Selamat ya Mbak. Aku ikutan terharu deh. Aku pinginnya juga kasih ASI aja ke 
anakku. Lulus ASIX, mertuaku langsung sibuk beliin Sufor merk inilah itulah. 
Seneng banget seh punya mertua yang perhatian. Tapi jadinya kasihan anakku 
selalu dipaksa minum sufor. Sekarang dia 13 bulan n setiap kali dikasih sufor 
selalu menolak sambil huek huek kayak mau muntah. Mertuaku ngotot Alfa harus 
minum sufor supaya gemuk. Anakku emang nggak gemuk tapi lincah, sehat, dan 
kuat. Bukankah itu yang terpenting? Tapi kenapa ya indikator sehat bagi orang 
tua jaman dulu kalo bayi itu gemuk. Akhirnya di sela-sela waktu ngemilnya Alfa 
aku kasih susu UHT. Dia lumayan suka. Tapi sepertinya tidak ada yang menandingi 
nikmatnya ASI, coz setiap ada aku dia pasti maunya nenen. Sekali lagi selamat 
ya Mbak. Diam-diam aku pun berjuang untuk ngasih ASI sampe tetes terakhir.

Love
Miminya Alfa


----- Original Message ----
From: "Prapti Utami, Putu" <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, 25 July, 2007 10:56:05 AM
Subject: [parentsguide] Ryuki lulus ASI 1 tahun tanpa susu formula

Dear All,
 
Aku mau sharing - berbagi kebahagiaan kalau tepat hari ini anak-ku yang ke-3 
Nyoman Nariyuki Mahatmi Nuraga (Ryuki) akhirnya bisa lulus ASI tanpa susu 
formula. Mengapa aku ingin banget sharing?, karena aku tahu bahwa semua ini 
nggak begitu aja bisa dilalui, semua ini butuh perjuangan, mulai dari ngotot ke 
suster di RS mau nyusuin, dengan terseok-seok malam hari ke ruang bayi demi 
memberikan ASI, memompa ASI (meski dapatnya sedikit banget di hari-hari 
pertama) untuk stock di kulkas RS supaya nggak ada alasan bagi suster kasi susu 
formula di malam hari saat aku ketiduran (meski aku wanti-wanti minta 
dibangunin suster saat Ryuki nangis kehausan, tapi prakteknya sih dikasi susu 
di ruang bayi)...dan berbagai perjuangan lainnya. Puting lecet, payudara 
bengkak, bangun setiap 1 jam nyusuin, kurang tidur, capek lelah letih semua 
akhirnya bisa dilalui. Masa-masa cuti melahirkanku banyak tanya sana sini soal 
manajemen ASIP karena aliran dulu anak 1 dan 2 udah
 banyak perbedaan dalam manajemen ASIP tsb. Sehabis cuti melahirkan Ryuki kena 
penyakit Nursing Strike, Nipple Confusion , sibuk browsing dan tanya 
kemana-mana nggak mau lagi kejadian seperti anak pertama dulu ASIku masih 
banyak tapi terpaksa nggak menyusui karena nursing strike + nipple confusion... 
akhirnya dengan kesabaran penuh Ryuki mau lagi menyusui langsung ke PDku...duh 
terharu banget kalo inget-inget itu sehingga lelah menyusui tengah malam jadi 
nggak berasa lagi...
 
6 bulan Ryuki lulus ASIX, duh seneng banget tapi perjuangan belum berakhir 
....masih terpicu mau menyusui ASI tanpa formula, jadi kegiatan perah/pompa 
masih terus dilakukan, kadang kalo kecapekan dan stress kerjaan di kantor ASI 
dapat sedikit, akhirnya aku bawa santai dengan semua kerjaan, maksudnya nggak 
mau terlalu dibikin stress, kalo ada yang bikin jengkel ya wes dilalui aja 
dengan berbesar hati, nggak mau terlalu perfeksionis karena bisa bikin stress 
dan pengaruh ke ASI, tapi meski begitu syukurnya Performace Appraisal masih 
dapat nilai B di kantor (untuk pemicu ibu-ibu bekerja, bahwa memerah/memompa 
ASI bukan hambatan karir di kantor)....di sela-sela kegiatan perah/pompa ASI 
juga menyusui Ryuki, aku juga nggak mau kedua kakaknya terbengkalai di sekolah, 
jadilah aku harus pandai-pandai membagi waktu untuk ketiga anakku dari yang 
usia SD kelas III, SD kelas I dan 12 bulan)...puihhhhh jadi seorang Ibu memang 
harus bisa bagi waktu, bagi waktu untuk
 nyusuin, perah/pompa ASI, nunggu si kedua kakak bikin PR, ujian, tes, 
pekerjaan di kantor, tambah juga masih tetep wajib mengurus suami menemani ke 
beberapa event yang harus didampingi istri....kalo aku kebetulan dapat tugas ke 
luar kota kudu cari-cari tempat perah/pompa ASI, kadang sempetin di toilet 
kereta (terpaksa di toilet), saat meeting selesai langsung ngacir cari tempat 
pompa, pernah di toilet stasiun kereta, dsb...yah udah dimaklumin deh kalo aku 
tugas ke luar kota bawaannya segambreng, cooler box, peralatan pompa, 
dsb...kalo baju mah se-adanya aja di-irit aja hehehhee...
 
Akhirnya, nggak berasa juga 12 bulan sudah Ryuki dengan ASIku...rasanya seneng 
dan bahagia, terharu....Ryuki termasuk jarang sakit, kalopun sakit hanya sakit 
yang biasa dan jamak (pilek-pilek yang bisa sembuh sendiri tanpa obat, 
dsb)...terharu juga saat tanggal 9 Juli lalu Ryuki udah bisa melangkah dan 
sekarang udah jalan meski masih terseok-seok :-)
 
Sekarang yang masih mengganjal adalah masalah MPASI, karena nampaknya Ryuki 
mulai bosan dengan menu yang itu-itu aja, dan lagi kena Gerakan Tutup Mulut 
...wah perjuangan tiada akhir nih, aku harus mikirin gimana caranya supaya 
Ryuki melalui masa-masa jenuh dengan MPASInya...
 
So, semoga moms lain yang sedang berjuang juga bisa melalui satu tahun ASI 
tanpa susu formula....syukurny a dengan adanya media informasi via internet aku 
banyak mendapatkan masukan sehingga bisa melalui masa-masa perjuangan.. .dan 
memiliki semangat untuk tidak putus asa dalam menghadapi berbagai kendala 
menyusui, produksi ASI, MPASI, dsb...
 
Doakan yah target menyusui hingga titik ASI penghabisan (at least sampai 2 
tahun) bisa tercapai...yang aku khawatirkan adalah puting luka akibat gigitan 
Ryuki karena pastinya sakit banget kan...mudah- mudahan ada solusinya yah...dan 
tetap semangat...
 
 
Salam hangat,
 
 
 
 
Putu Prapti Utami
http://gokusukmaryu ki.multiply. com
 
 
Note:
Info mailing list tentang Ibu Menyusui bisa ke milis [EMAIL PROTECTED] ups.com 
jika ingin gabung kirimkan e-mail kosong ke asiforbaby-subscrib [EMAIL 
PROTECTED] com milis ini sangat bermanfaat dan mendukung aku sehingga bisa 
memberikan ASI dan melalui berbagai kendala-nya. Bulan Agustus akan ada Pekan 
ASI se-Dunia (World Breastfeeding Week), dan akan ada launching Asosiasi Ibu 
Menyusui Indonesia (AIMI), so jika ingin gabung dengan AIMI bisa send e-mail ke 
[EMAIL PROTECTED] asi.org
 
 
 
 
 



      ___________________________________________________________
Yahoo! Answers - Got a question? Someone out there knows the answer. Try it
now.
http://uk.answers.yahoo.com/ 

Kirim email ke