Maaf ya Mbak, cmiiw...
Saya pernah baca (di salah satu milis, milis ini bukan yah?) katanya susu
formula (bubuk) tu sama aja. Malahan ada dokter yg bilang, kalo beli yg mahal2
(gold, platinum, +DHA AA ARA dsb), mubaziir... Soalnya sebenernya di dalam
tubuh gak terserap (ato ga tercerna? cmiiw) karena sufor ga mengandung enzim yg
dibutuhkan utk itu.
Sekali lagi kalo ga salah, lutein itu buat kesehatan mata. Jadi sebenernya kalo
anak makan sayur dan buah cukup (lutein khususnya pada sayuran hijau),
kebutuhan zat gizi utk mata kan udah tercukupi.
Sepertinya jaman sekarang kita memang harus saring-saring ya kalo dapet
informasi apa-apa. Soalnya iklan2 tu pada gencar bgt sampe kayaknya semua
produk baguuuus dan perlu semua.
Kalo saya, ntar kalo Deyka udah setaun (4 hari lagi ), mau saya kasih susu UHT
aja sebagai tambahan ASI. Selain pusing liat sufor bubuk banyak bgt macemnya,
ya lama-lama saya emang agak gak yakin banget liat iklan yang terlalu
bombastis. Lagian kan memang UHT lbh baik kan drpd sufor bubuk, Moms?
Logikanya, susu sapi kan cair, gimana panjang dan lamanya tuh proses buat bikin
dia sampe jadi bubuk sufor?
Maaf kalo gak membantu/berkenan.
-Bundanya Deyka-
karmila yuwanti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Moms,
Lagi bingung nih, mudah2an ada yang mau kasih pendapat.
Mungkin moms tau, Promil Gold sekarang hadir dengan kemasan baru. Tambahan
"Lutein" di dalam susu formulanya bikin harga susunya naik tinggi sekali.
Semalam saya baru beli, kemasan 900 gram sekarang harganya Rp.170.000,- padahal
sebelumnya Rp.143.000,-.
Gimana nih menurut moms, harga segitu worth it ngga sih dengan nilai gizinya?
atau perlu saya pakai yang ngga ada "gold" nya sekalian?
Thanks sebelumnya,
Mila
---------------------------------
Building a website is a piece of cake.
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.
---------------------------------
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search.