sorry banget... bukannya sekedar ga percaya,..
tapi gambarnya ga jelas sih.. rada mirip jahe? atao apa ya..?
(ga bermaksud ngebelain solaria lho..)
jadi soal 'solaria bermasalah' itu, bener2 'beneran' ya?
Fransisca Santoso <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Note: forwarded message attached.
Untuk dapat diperhatikan
karena peristiwa yang sama juga dialami oleh teman
kantor saya ketika makan di solaria gajah mada...
Dear All,
Saya mau berbagi pengalaman soal makan di Restaurant Solaria.
Sebenarnya ini adalah pengalaman saya pribadi yang ketiga, setelah sebelumnya
sudah pernah mengalaminya ada Lalat Ijo dan anak kecoak berenang-renang sampai
mati di dalam makanan yang saya pesan. Tapi untuk kedua pengalaman sebelumnya
saya tidak memiliki bukti otentik. Dan untuk yang ketiga kalinya, (finally!!!)
saya punya bukti. SIlakan disimak kisah saya berikut.
Hari itu, tanggal 19 Agustus 2007, sepulang dari berlibur sekeluarga ke kota
kelahiran saya Cirebon, kami tiba kembali di perumahan tempat tinggal kami
yaitu di Gading Serpong sekitar pukul 19.30 WIB. Dan karena sudah lelah kami
memutuskan untuk mencari makan malam di sebuah mal yang baru diresmikan di
perumahan kami itu. Sekali lagi, karena lelah kami mencari makan yang kami
anggap simpel dan cukup enak supaya kami dapat segera pulang ke rumah untuk
beristirahat. Akhirnya kami putuskan untuk makan di Restaurant Solaria yang
terkenal karena makanannya yang cukup enak, banyak ragamnya, dan yang penting
lagi, untuk sebagian orang dianggap cukup murah.
Setelah menanti sekitar tiga puluh menit, akhirnya makanan kami tersedia.
Namun ditengah keasyikan menikmati Nasi Bistik Sapi Goreng Tepung yang saya
pesan, saya melihat sesuatu yang agak aneh. Mula-mula saya mengira itu adalah
potongan kulit salak. Dan saya menjadi bingung, bagaimana potongan kulit salak
bisa ada ditengah-tengah sayuran pendamping nasi yg menjadi bagian dari paket
itu.
Setelah saya lihat berulang-ulang akhirnya saya "putuskan" bahwa itu adalah
sisa/potongan tubuh kecoak. Kontan kami sekeluarga yang terdiri dari enam
orang berhenti makan, dan tidak sanggup melanjutkan makan malam meskipun perut
lapar. Saya langsung complain, tetapi untuk mengantisipasi sikap kurang
bertanggungjawab dari pengurus, saya sempat mengambil gambar dengan kamera
saku digital yang kami bawa untuk berlibur. (saya teringat kasus restorant
jepang siap saji, jadi supaya aman saya foto dulu)
Hasil gambar itu dapat Anda lihat sendiri, potongan tubuh kecoak yang
menjijikkan. Dan jika Anda tanya mana sisa bagian yang lainnya, tentunya sudah
hancur tercampur baur dengan cap cay yang tengah kami nikmati sekeluarga dan
turut serta menambah "vitamin dan protein" makanan kami.
Jadi kalau mau makanan sehat, nikmat dan murah ke Solaria saja ya.... Kalau
saya sih, biar kiamat nggak bakalan dech makan di tempat itu lagi. Tiga kali,
cukup sudah.
C. Sugiarto. G
Gading Serpong - Tangerang
____________________________________________________
IncrediMail - Email has finally evolved - Click Here
---------------------------------
Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.