mbak novita, mau kasih masukan aja nih. sebenarnya tempat2 kursus itu biasanya 
menerima siswa paling rendah umur 3 tahun. yang dilihat bukan hanya kecakapan 
si anak untuk mengikuti kelas, tapi juga dari segi psikologisnya. kalau masih 
terlalu kecil, takutnya anak nantinya akan cepat bosan sekolah/kursus. 
   
  mungkin mbak novita seperti saya, gemes aja ngeliat anak pinter nyanyi, 
pengen aja disekolahin nyanyi....hehehe.... tapi mendingan kita sabar aja mbak, 
sampai umur yang tepat untuk kursus. sementara itu, kita sendiri aja coba 
mengajari anak berbagai kegiatan, sehingga dia bisa merasakan semuanya.
   
  anak saya yang pertama raissa (3) sekarang di playgroup, seminggu 3 kali dan 
kebetulan di sekolahnya buka kelas balet, akhirnya saya coba masukan ke sana. 
setiap abis kursus saya tanya ke pengasuhnya, bagaimana, kelihatan senang, atau 
mulai bosen? alhamdulilah menurut pengasuhnya anak saya paling semangat 
mengikuti gerakan gurunya. 
   
  rini - ibunya raissa + kyran
  

Novita Tjandra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            anak saya sudah hampir 2 tahun. sepertinya sudah mulai aktif 
bicara, ikut2an joget dll kalau nonton tv dan sudah saya perkenalkan berenang 
pada usia 7 bulan. saya bingung untuk membuatnya sibuk setiap harinya. selama 
ini sejak 13 bulan saya masukkan playgroup montessori di jogya seminggu 3 kali. 
saya mau memperkenalkan kegiatan lainnya di luar sekolah seperti olahraga, 
dancing/ballet, alat musik dll, kegiatan apa yg dpt dimulai sejak 2 tahun.
  terima kasih
  novita


    
---------------------------------
  How would you spend $50,000 to create a more sustainable environment in 
Australia? Go to Yahoo!7 Answers and share your idea.  

         

       
---------------------------------
 Yahoo! Mail is the world's favourite email. Don't settle for less, sign up for 
your freeaccount today.

Kirim email ke