Mba, Kalau panasnya tidak pernah turun (stabil di suhu tinggi, bukan turun naik ya) selama lebih dari 72 jam yang pertama dilakukan adalah lakukan test urin rutin untuk menyingkirkan kemungkinan ISK. Jika ternyata positif ada bakteri di urinnya, lakukan tes urin kultur untuk mengetahui jenis bakteri apa yg terkandung dan AB apa yang coock utk membunuh jenis bakteri tsb.
Panas atau demam yang tidak pernah turun ditunggu sampai 72 jam... hal ini bertujuan untuk memberi kesempatan pada tubuh untuk mengatasi sendiri kuman penyebab penyakitnya. Karena demam itu diciptakan bukan tidak ada manfaatnya lho ... Sedikit saya coba simpulkan bedanya demam pada beberapa penyakit. Demam typus : Terjadi pada anak > 5 tahun yang sudah jajan diluar: (bakteri salmonela tiiphy) awalnya demam tidak terlalu tinggi namun semakin lama semakin tinggi terutama malam hari. Demam berlangsung lebih dr 5 hari sakit perut atau ulu hati BAB mencret atau kosntipasi lidah kotor dan tremor (bergetar bila dijulurkan) Demam berdarah: demam berdarah: (virus dengue) gejala panas tinggi (39 derajat )mendadak lebih disertai nyeri ulu hati disertai gejala bintik-bintik mearah atau keuar darah dari tempat lain sperti hiduang, BAB, muntah darah demam turun setelah hari ke 3 atau ke 5, dan setelah demam turun biasanya badan terasa lemas atau anak tampak sangat lesu ISK (Infeksi Saluran Kemih): isk (infeksi saluran kemih): (bakteri macam-macam) demam semakin lama semakin tinggi pada anak yang sudah bisa bicara mengeluh sakit saat pipis pipis bisa bau sekali bisa juga gejala hanya demam tinggi saja nah kalau anak hanya demam saja tanpa batuk pilek dan demam telah berlangsung lebih dari 72 jam, dilakukan pemeriksaan air seni dulu untuk menyingkirkan ISK. KAlau hasilnya negatif baru dilakukan pemeriksaan darah. Lihat umur kalau kurang dari 5 tahun, hampir bisa dipastikan bukan tipus, masih mungkin demam berdarah. selain itu perhatikan juga keadaan anak, apa ada luka dibadannya bisa jadi demam karena ada infeksi dari luka tersebut, kemudian apa timbul ruam-ruam atau gelembung-gelembung seprti cacar biosa jadi demam karena infeksi virus cacar, campak, atau rubela, atau ada kejang yang berlangsung lama atau penurunan kesadaran atau tidak bisa jadi demam karena meningitis yang bisa disebabkan oleh virus maupun bakteri... Yang terpenting, pantau kondisi si anak. Jaga jangan sampai dia dehidrasi. Jika dengan parasetamol blm turun, coba juga dengan berendam di air hangat. Semoga sedikit membantu Salam,

