itu baru bayar deposito dan tiket di loket. Walaupun sisa dari deposito itu bisa kita ambil setelah selesai, tapi ini jelas membuat kita tidak nyaman. == jumlah deposit kita yg menentukan, aku malah cuma deposit Rp 20.000 waktu itu, kalopun ada sisa pemakaian, toh dikembalikan 3. Sewa locker kita akan mendapat satu koin. Dan anehnya locker itu hanya dapat digunakan 1x buka tutup. Itu artinya kalau kita ada yang ketinggalan dan ingin mandi sementara barang ditinggal di locker, maka kita harus bayar untuk sewa locker lagi. Ditempat lain, kita gak perlu nyewa, dan bebas buka tutup terserah kita. == Atlantis juga menggunakan sistem locker: 1 koin utk 1x buka 1x tutup 4. Perlu ekstra hati-hati bagi anak-anak (usia dibawah 10 tahun) yang menggunakan *perosotan*. Karena di bagian atas pengaturan penjagaannya tidak hati-hati. Jadi walaupun orang tua sudah menjaga dibawah tetap harus bawel kepada penjaganya. Terkadang anak-anak dibiarkan begitu saja, jadi bisa mengakibatkan anak yang baru meluncur bisa tertindih oleh anak yang lain. Saya pikir ini cukup berbahaya. Padahal di setiap kaos penjaga itu tertulis "LifeGuard". Saya gak tahu mereka ngerti gak ya? == beda dg pengalamanku, utk lengkapnya baca sharinganku d bawah 5. Di sini tidak ada sarana berenang untuk orang dewasa. Boleh jadi sekali-sekali kita kan yang dewasa ingin berenang di kolam renang tipe olimpic. Tapi di sini semuanya untuk anak-anak. == ada kok, letaknya di belakang, ada kolam arus, kolam ombak, dan perosotan yg tinggi2, lengkapnya baca sharinganku d bawah 6. Tempat parkirnya juga gak ada tanda-tanda yang jelas. Ketika saya pulang, ada orang yang bingung cari mobilnya. == dari lobby kita memang harus keluar dulu, belok kanan baru ketemu tempat parkir. Ini emang aku sesalkan, pas lagi hujan dan bawa anak jadi susah (saat k sana, mobil tidak bisa masuk persis depan lobby) Oya,di OP ada orang2 yg mengenakan baju renang muslim, ada juga yg pakai bikini, nggak ada tuh yg dtegur. Bedanya dg Atlantis, di sana malah tidak teratur, banyak orang berenang tidak menggunakan pakaian renang, seharusnya kalo mereka risih menggunakan pakaian yg terbuka, sekarang banyak sekali macam2 model pakaian renang yg tertutup, tinggal pilih. Ini sharinganku, yg aku tulis di blogku dan salah 1 milis, setelah aku ke OP. --- In [EMAIL PROTECTED], "alyamom" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dear BM-ers, Di Ocean Park, sebelum membayar tiket masuk, di meja customer sevice, terlebih dulu kita melengkapi 'data', berapa orang yg akan berenang dan berapa uang yg akan kita deposit dalam smart card, karena di area kolam renang,semua transaksi dilakukan dg menggunakan smart card, baik untuk sewa ban, sewa locker, ataupun beli makanan/minuman. Fyi- Sebaiknya deposit pada smart card tidak pas2an,karna kalo sampe kurang, susah untuk bertransaksi di area kolam renang - kalopun dana berlebih, akan dikembalikan sisanya di deposit refund, saat kita keluar. Stelah melengkapi data tsb, baru kita ke loket kasir untuk membayar.Sebelum masuk, dilakukan pemeriksaan, apakah membawa makanan&minuman dari luar - karena tidak diperkenankan. Area bermain untuk anak, lumayan luas&variatif. D bag kanan dari pintu masuk, ada patung terapung berbentuk binatang laut berjajar, menghubungkan 2 sisi kolam. Di atasnya, tergantung jala, jadi anak2 bisa berjalan meniti patung terapung dg berpegangan pada jala. Di sekeliling patung terapung juga ada kerang2 raksasa yg terbuka, di dalamnya ada perosotan yg langsung ada akses ke kolam, dengan tinggi yg bervariasi. Agak ke tengah, ada kolam yg unik sekaligus membahayakan. Kenapa? Ada permainan seperti menara, di mana anak2 harus naik ke atas agar dapat bermain terowongan perosotan di salah satu sisinya. Tak jauh di atas 'ruang tunggu' tempat anak2 bersiap masuk ke terowongan, ada ember raksasa yg menampung air dalam jumlah banyak, setiap 3 menit sekali, ember itu akan membalik menumpahkan air bah. Untungnya selalu ada petugas yg bersiap d sana, setiap kali air bah akan turun, anak2 diingatkan untuk duduk. Limpahan airnya lumayan keras lho, jadi untuk anak yg masih kecil - balita, sebaiknya menghindari bah tsb. Selebihnya, inti permainan anak yg ada, berupa perosotan yg ada dalam 'kemasan' & ketinggian yg berbeda2. Misalnya untuk perosotan yg agak tinggi, 'kemasannya' dibuat seperti benteng puri, mungkin baru bisa digunakan untuk anak >3th. Untuk perosotan yg rendah, dikemas dalam bentuk kapal... Selama bermain perosotan, anak tidak boleh dipangku orangtuanya, jadi mereka harus bermain sendiri. Tapi selalu ada petugas untuk mengatur giliran setiap anak, agar tidak bertabrakan di bawah. Mungkin ini alasannya disediakan bayak sekali perosotan dg berbagai ketinggian, disesuaikan dg tinggi anak. Untuk orang dewasa, kolam renangnya ada di belakang. Ada kolam ombak, juga ada kolam arus. Ada perosotan yg tinggi, juga ada water pipe/terowongan perosotan. Sayangnya kalo d atlantis anak bisa dipangku, di Ocean Park tidak boleh, karena kolamnya cukup dalam buat anak2. Ohya, jangan lupa bawa payung (antisipasi ujan), mobil tidak bisa masuk ke depan lobby, dari area parkir kita harus jalan kaki ke lobby. Info tarif: Ocean Park - BSD HTM: Rp 25.000 (weekdays), Rp 40.000 (weekend) Sewa locker: Rp 5.000 (1x buka, 1x tutup) Sewa ban: Rp 10.000 Jaminan smart card: Rp 15.000 Deposit smart card : tidak dibatasi Untuk kelebihan dana yg tidak habis terpakai pada smart card, juga jaminannya, akan dikembalikan di deposit refund, saat keluar. Parkir: Rp 1.000 saat masuk, selebihnya dihitung sesuai lamanya parkir Ok, slamet berenang dan hv fun ya! Salam, Devita/Alya's Mom http://devitaumardin.com

