Mempersiapkan Diri Sebelum Berkomunikasi Dengan Anak, (1)
Ditulis Oleh NSK NUGROHO, MCH, CHt, CH, CI Sepasang suami istri datang ke klinik saya mengeluhkan mengenai perilaku anaknya. "Pak, anak saya kok malas sih? Disuruh belajar malahan main game. Bangun pagi susah sekali. Semangat dia untuk belajar menurun. Padahal dulu dia termasuk ranking di kelasnya. Berbeda dengan kakaknya yang semangat dan rajin. Saya bingung apa lagi yang harus saya lakukan", tutur si ibu. Oh iya, dia juga suka bohong. Katanya belajar, tahunya malah main game. Saya khawatir jangan-jangan dia nilainya nanti jelek", sambung ayahnya, "Bisa tidak pak, kalau dia dihypnosis supaya tidak bohong". Di kesempatan lain dalam suatu pelatihan yang saya adakan, seorang ibu mengeluhkan, "Akhir-akhir ini anak saya jadi pendiam, pak. Aneh kalau ditanya kenapa, malahan menghindar atau mengabaikan saya. Padahal dulunya dia tidak seperti itu. Saya ingin bantu, tetapi diajak ngomong saja susah. Mungkinkah dia dihypnosis supaya mau mendengarkan saya?" Sepasang suami istri yang lain, mengeluhkan, "Anak saya sekarang jadi bandel. Setiap dinasihati selalu saja menentang. Bahkan dia lebih percaya apa kata teman-temannya. Saya khawatir, jangan-jangan dia mudah terbawa pergaulan yang kurang baik. Saya ingin dia dihypnosis supaya menurut!" Demikian seterusnya. Saya tersenyum karena saya pikir permasalahan ini bukan dihadapi oleh sepasang suami istri itu saja. Orang lainpun mengalami hal yang sama. Bahkan saya sendiripun mengalaminya! Suatu permasalahan yang selalu menghantui pasangan orang tua dalam menghadapi anak-anaknya. Pertanyaannya, bagaimana menyelesaikannya? Memang ini adalah tantangan berat sebagai orang tua dalam mendidik anaknya. ...... Untuk membaca lanjutannya, silahkan klik: http://www.nsknugroho.com <http://www.nsknugroho.com/> Juga dapakan artikel menarik lainnya, informasi pelatihan, dan PANDUAN SELF-HYPNOSIS dalam bentuk Audio - GRATISSS!! Meta- N'Powerment

