Dear Mba Lita,
  Thanks atas masukannya.
  Saya juga mendunganya demikian sih, memang malam tidur pakai AC tapi itu 
sudah saya turunkan , krn kalau terlalu turun juga Jeje rewel karena panas 
(susah ya anak jaman sekarang yg maunya serba AC, pedahal dulu saya kecil tidur 
ga pernah kanal AC ) . ditambah lagi udara yg sudah banyak polusi. Sejak Jeje 
masuk sekolah sudah 1 mgg lebih ini kalau pagi hari tidak mendung bangun tidur 
saya jemur sebentar sebelum mandi, tp kalau mendung tidak bisa dijemur .
  Yang saya khawatir krn dia tidak bisa mengeluarkan lendir di tenggorakannya 
itu, krn selain mengganngu , kebanyakan lendir yg tertahan juga tidak baik kan ?
  Terima kasih atas masukannya
  
Lita Mariana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Hanya pagi dan malam?
Mungkin ngga kalau karena 'alergi' dingin?
Ada lendir bukan karena pilek, tapi karena rongga sinusnya memproduksi lebih 
banyak lendir sebagai reaksi terhadap dingin.
Lendir turun ke kerongkongan, jadi merangsang batuk. 

Dulu saya -waktu kuliah di Bandung- punya sinusitis yang tercetus alergi dingin.
Kalau lendir turun ke tenggorokan ya jadinya batuk ngga jelas gitu.
Pas pindah ke Jakarta, jelas panas di sini, alerginya ngga muncul lagi. 

Apakah kalau tidur malam pakai AC?
Kalau ya, bagaimana kalau temperaturnya dinaikkan sedikit supaya tidak terlalu 
dingin.
Dan kalau pagi-pagi, AC dimatikan lalu biarkan sinar hangat matahari masuk 
kamar.
Jeje diajak main sebelum mandi, mungkin?
Berjemur sebentar, kan matahari pagi belum terlalu panas ya.

Biasanya kalau anak saya batuk ngga diberi apa-apa sih selain lebih banyak 
minum, supaya lendir di tenggorokannya 'terbasuh', tidak terlalu kental jadi 
ngga terlalu mengganggu juga. 
In my humble opinion, tidak perlu buru-buru ke spesialis paru.
DSAnya Jeje juga nampaknya tidak melihat ada masalah serius dengan batuknya 
Jeje, ya?

Tes alergi menyakitkan lho, mom.
Orang dewasa saja bisa mengeluh sakit dan ngga nyaman (karena harus disuntik 
beberapa kali dengan alergen berbeda). 
Jadi dicoba-coba saja dulu, menghilangkan semua kemungkinan pencetus alergi 
sambil melihat reaksi Jeje.
Kalau batuknya hilang, berarti mungkin penyebabnya ya yang sudah disingkirkan 
terakhir kali itu.

Semoga membantu. 
Salam,
Lita
http://lita.inirumahku.com

  On 3/12/07, Multi Cipta Indotama Mandiri < [EMAIL PROTECTED]> wrote:          
  
  Dears Moms & Dads,
   
  Ada yg punya pengalaman ngga waktu si kecil batuk? Jeje anakku 2 th, sudah 2 
mgg belakangan ini batuk , tapi seringnya di pagi dan malam, tidak pilek sih 
hanya batuk aja, suara btuknya sepertinya dia mau mengeluarkan dahak tapi tidak 
bisa. Dugaan ku dan Spa nya juga krn alergi, bukan krn batuk flu (krn tidak 
pilek ). Sebenarnya sejak 1 tahun lalu Jeje beberapa kali mengalami batuk 
seperti ini, biasanya saya kasih obat batuk seperti triaminic, lalu pernah juga 
Contumsi, dan terakhir mucopet , semua obat tersebut sudah saya tanyakan juga 
ke Spa nya. biasanya 1-2 mgg batuknya reda dan hilang. Tapi yg terakhir ini kok 
sepertinya agak mengkhawatirkan, krn batuknya ga reda reda pedahal sudah 1 mgg 
saya beri obat mucopet ,batuknya sih sudah 2 mgg lebih, awalnya hanya sesekali 
batuk. waktu saya bawa ke dokter Febuari lalu sekalian vaksin, saya tanyakan ke 
Spa nya, Spa bilang sih batuk karena alergi, kalau hanya sekali sekali batuk 
tidak perlu lah diberi obat.
  Menurut Moms & Dads perlu tidak ya saya bawa ke dokter spesialist paru paru 
atau dokter spesialist alergi anak? ada yg tau dokter spesialist yg bagus / 
pernah punya pengalaman seperti itu ngga ya? Please infonya donk. 
  Thank you
  Mama JeJe
  
  
---------------------------------
  





  

         

 
---------------------------------
It's here! Your new message!
Get new email alerts with the free Yahoo! Toolbar.

Kirim email ke