Dear All
  wah setuju banget sama mama Raissa & Kyran,
  Jaman sekarang cari pembatu & BS memang ga gampang, kadang ada saja tingkah 
mereka yg kurang berkenan. Tapi yg penting kita selaku majikannya berikanlah yg 
terbaik...dan tetap tegas untuk hal hal yg bersifat  prinsip . Mungkin sama hal 
seperti kita yg kerja di kantor, kita pasti juga seneng kan kalo punya boss yg 
baik and perhatian...so do it the same sama org org yg kerja di rumah kita. 
Namanya juga manusia seperti kita juga kan ada yg baik ada juga yg kurang baik.
  Dan jgn lupa turut mendoakan mereka2x yg udah bekerja membantu kita di rumah, 
supaya mereka tetap setia, dan bekerja dengan baik.
   
  Mama Jeje

rini pramono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            Dear moms&dads,
   
  Jadi pengen ikutan curhat juga nih (maaf juga kalo kepanjangan). Iya, kalau 
denger soal BS yang 'mengerikan' begitu, aku juga jadi ikut serem. Tapi kalau 
kita mesti sampe parno alias paranoid, begitu ketakutannya sampe harus pasang 
CCTV yang harganya tidak murah kok kayaknya nggak gitu juga. Itu menurutku lho.
   
  Aku pake tips yang pernah diterapkan Ibu-ku kepada pembantu-nya jaman dulu. 
Dan Alhamdulillah, pengasuh anak2ku (aku pakai pembantu, bukan BS) semuanya 
baik dan sangat betah kerja sama aku. Yang pertama, pengasuh Raissa dari umur 7 
bulan sampai sekarang 3 tahun. Yang kedua, pengasuh Kyran dari umur 4 bulan 
sampai sekarang menjelang 2 tahun. Dari pertama mereka masuk kerja, aku belum 
pernah ganti pengasuh.
   
  Yang pertama, tadinya udah mau keluar dari rumahku, cuma karena pengen jadi 
BS di yayasan dan dapet gaji lebih besar. Tapi aku sayang sama dia, krn dia 
bagus kerjanya. Akhirnya aku sekolahin baby sitter dan setelah lulus aku naikin 
gajinya seperti baby sitter. Dia mau, karena sebenarnya dia masih pengen kerja 
di tempat aku, betah katanya dan udah sayang sama Raissa.
   
  Yang kedua, sempet keluar selama 1 bulan, karena diminta orangtuanya pulang 
kampung. Di kampung, dia kangen terus sama Kyran, akhirnya maksa ke orangtuanya 
untuk balik kerja sama aku. Sebulan yang lalu dia menikah dan tinggal di 
kontrakan dekat rumahku. Jadi pagi dia datang, sorenya pulang untuk jaga Kyran.
   
  Tips yang aku terapin:
  1. Kita harus bisa kasih kepercayaan 99% sama si BS. Tapi memang sih kalau 
bisa di rumah tetap ada supervisor (entah orangtua, kakak, adik atau pembantu 
senior);
   
  2. Kita harus tau kebutuhan dia. Misalnya kedua pengasuh anakku hanya lulusan 
SD, tapi mereka ingin belajar. Jadi aku kasih buku2 untuk mereka belajar, 
mereka baca. Sekarang yang satu sudah 'maniak' kamus bahasa inggris. Kemana2 
bawa kamus....hehehe....malu katanya, kalo nanti Raissa udah belajar bahasa 
inggris dia belum bisa....hehe...
   
  3. Jangan anggap dia orang lain. Jadikan dia seperti anggota keluarga kita. 
Aku selalu bilang sama pengasuh anak2ku, mereka adalah 
adikku....hehehe....karena memang lama2 ngerasa seperti itu juga....Aku juga 
selalu bilang, bahwa orangtuanya di Jakarta ini adalah aku. Aku yang 
bertanggung jawab atas dia selama dia kerja sama aku. Jadi dia juga merasa 
nyaman dan aman.
   
  4. Kita harus terbuka. Pengasuh anak2ku aku biasakan mereka terbuka sama aku. 
Kalau mereka punya pacar dan mau pergi, pacarnya harus pamit sama aku. Kadang2 
mereka juga cerita soal pacar, sodara atau temannya. Ya itung2 latihan kalo 
anak ku udah ABG nanti...hehehe....
   
  5. Terakhir, mereka itu orang2 kecil yang sensitif. Gunakan bahasa yang baik 
kepada mereka. Kalau mereka salah, nggak perlu lah buang2 energi marah2 sama 
mereka. Tapi memberi tahu mereka apa yang lebih baik dengan hati tenang lebih 
kena lho.
   
  Plus lagi deh, kalo dapet rejeki, bagi2 mereka....pasti mereka 
seneng...hehehe....
   
  Itu aja deh sharingnya....kepanjangan ya? maaf ya...
   
  rini - ibunya raissa + kyran
   
   
  
febbie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
      Dear all moms in here :)

Berhubung kayaknya lagi dibahas ttg BS dan CCTV.
Boleh ya saya curhat dikit disini ... (banyak juga nggak pa pa yach.. 
hehehehehe...)

Kita para moms yang bekerja pasti kuatir ttg baby nya yang ditinggal di rumah. 
termasuk saya. tapi mau gmn lagi.. :) (*senyum tipis*)

Tapi kok sepertinya kita yang sudah kuatir ini selalu ditakuti-takuti dan 
dibuat semakin kuatir dengan cerita2 ttg BS yang bermasalah.
Sejujurnya, kalau bisa, saya juga ingin di rumah saja dan tidak memakai BS. 
Saya paling BeTe kalau dibilangi / diceritakan oleh saudara or teman, ttg : 
- BS nya si A.. gini gitu, BS nya si B gini gitu, terus kalau bisa diawasi 
terus BS nya, 
- berharga nggak ninggalin si baby dg BS, kalau bisa berhenti kerja saja.
- dsb.. dsb .. cerita yang menakut-nakuti...

Mereka yang cerita (or niatnya sih ngasih advice ke saya) sih beruntung bisa di 
rumah, karena penghasilan suaminya lumayan or dia dah bisa kerja di rumah. 
Sedangkan saya baru berusaha dan memikirkan bagaimana jalannya agar bisa di 
rumah. Itu khan tidak gampang memulai usaha yang baru, apalagi rumah masih 
nyicil. Mereka tidak membantu saya memecahkan masalah ttp hanya menambah beban 
di hati (itu sejujurnya yang saya rasakan), pedih...

Moms.. bagaimana dengan yang anda rasakan?

Trus about CCTV, saya sih mau2 saja pasang. Tapi setau saya itu minimal (satu 
paket komplit sampai alat perekamnya) bisa seharga 3 jt-an. Saya rasa itu 
tidaklah murah, namun tidaklah mahal untuk keamanan baby kita. Tapi jika 
anggaran belanja tidak cukup atau belum ada anggaran untuk kesitu... bagaimana? 
(yang utama tentu saja keperluan baby kita en makan sehari2 bukan? + gaji BS 
kita.. :) oh ya + tabungan untuk pendidikan baby kita)
kalau yang uangnya berlebih sih mungkin nggak masalah.

Moms... bagaimana dengan anda? Ini hanya sekedar curhat dr saya saja. 

Boleh minta share dr kalian? Apakah semua BS jahat? atau hampir semua, atau 
hanya sedikit saja yang jahat tetapi krn yang baik2 tidak pernah diceritakan, 
jadi yang jahat menonjol?

Thanx ya buat share dr kalian.

'Salam
MamanyaJonathanyanglagipengencurhatsaja.




    
---------------------------------
  Yahoo! Answers - Got a question? Someone out there knows the answer. Try it 
now.  

         

              
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

Kirim email ke