Hi Mbak Dian

Kebetulan baby-ku juga sempet pake susu formula HA. Waktu itu dia
pakai merek NAN HA atas anjuran dokter SpA-nya. Tapi anakku ga lama
pakai susu itu, soalnya aku bilang ke dokter di keluarga aku ga ada
riwayat alergi terhadap protein susu sapi. Aku takut kalau kelamaan
pakai susu HA, dia akan tidak kuat terhadap protein susu, justru malah
jadi alergi karena tidak terbiasa.

Dokter wkt itu menganjurkan agar aku mencampur susu HA dengan non HA,
takarannya 3-1, 3 sendok untuk susu HA 1 sendok untuk non HA. lama
kelamaan, dosis susu no HA-nya ditambah. Alhamdulillah, sekarang
anakku sudah biasa minum susu formula biasa.

Beda susu HA dengan yang biasa adalah protein susu-nya. Protein susu
itu bisa jadi alergen untuk bayi, terutama kalau ada riwayat keluarga
yang alergi. 

Kalau anak diare atau kembung, justru harus diberikan susu formula Low
Lactose atau Free Lactose. Itu sangat mudah dicerna sehingga diarenya
akan berhenti.

Kalau susu formula diencerkan?? 
Wah jangan, Mbak. Nanti sikecil akan kekurangan gizi, karena yang dia
minum lebih banyak air putih yang tidak ada nutrisinya dibanding susu.

Ok, Mbak. Semoga sukses, ya..
-Asri

--- In [EMAIL PROTECTED], Niken Widyastuti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Hai Dian...
>    
>   Saya juga pake susu formula HA untuk Iqbal. Memang atas anjuran
SpA-nya, soalnya waktu dikasih susu formula biasa (S26 Gold) Iqbal
suka grok2, apalagi kalau malem; ditambah pula ada riwayat alergi
dalam keluarga kami. disaranin ganti yg HA (kebetulan saya pilih
Enfamil HA, soale mahal bener yg lainnya) dan alhamdulillah sampai
sekarang gak terganggu lagi tidur nyenyaknya.
>    
>   susu formula HA itu katanya siy diproses sedemikian rupa sehingga
hypo-alergic. biasanya yg bikin alergi kan protein susunya, kayaknya
siy itu yg diproses sehingga hypo-alergic.
>    
>   alhamdulillah lagi, selama pakai susu HA (udah sekitar 6 bulan)
pup-nya gak ada masalah. memang lebih jarang, jadi cuma 1-2x sehari.
tapi menurut SpA-nya siy memang begitu karena protein susu HA sudah
dibuat supaya mudah terserap tubuh jadi yang dikeluarkan lebih
sedikit. tapi Iqbal gak terlihat kesulitan untuk pup kok (soale tetep
sambil senyum2 dan mainan terus). tapi kan pencernaan tiap orang (anak
apalagi) kan emang beda. mungkin aja karena gak terbiasa dengan susu
formula jadi lebih susah pup.
>    
>   setau saya takaran susu formula itu udah melalui penelitian, jadi
siy takarannya dibuat segitu untuk memenuhi gizi bayi. jadi klo
dikasih kekentelan atau keenceran walhasil jadi malnutrisi. yah, at
least itu yg dikatakan produsen2 susu formula.
>    
>   sebagai tambahan aja, menurut SpA-nya, kalau udah 1 tahun bisa
dicoba untuk switch ke susu formula biasa. klo masih alergi, lanjut
lagi HA-nya sampai 2 tahun. setelah itu biasanya alergi udah jarang
sekali terjadi. gitu deh...
>    
>   hope it can help.
> 
> Siti Sufiati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>               To : Dian
>   
>   1. ada nggak yang punya pengalaman ngasih susu formula yang HA ke 
>     bayinya?
>   
>       Waktu anak saya bayi, atas saran DSA, saya kasih susu formula
HA karena anak saya grok-grok.. Saya memberikan susu tsb sampai anak
saya 1   tahun. Saya berikan sesuai dengan takaran. Rasanya saya tidak
menemukan kelainan yang aneh ya….
>   
> 2. bedanya apa ya sama yang biasa?
>   
>       Mungkin pada proses pembuatnnya, faktor-faktor penyebab alergi
dari susu sapi telah dikurangi. 
>       Pengalaman saya, setelah dan sebelum memakai susu HA, tetep
aja  anak saya grok-grok (mungkin penyebab alerginya bukan dari susu).
Mungkin DSA nya mbak Dian menyarankan pake susu HA untuk
meminimalisasi kemungkinan alergi yang ditimbulkan oleh susu sapi
(padahal belum tentu juga akan menimbulkan alergi. Tiap anak kan
beda-beda)
>   
> 3. emang sih kalo susu formula yang biasa agak kental gitu.. mungkin 
> nggak ya bayi saya mulas gara2 nggak biasa minum susu formula yang 
> kental? (soalnya kan ASI saya bentuknya agak enceran)
>   
>       Mungkin saja….
>   
> 4. kalau saya encerin susu formulanya akibatnya apa ya?
>   
>       Saya tidak punya pengalaman tentang itu….
> 
> 
>   
>   Semoga membantu
>   Fifi
>       
> ---------------------------------
>   
>   From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of dianprima_depe
> Sent: Thursday, April 12, 2007 9:20 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [parentsguide] [tanya] susu formula HA (hypo allergenic)
> 
>   
>         Dear Parents,
> 
> Anak saya sekarang terpaksa saya beri susu formula untuk tambahan 
> karena produksi ASI saya nggak sebanyak waktu masih cuti. Naahhh 
> setelah tanya sana sini termasuk dokter anak ternyata disarankan 
> pakai susu formula yang HA (hypoallergenic) , walo dokter tetep 
> nyuruh saya ngusahain ASI kalo bener2 kepaksa baru susu formula. 
> karena kemaren anak saya rada rewel pas pup... mungkin mules ya.. 
> padahal nggak diare atau kembung.
> 
> yang mau saya tanya sama all parents:
> 
> 1. ada nggak yang punya pengalaman ngasih susu formula yang HA ke 
> bayinya?
> 2. bedanya apa ya sama yang biasa?
> 3. emang sih kalo susu formula yang biasa agak kental gitu.. mungkin 
> nggak ya bayi saya mulas gara2 nggak biasa minum susu formula yang 
> kental? (soalnya kan ASI saya bentuknya agak enceran)
> 4. kalau saya encerin susu formulanya akibatnya apa ya?
> 
> mungkin kedengeran silly, tapi saya bener2 nggak tau cara ngasih 
> susu formula yang ternyata ribet banget ya.... emang enakan ngasih 
> ASI, tinggal lhebb.. hehehe....
> 
> -dian-
> 
>   
> 
> 
> 
>   
> 
>          
> 
>        
> ---------------------------------
>  Yahoo! Mail is the world's favourite email. Don't settle for less,
sign up for your freeaccount today.
>


Kirim email ke