Note: forwarded message attached.
       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.
--- Begin Message ---
----- Original Message ----- 
From: susy susanty 
To: afank ; pa le ; acen ; vania ; Eva ; elan the ; rico ; Emelia Kartikasari ; 
lina ; linah ; yuliana gandi ; christine ; gama dewayanti 
Sent: Thursday, April 26, 2007 8:25 AM
Subject: Fw: Fwd: Membeli waktu !!!





----- Forwarded Message ----
From: mimi sutrisno <[EMAIL PROTECTED]>
To: susy susanty <[EMAIL PROTECTED]>; linda wijaya <[EMAIL PROTECTED]>; juliati 
kumalasari <[EMAIL PROTECTED]>; ari djumiati <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, April 25, 2007 11:00:11 AM
Subject: Fwd: Membeli waktu !!!



Note: forwarded message attached. 
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

semoga menjadi renungan !!!

Membeli Waktu Papa

Steven adalah seorang karyawan perusaahan yang cukup terkenal di
Jakarta, memiliki dua putra. Putra pertama baru berusia 6 tahun bernama
Leo dan putra ke dua berusia dua tahun bernama Kristian. Seperti biasa
jam 21.00 Steven sampai di rumahnya di salah satu sudut Jakarta, setelah
seharian penuh bekeja di kantornya. Dalam keremangan lampu halaman
rumahnya dia melihat Leo putra pertamanya di temani bik Yati pembantunya
menyambut digerbang rumah.

"Kok belum tidur Leo?" sapa Steven sambil mencium anaknya. Biasanya Leo
sudah tider ketika Steven pulang dari kantor dan baru bangun menjelang
Steven berangkat ke kantor keesokan harinya. 

"Leo menunggu Papa pulang, Leo mau tanya, gaji Papa itu berapa sih Pa?"
kata Leo sambil membuntuti papanya.

"Ada apa nih kok tanya gaji papa segala?"

"Leo Cuma pingin tahu aja kok Pah? 

"Baiklah coba Leo hitung sendiri ya. Kerja papa sehari di gaji Rp
600.000,-, nah selama sebulan rata-rata dihitung 25 hari kerja. Nah
berapa gaji papa sebulan?"

"Sehari Papa kerja berapa jam Pa?" tanya Leo lebih lanjut.

"Sehari papa kerja 10 jam Leo, nah hitung sana, Papa mau melepas sepatu
dulu."

Leo berlari ke meja belajarnya dan sibuk mencoret-coret dalam kertasnya
menghitung gaji papanya. Sementara Steven melepas sepatu dan meminum teh
hangat buatan istri tercintanya.

"Kalau begitu, satu bulan Papa di gaji Rp 15.000.000,-, ya Pah? Dan satu
jam papa di gaji Rp.
60.000,-." Kata Leo setelah mencorat-coret sebentar dalam kertasnya
sambil membuntuti Steven yang beranjak menuju kamarnya.

"Nah, pinter kamu Leo. Sekarang Leo cuci kaki lalu bobok." Perintah
Steven, namun Leo masih saja membuntuti Steven sambil terus memandang
papanya yang benrganti pakaian. 

"Pah, boleh tidak Leo pinjam uang Papa Rp. 5.000,- saja?" tanya Leo
dengan hati-hati sambil menundukkan kepalanya.

"Sudahlah Leo, nggak usah macam-macam, untuk apa minta uang malam-malam
begini. Kalau mau uang besok saja, Papa kan capek mau mandi dulu.
Sekarang Leo tidur supaya besuk tidak terlambat ke sekolah!"

"Tapi Pah.."

"Leooo!! Papa bilang tidur!"bentak Steven mengejutkan Leo.

Segera Leo beranjak menuju kamarnya. Setelah mandi Steven menengok kamar
anaknya dan menjumpai Leo belum tidur. Leo sedang terisak pelan sambil
memegangi sejumlah uang. Steven nampak menyesal dengan bentakannya.
Dipegangnyalah kepala Leo pelan dan berkata:
"Maafkan Papa ya nak. Papa sayang sekali pada Leo."
ditatapnya Leo anaknya dengan penuh kasih sambil ikut berbaring di
sampingnya.

"Nah katakana pada Papa, untuk apa sih perlu uang malam-malam begini.
Besuk kan bias, jangankan Rp.
5.000,-, lebih banyak dari itupun akan Papa kasih."

"Leo nggak minta uang Papa kok, Leo cuma mau pinjam.
Nanti akan Leo kembalikan, kalau Leo udah menabung lagi dari uang jajan
Leo."

"Iya, tapi untuk apa Leo?" tanya Steven dengan lembut.

"Leo udah menunggu Papa dari sore tadi, Leo nggak mau tidur sebelum
ketemu Papa. Leo pingin ngajak Papa main ular tangga. Tiga puluh menit
saja. Ibu sering bilang bahwa waktu papa berharga. Jadi Leo ingin beli
waktu Papa."

"Lalu." tanya Steven penuh perhatian dan kelihatan belum mengerti. 

"Tadi Leo membuka tabungan, ada Rp 25.000,-. Tapi karena Papa bilang
satu jam Papa dibayar Rp.
60.000,-, maka untuk setengah jam berarti Rp.
30.000,-. Uang tabungan Leo kurang Rp. 5.000,-. Maka Leo ingin pinjam
pada Papa. Leo ingin membeli waktu Papa setengah jam saja, untuk
menemani Leo main ular tangga. Leo rindu pada Papa." Kata Leo polos
dengan masih menyisakan isakannya yang tertahan.

"Steven terdiam, dan kehilangan kata-kata. Bocah kecil itu dipeluknya
erat-erat, bocah kecil yang menyadarkan bahwa cinta bukan hanya sekedar
ungkapan kata-kata belaka namun berupa ungkapan perhatian dan
kepedulian.




--------------------------------------------------------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check out new cars at Yahoo! Autos. 

--- End Message ---

Kirim email ke