Dear donna,
   
  aku pengen berbagi pengalaman nih .. karena baru 3 minggu yang lalu aku baru 
pindah ke rumah hasil bangunan yang kita inginkan (pembangunan kurang lebih 2 
bulan) ... rumahku ukuran 100m2 dengan luas tanah 140m2 ... aku gak bsia ngasih 
saran model rumah atau hal lainnya karena itu adalah selera masing-masing ... 
kau mau ngasih saran jika ingin membeli bahan bangunan alangkah lebih praktis, 
irit dan harga murah jika kita menggunakan bahan bangunan bekas ... bekas bukan 
berarti bekas pakai rumah yang dibobol lalu dijual ... bekas yang aku maksud 
adalah bahan bangunan bekas dari persedian proyek pembangunan gedung dan 
biasanya ada penampungnya ... jika mba donna berminat bisa dateng ke daerah 
puri indah/puri kembangan yang ke arah cengkareng rawa buaya dikiri kanan jalan 
banyak jongko-jongko yang menjual bahan bangunan bekas proyek dan barangnya 
juga masih bagus .... disana terdapat besi,beton,cakar ayam, keramik,marmer 
bahkan kayu-kayu yang bisa kita jadikan kusen serta
 bahan lainnya yang gak bisa aku sebutkan ... jika berminat nanti aku kasih tau 
salah satu toko kenalan saya sewaktu saya bangun rumah .....
   
  dengan mengikuti cara seperti itu mungkin mba donna dapat mengirit beberapa 
juta rupiah :) untuk informasi saja ... saya kemaren habis bangun rumah kurang 
lebih 60jt plus upah untuk 5 tukang dan makanannya untuk luas bangunan 100m2 . 
menruutku aku udah hemat banyak .. tapi itu semua tergantung mba donna dan 
suami ... :)
   
  mengenai IMB sebisa mungkin model rumah sudah kita rancang sebelum diajukan, 
karena jika model rumah dan ukuran berbeda dengan yang aslinya maka akan 
berdampak cukup memusingkan kepala ... nah utnuk mendaftarkannya sebisa mungkin 
kita tembak dulu berapa harga yang harus dikeluarkan untuk pengurusan IMB 
(kalau aku kemaren habis sekitar 3jt) karena jika kita tidak tanyakan dulu 
harganya diawal tau sendiri akibatnya ... kita bakal 'diperas' ... utnuk 
mengeluarkan IP saja biasanya minta tambah lagi utnuk menjadikan IMB padahal 
seharusnya gak minta biaya lagi .. makanya sepintar2nya kita 'gertak' mereka 
kalau tidak ... hilanglah uang kita lagi dan lagi hanya untuk mengeluarkan 
nomor IP padahal belum keluar surat IMB ..... nah untuk pembangunan sebisa 
mungkin tukang diberi fotocopyan surat IP dan diarea lahan yang akan dbangun 
sebisa mungkin sudah terpasang plang kuning yang beriisi nomor IP dan IMB serta 
tandatangan pengurusnya.
   
   
  kurang lebih seperti itu mba ..... nanti kalo mau tanya2 lagi utnuk lebih 
jelasnya telpon aja ke kantorku ya di 021-5508344 :) jam istirahat :) aku siap 
membantu sesuai pengalamanku :)
   
   
  
 


Regards,
Yulia Setyowati
http://www.flickr.com/photos/filqatalithanufaillahpambudi/
 
---------------------------------
Sucker-punch spam with award-winning protection.
 Try the free Yahoo! Mail Beta.

Kirim email ke