Wah... Selamat ya Mba...
Aku cuma bisa menyusui Fa'iq sampe umur 10 bulan...
padahal masih pingin banget nyusuin
tapi tiap kali ku susuin di PD dia menolak terus ( sejak 10 bulan itu)
Dengar cerita mba putu dan artikel kemarin say ajadi termotivasi
untuk Relaktasi...
Mohon do'anya ya....
Ummi fa'iq
"Prapti Utami, Putu" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear All,
Aku mau sharing - berbagi kebahagiaan kalau tepat hari ini anak-ku yang ke-3
Nyoman Nariyuki Mahatmi Nuraga (Ryuki) akhirnya bisa lulus ASI tanpa susu
formula. Mengapa aku ingin banget sharing?, karena aku tahu bahwa semua ini
nggak begitu aja bisa dilalui, semua ini butuh perjuangan, mulai dari ngotot
ke suster di RS mau nyusuin, dengan terseok-seok malam hari ke ruang bayi demi
memberikan ASI, memompa ASI (meski dapatnya sedikit banget di hari-hari
pertama) untuk stock di kulkas RS supaya nggak ada alasan bagi suster kasi
susu formula di malam hari saat aku ketiduran (meski aku wanti-wanti minta
dibangunin suster saat Ryuki nangis kehausan, tapi prakteknya sih dikasi susu
di ruang bayi)...dan berbagai perjuangan lainnya. Puting lecet, payudara
bengkak, bangun setiap 1 jam nyusuin, kurang tidur, capek lelah letih semua
akhirnya bisa dilalui. Masa-masa cuti melahirkanku banyak tanya sana sini soal
manajemen ASIP karena aliran dulu anak 1 dan 2 udah banyak
perbedaan dalam manajemen ASIP tsb. Sehabis cuti melahirkan Ryuki kena
penyakit Nursing Strike, Nipple Confusion , sibuk browsing dan tanya
kemana-mana nggak mau lagi kejadian seperti anak pertama dulu ASIku masih
banyak tapi terpaksa nggak menyusui karena nursing strike + nipple
confusion...akhirnya dengan kesabaran penuh Ryuki mau lagi menyusui langsung
ke PDku...duh terharu banget kalo inget-inget itu sehingga lelah menyusui
tengah malam jadi nggak berasa lagi...
6 bulan Ryuki lulus ASIX, duh seneng banget tapi perjuangan belum berakhir
....masih terpicu mau menyusui ASI tanpa formula, jadi kegiatan perah/pompa
masih terus dilakukan, kadang kalo kecapekan dan stress kerjaan di kantor ASI
dapat sedikit, akhirnya aku bawa santai dengan semua kerjaan, maksudnya nggak
mau terlalu dibikin stress, kalo ada yang bikin jengkel ya wes dilalui aja
dengan berbesar hati, nggak mau terlalu perfeksionis karena bisa bikin stress
dan pengaruh ke ASI, tapi meski begitu syukurnya Performace Appraisal masih
dapat nilai B di kantor (untuk pemicu ibu-ibu bekerja, bahwa memerah/memompa
ASI bukan hambatan karir di kantor)....di sela-sela kegiatan perah/pompa ASI
juga menyusui Ryuki, aku juga nggak mau kedua kakaknya terbengkalai di
sekolah, jadilah aku harus pandai-pandai membagi waktu untuk ketiga anakku
dari yang usia SD kelas III, SD kelas I dan 12 bulan)...puihhhhh jadi seorang
Ibu memang harus bisa bagi waktu, bagi waktu untuk nyusuin,
perah/pompa ASI, nunggu si kedua kakak bikin PR, ujian, tes, pekerjaan di
kantor, tambah juga masih tetep wajib mengurus suami menemani ke beberapa
event yang harus didampingi istri....kalo aku kebetulan dapat tugas ke luar
kota kudu cari-cari tempat perah/pompa ASI, kadang sempetin di toilet kereta
(terpaksa di toilet), saat meeting selesai langsung ngacir cari tempat pompa,
pernah di toilet stasiun kereta, dsb...yah udah dimaklumin deh kalo aku tugas
ke luar kota bawaannya segambreng, cooler box, peralatan pompa, dsb...kalo
baju mah se-adanya aja di-irit aja hehehhee...
Akhirnya, nggak berasa juga 12 bulan sudah Ryuki dengan ASIku...rasanya
seneng dan bahagia, terharu....Ryuki termasuk jarang sakit, kalopun sakit
hanya sakit yang biasa dan jamak (pilek-pilek yang bisa sembuh sendiri tanpa
obat, dsb)...terharu juga saat tanggal 9 Juli lalu Ryuki udah bisa melangkah
dan sekarang udah jalan meski masih terseok-seok :-)
Sekarang yang masih mengganjal adalah masalah MPASI, karena nampaknya Ryuki
mulai bosan dengan menu yang itu-itu aja, dan lagi kena Gerakan Tutup Mulut
...wah perjuangan tiada akhir nih, aku harus mikirin gimana caranya supaya
Ryuki melalui masa-masa jenuh dengan MPASInya...
So, semoga moms lain yang sedang berjuang juga bisa melalui satu tahun ASI
tanpa susu formula....syukurnya dengan adanya media informasi via internet aku
banyak mendapatkan masukan sehingga bisa melalui masa-masa perjuangan...dan
memiliki semangat untuk tidak putus asa dalam menghadapi berbagai kendala
menyusui, produksi ASI, MPASI, dsb...
Doakan yah target menyusui hingga titik ASI penghabisan (at least sampai 2
tahun) bisa tercapai...yang aku khawatirkan adalah puting luka akibat gigitan
Ryuki karena pastinya sakit banget kan...mudah-mudahan ada solusinya yah...dan
tetap semangat...
Salam hangat,
Putu Prapti Utami
http://gokusukmaryuki.multiply.com
Note:
Info mailing list tentang Ibu Menyusui bisa ke milis [EMAIL PROTECTED] jika
ingin gabung kirimkan e-mail kosong ke [EMAIL PROTECTED] milis ini sangat
bermanfaat dan mendukung aku sehingga bisa memberikan ASI dan melalui berbagai
kendala-nya. Bulan Agustus akan ada Pekan ASI se-Dunia (World Breastfeeding
Week), dan akan ada launching Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), so jika
ingin gabung dengan AIMI bisa send e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
Play Sims Stories at Yahoo! Games.