Note: forwarded message attached.
---------------------------------
Pinpoint customers who are looking for what you sell. --- Begin Message ---
Taman Anak Leadership LMPI yang merupakan Lab Microteaching LMPI School of
Education mengundang kalangan guru (jenjang TK dan kelas awal SD), orangtua
siswa/anak, serta peminat pembelajaran dan pemerhati pendidikan untuk
berpartisipasi dalam acara:
SARASEHAN GURU DAN ORANGTUA - Putaran IV
PENDIDIKAN AKHLAK, PENDIDIKAN BUDI PEKERTI, DAN PENDIDIKAN KARAKTER:
KONSEP, METODE, DAN INSTRUMENNYA
Sarasehan akan diselenggarakan dengan jadwal sebagai berikut :
Hari dan Tanggal
Sabtu, 1 September 2007
Pukul
08.30 12.30 WIB
Lokasi
Gedung LMPI
Jalan Utan Kayu Raya 20A, Jakarta Timur
Biaya kesertaan
Rp. 50.000,- ( Anda secara bersama-sama telah ikut mensubsidi 5 peserta yang
mengalami keterbatasan akses/biaya )
Fasilitas
Pengenalan Konsep Leadership Berbasis Pendidikan Akhlak oleh Bapak H.
Ir. Buchori Nasution; Pengenalan 2 Contoh Metode Pendidikan Karakter di
Sekolah Luar Indonesia; Peragaan Game Instrumen; Eksplorasi dan Diskusi
Peserta untuk Persekolahan Indonesia; Sertifikat Partisipan, 1 CD (berisi 3
metode dan 5 instrumen games Pendidikan Karakter, 15 ilustrasi/gambar karakter,
serta profil 10 program / persekolahan di 7 negara yang mengaplikasi Konsep
Pendidikan Akhlak dan Pendidikan Karakter); 3 Makalah Sarasehan, serta Konsumsi
makan siang.
*Tempat terbatas untuk 35 orang
Informasi dan Pendaftaran :
Taman Anak Leadership LMPI
PH. 021 8516129, 93202438, Fax. 021 8583536
Email : [EMAIL PROTECTED]
===============================
Kerangka Acuan
LATAR BELAKANG
Jika Pendidikan Akhlak pernah dan masih menjadi mata ajar di cukup banyak
sekolah, dan Pendidikan Budi Pekerti pernah namun tak banyak lagi menjadi mata
ajar tersendiri, maka Pendidikan Karakter (character education) mulai dikenal
dan kian ditoleh sebagai alternatif saat arus globalisasi informasi dan budaya
kian cepat berlangsung. Dalam hal apa ketiganya memiliki aspek persamaan dan di
sisi apa pula perbedaannya? Bagaimana semuanya bisa menjadi bagian dari
pendidikan keseharian yang bisa diandalkan untuk memperkuat sumberdaya
pendidikan di Indonesia? Dan untuk penerapan di sekolah sebagai bagian dari
pembelajaran: sebatas apa konsep dan metodenya mesti dikuasai, juga seberapa
penting/efektif instrumen peraganya diperlukan? Inilah salah satu kerangka
pertanyaan yang perlu mulai kita jawab bersama.
KEMANFAATAN
Sarana dialogis antar-kalangan guru (jenjang TK dan kelas awal di SD),
orangtua siswa, serta peminat pengajaran dan pemerhati pendidikan, yang
memungkinkan adanya pengayaan bersama dalam hal perspektif konsep, interpretasi
pemahaman, informasi bahan ajar, serta pengalaman pengajaran, yang memungkinkan
tumbuhnya agenda-agenda pembelajaran Pendidikan Akhlak, Pendidikan Budi
Pekerti, dan Pendidikan Karakter yang berbasis kebutuhan Indonesia dan satuan
pendidikan/sekolah.
MATERI DAN PROSES SARASEHAN
Pengenalan Konsep Leadership Berbasis Pendidikan Akhlak oleh Bapak H. Ir.
Buchori Nasution; Pengenalan 2 Contoh Metode Pendidikan Karakter di Sekolah
Luar Indonesia; Peragaan Game Instrumen; serta Eksplorasi dan Diskusi Peserta
untuk persekolahan Indonesia. Proses sarasehan bersifat keterlibatan
partisipatif peserta melalui pemanduan fasilitator, dengan kesempatan awal
presentasi narasumber.
PESERTA
Guru TK dan guru kelas awal SD, orangtua siswa, serta peminat pendidikan.
Peserta Sarasehan dialokasikan untuk maksimal 35 orang (23 perwakilan institusi
pendidikan dan 12 perorangan).
---------------------------------
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news,
photos & more.
--- End Message ---