Dear Mbak Esti ,
  Makasih sdh mereply emailku. 
  Waduh mbak ini, dirumah kok bingung mau apa aja yg dikerjain ya buanyaak 
tho…, aku malah paling gak suka kalau dirumah krn ternyata kerjaan gak ada 
habisnya. Ya mending banget kerja dan dapat gaji lagi he he. 
  Sedih jg gak kerja lagi. Tapi aku juga sedih kalau hrs ninggalin anak nah 
lho, kayak makan buah simalakama. Jadi ingat2 ni buat calon momi, punya BS or 
pembantu hrs bener2 disiapin jauh2 hari spy gak berantakan jadinya kayak aku 
ini. Pastikan dpt BS or pembantu yg bener2 bisa dipercaya.
   
  Justru aku yg salut sama mbak Aku pingin tanya mbak punya putra/i sdh 
besarkah lalu waktu kecil siapa yg mengurusinya?
   
  Bagaimana caranya mbak bisa rela he he anak diasuh orang lain. O ya mungkin 
mbak dapat BS yg bener2 Okey sih ya. Jd ya mau kerja juga gak masalah, gak 
kepikiran/ kuatir pada anak saat ditinggal kerja, jd bisa konsen kerja/cari 
duit ha ha.
   
  Berlatar belakang gak dpt2nya pembantu yg ok, sekarang aku urus anakku 
sendiri, walaupun aku punya pembantu tetep aku yg urus anakku. Aku selalu ingin 
anakku diasuh dgn benar baik dari cara mandi, tidur, makan, minum, 
bersosialisasi, dll.
  Melihat perkembangan anak tiap hari ternyata asik juga, jd akhirnya aku 
menikmati jg jd ibu RT.
  Aku juga sadar skrng ini biaya sekolah dll utk anak gak kecil,sdngkan aku 
pingin anakku ntar punya multi talent. Aku juga malu rasanya gak punya 
penghasilan sendiri. Jd sementara ini rasa maluku kupendam dalam2. Dan sesudah 
2-3th usia anakku aku hrs membangkitkan semangat baru untuk bekerja. Mudah2han 
nantinya aku masih PD utk kerja he he ntar 2-3th lg bantu ingetin ya mbak kasih 
semangat aku ha ha.
   
  Tks ya mbak Esti aku boleh curhat lg ma mbak. 
   
  Rgds,
  Dyah

       
---------------------------------
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out. 

Kirim email ke