Suster ayahku, Junaidah (Ida), telah kehilangan adiknya yang juga bekerja dari yayasan yang sama, namanya Nur fadilah usia 21 th. Telah pergi dari yayasan sejak hari Minggu 18 Nov yg lalu dan tidak kembali sampai hari ini. Selama hilang dia sempat menghubungi kakaknya 2 kali, yang pertama melalui sms yang menurutnya dikirim secara sembunyi2 dari kamar mandi karena takut ketahuan orang yang membawanya pergi dari sebuah mesjid di Jl. Kebagusan(entah di mana...Nur merasa ia dibawa ke daerah sekitar Bandung). Sehari kemudian ia menelpon ke rumah kami dan berbicara sangat pelan dengan kakaknya, sepertinya ada orang di sampingnya dan tidak tau cara kembali ke jakarta...namun kakaknya curiga bahwa orang yang di sampingnya. Kasus ini sudah kami laporkan ke Polda metrojaya hari Senin 19 Nov yg lalu, dan sudah dimuat di harian Kompas dan online, juga di detik http://jkt.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/11/tgl /20/time/233953/idnews/855250/idkanal/10 http://kompas.com/kompas-cetak/0711/21/metro/4015679.htm
Kami juga sudah mengirim surat dan fotonya ke Kontras, dengan harapan pihak Kontras mau membantu mencarikan WNI yang hilang ini. Keluarganya tidak mempunyai dana untuk mencari dan mengerahkan siapa2 dalam pencarian saudarinya yang hilang ini. Netters, kami mohon kesediaanya untuk menyebarkan berita kehilangan ini... Atas nama Ida dan keluarganya kami mengucapkan Terimakasih .... p.s. kasus ini mengingatkan hilangnya galang, anak dosen UGM Oktober lalu, bila ada keluarga Galang yang membaca email ini tolong kami, tanyakan di mana Galang ketika menghilang saat itu...mungkin saja Nur juga dibawa ke tempat yang sama..terimakasih

