dear lusiana,

setau aku yg namanya hernia itu keliatan ada tonjolan..misalnya hernia
pada laki2 biasanya ada tonjolan atau ada pembesaran di daerah *maaf*
"biji" kemaluannya ( hehehe bingung cari kata2 yg lebih sopan )..trus
waktu aku kecil jg pernah kena hernia dengan ciri2 ada tonjolan di
daerah deket selangkangan, trus ada juga hernia di daerah pusar yg
namanya hernia umbilikalis ( cmiiw ya )....kalo gejalanya epeti yg
kamu sebutkan itu pernah juga aku rasain dan ternyata itu karena
kurang minum dan ada infeksi di saluran kemihnya ( cmiiw ) atau bisa
juga mau halangan kali hehehe atau juga lagi kecapean dan jadi
keputihan soalnya keputihan juga terasa seperti pegal atau nyeri di
daerah perut bagian bawah ( cmiiw )...hope its help

*Lebih Jauh Tentang Hernia*
Hernia terjadi akibat adanya lubang pada otot rongga perut, sehingga
bagian lunak yang ada di dalamnya akan keluar membentuk suatu
benjolan. Hal itu tidak perlu dikhawatirkan karena hernia dapat segera
diatasi melalui jalur operasi yang semakin canggih.
Hernia atau turun berok selama ini lebih dikenal sebagai penyakit
pria, karena hanya kaum pria yang mempunyai bagian khusus dalam rongga
perut untuk mendukung fungsi alat kelaminnya. Berdasarkan penyebab
terjadinya, hernia dapat dibedakan menjadi hernia bawaan (congenital)
dan hernia dapatan (akuisita). Sedangkan menurut letaknya, hernia
dibedakan menjadi hernia inguinal, umbilical, femoral, diafragma dan
masih banyak lagi nama lainnya.

Bagian hernia terdiri dari cincin, kantong, dan isi hernia itu
sendiri. Isi hernia yaitu usus, ovarium, dan jaringan penyangga usus
(omentum). Bila ada bagian yang lemah dari lapisan otot dinding perut,
maka usus dapat keluar ke tempat yang tidak seharusnya, yakni bisa ke
diafragma (batas antara perut dan dada), bisa di lipatan paha, atau di
pusar. Umumnya hernia tidak menyebabkan nyeri. Namun, akan terasa
nyeri bila isi hernia terjepit oleh cincin hernia. Infeksi akibat
hernia menyebabkan penderita merasakan nyeri yang hebat, dan infeksi
tersebut akhirnya menjalar dan meracuni seluruh tubuh. Jika sudah
terjadi keadaan seperti itu, maka harus segera ditangani oleh dokter
karena dapat mengancam nyawa penderita.

Hernia dapat terjadi pada semua umur, baik tua maupun muda. Pada
anak-anak atau bayi, lebih sering disebabkan oleh kurang sempurnanya
procesus vaginalis untuk menutup seiring dengan turunnya testis atau
buah zakar. Biasanya yang sering terkena hernia adalah bayi atau anak
laki-laki. Pada orang dewasa, hernia terjadi karena adanya tekanan
yang tinggi dalam rongga perut dan kelemahan otot dinding perut karena
faktor usia.

Tekanan dalam perut yang meningkat dapat disebabkan oleh batuk yang
kronik, susah buang air besar, adanya pembesaran prostat pada pria,
serta orang yang sering mengangkut barang-barang berat.

Penyakit hernia akan meningkat sesuai dengan penambahan umur. Hal
tersebut dapat disebabkan oleh melemahnya jaringan penyangga usus atau
karena adanya penyakit yang menyebabkan tekanan di dalam perut meningkat.

Sebenarnya sudah banyak masyarakat yang tahu tentang gejala awal
penyakit hernia, namun seringkali tidak menyadarinya. Pada awalnya,
gejala yang dirasakan oleh penderita adalah berupa keluhan benjolan di
lipatan paha. Biasanya akan timbul bila berdiri, batuk, bersin,
mengejan atau mengangkat barang-barang berat. Benjolan dan keluhan
nyeri itu akan hilang bila penderita berbaring.

Hernia dapat berbahaya bila sudah terjadi jepitan isi hernia oleh
cincin hernia. Pembuluh darah di daerah tersebut lama-kelamaan akan
mati dan akan terjadi penimbunan racun. Jika dibiarkan terus, maka
racun tersebut akan menyebar ke seluruh daerah perut sehingga dapat
menyebabkan terjadinya infeksi di dalam tubuh.

Sebenarnya tidak semua hernia harus dioperasi. Bila jaringan hernia
masih dapat dimasukkan kembali, maka tindakannya adalah hanya
menggunakan penyangga atau korset untuk mempertahankan isi hernia yang
telah direposisi. Pada anak-anak atau bayi, reposisi spontan dapat
terjadi karena cincin hernia pada anak lebih elastis. Bila sudah tidak
dapat direposisi, maka satu-satunya tindakan yang harus dilakukan
adalah melalui operasi.

http://www.info-sehat.com




Kirim email ke