> NLP for Parenting #4 Cara cerdas mencerdaskan anak (dan) Anda > > > > Sekonyong-konyong pendingin udara di ruang konsultasi anak seolah tidak > berfungsi sama sekali. Suasana pun semakin memanas ketika Pak Tikno dan Bu > Tikno saling menuding satu sama lain. Mereka belum menemukan kata sepakat > atas kesulitan belajar yang dialami oleh anak kembar mereka; Dino dan Doni > yang masih duduk di sekolah dasar. > > > > Pak Tikno merasa bahwa Dino mempunyai masalah belajar sehingga perlu > ditanggani segera. Lain halnya dengan Bu Tikno yang sudah memastikan bahwa > justru Doni lah yang mempunyai masalah belajar dan harus ditanggulangi > secepatnya. > > > > "Pak, saya lihat Dino mempunyai masalah dalam menyerap pelajaran. Saya > sering sampai larut malam jika harus menemaninya belajar. Sedangkan Doni > ketika saya mengajarinya cepat sekali mengertinya. Cukup diperlihatkan > beberapa contoh, berikutnya dia tinggal ngikuti 'in", Ujar Pak Tikno sambil > berusaha menenangkan dirinya. > > > > "Mas, kamu ini tahu apa dengan masalah anak-anak. Saya yang setiap hari > lebih sering di rumah pasti lebih tahu. Jelas-jelas yang bermasalah itu > Doni. Lah, wong kemarin saya menemaninya membuat PR sampai pukul sebelas > malam. Sampai cape saya jelas'in. Sedangkan Dino sudah selesai sejak pukul > delapan.", Timpal Bu Tikno yang tidak dapat menerima pendapat suaminya. > > > > Masing-masing mempunyai cerita, pengalaman dan argumen yang sama kuat dan > sama meyakinkannya. Untuk mencegah masalah perdebatan yang semakin > berlarut-larut, maka sebagai jalan tengah diadakanlah test modalitas bagi > kedua orangtuanya sekaligus kedua anak kembar mereka. > > > > Seperti yang sudah diduga sebelumnya, hasil menunjukan bahwa modalitas Pak > Tikno dan Doni adalah sama yaitu dominan visual. Sedangkan Bu Tikno dan Dino > menunjukan dominan auditory. > > > > Modalitas > > > > Apa yang terbersit dalam pikiran Anda ketika kata "modalitas" ini muncul? > Apakah Anda merasa ada hubungannya dengan salah satu istilah ekonomi? > Permodalan? > > > > Ya. Walaupun tidak berhubungan langsung dengan bidang ekonomi, arti kata > modalitas yang saya maksudkan memang menyerempet kata "modal" dalam istilah > ekonomi. Modalitas dalam konteks NLP adalah Representational System atau > biasa disingkat dengan Rep System. Ini merupakan modal yang diberikan Tuhan > kepada manusia berupa indera penglihatan, pendengaran, perabaan, penciuman, > dan pengecapan. > > > > Modalitas atau Rep System ibarat saringan bagaimana seorang manusia memaknai > suatu kejadian di luar sebelum dimasukkan ke dalam pikirannya. Untuk > memudahkan pemahaman, mari kita gunakan istilah VAKOG - Visual > (penglihatan), Auditory (pendengaran), Kinestetik (perabaan), Olfactory > (penciuman), Gustatory (pengecapan). > > > > Dalam setiap manusia semua unsur VAKOG ini berfungsi sama baiknya. Tidak ada > unsur yang lebih baik dari unsur lainnya. Hanya pada sebagian orang, ada > bagian-bagian yang lebih dominan dan bagian lainnya kurang dominan. > > > > Misalkan, orangtua yang dominan Visual dalam mengajarkan anaknya belajar > kecenderungannya akan lebih sering dengan menunjukan atau memperlihatkan > bahan pelajaran. > > > > Sedangkan anak yang memiliki dominan Auditory, tentu akan lebih nyaman > dengan suara atau dibacakan bahan pelajarannya; tidak hanya sekedar > ditunjukan. > > > > Atau anak yang dominan Kinestetik, di mana gaya belajarnya adalah > menggoyang-goyangkan kaki atau memutar-mutar penanya harus berhadapan dengan > orangtuanya yang dominan visual, dimana akan merasa "terganggu" dengan > "gerakan-gerakan" Sang Anak. > > > > Anda dapat gambarkan dan ceritakan apa yang akan terjadi jika orangtua tidak > menyadari modalitas dirinya dan modalitas anaknya? Yang terbayang adalah > antara orangtua dan anak saling memberi label "bermasalah" antar satu dengan > lainnya. Yang terdengar adalah saling berbicara dengan suara keras antar > yang satu dengan lainnya ketika belajar. Titik temu sebetulnya dapat diatasi > dengan saling mengenal modalitas masing-masing dan belajar bagaimana > menyeimbangkannya sehingga menjadi tidak terlalu dominan. > > > > Tips > > Perhatikan dan amati anak anda ketika mereka sedang berbicara atau ketika > mereka sedang beraktifitas. Kata kerja apa yang paling sering mereka gunakan > ketika berkomunikasi dengan anda dan aktifitas apa yang paling disukai > mereka. > > > > Anak dengan dominan Visual, mereka akan lebih sering menggunakan kata kerja > : melihat, memandang, menunjukan, warna, gelap terang, dll. Aktifitas yang > disenangi biasanya menggambar. > > > > Anak dengan dominan Auditory, mereka akan lebih sering menggunakan kata > kerja : mendengar, bertanya, menjawab, berisik, suara, dll. Aktifitas yang > disenangi biasanya bermain musik. > > > > Anak dengan dominan Kinestetik, mereka akan lebih sering menggunakan kata > kerja : merasakan, nyaman, memegang, menyentuh, membawa, dll. Aktifitas yang > disenangi biasanya kegiatan yang banyak gerak. > > > > Untuk Olfactory dan Gustatory biasanya dimasukan dalam Kinestetik untuk > menyederhanakan pemahaman. > > > > Pertanyaan : > > Apakah Anda mengetahui modalitas yang dominan dalam diri Anda? Pasangan > Anda? Dan anak Anda? > > > > Adi Putera Widjaja. > Penulis buku : Super Parenting - Bagaimana menjadi orangtua yang bermanfaat > bagi anak. > > Tulisan lain: www.portalnlp.com > > To Subscribe: [EMAIL PROTECTED] > To Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] > > > > >

