selamat tahun baru 2008
       -tahun-tahun mendatang semoga lebih baik-
   
  best regard
   
  ara dan ibu bapaknya
  
[EMAIL PROTECTED] wrote:
    28 Desember 2007. Banjir dimana-mana. . . Seperempat Sala terbenam dalam 
air coklat kiriman dari banyak tempat. Ada kabar kalau waduk Gajah Mungkur 
overload. Pintu air sebagian dibuka. Maka, selepas melayat pakdhe Sunar di 
Kujon, meluncurlah kami -Ara, Pa, Ma, Eyang, bd Pur- ke Wonogiri lewat jalur 
Pedan, Karangdowo, Tawangsari, Krisak. Sepanjang perjalanan ditemani dua kotak 
gethuk lindri Kurung, kembang jambu asin manis dan Aqua, meluncurlah kami 
menjadi selagaknya pengamat banjir profesional. Hampir semua sawah terbenam 
air, permukaan sungai kadang meluap membasahi badan jalan. Jam 2 siang, serasa 
5 sore. Redup tak bertenaga. Sama seperti Ara yg melingkar dipelukan Eyangnya. 
Lapar nak? 
  Setelah mampir di soto dan ayam goreng mbak Ning, kami memutuskan untuk 
melanjutkan perjalanan ke waduk. Ternyata waduk memang penuh, spillway meluber. 
Dari jembatan kami melihat semburan air yang menyebar membias di kejauhan . 
Sayang kamera handphone tiddak bisa menangkap pemandangan indah itu. 
  Wajar rasanya kalau pintu air sebagian dibuka u/ memperkecil resiko. Meskipun 
banyak warga di Sala menyesalkan tindakan itu. Tapi adakah pilihan lain? 
Dipunggung talut dan tanggul, mobil dipacu maximal. Kenapa Pak? Kalau ambrol, 
bisa tinggal nama. . . 
  Wonogiri - Sala lebih menegangkan. Referensi bude Rin, yang baru saja pulang 
dari Sala, rute Wngr-Bekonang-Palur lebih aman untukdilalui. Tetapi dalam 
perjalanan, melihat banyak mobil yang berlawanan arah dari kami beriringan 
lancar, kami putuskan untuk bertahan di rute reguler. Meskipun hati ketar-ketir 
melihat sisi bahu jalan yang sudah rata permukaannya dengan air yang memenuhi 
sawah seluas mata memandang. Jembatan Bacem lewat. Setelah berunding kami 
putuskan untuk lewat sisi Solo Baru di perempatan Alfa. Setengah boulevard 
telah terlampaui. Menjelang POM Bensin, suasana gelap menyergap kami. Di ujung 
jalan, tampak tumpukan mobil macet menghadang. Kami putuskan untuk berbalik 
arah. Di putaran pertama, mobil segera menikung berbalik. Dikejauhan  tampak 
sejumlah orang berlari-lari mendekat. Adakah banjir kiriman menyapa lagi? 
  Perjalanan selesai jam 9 dipantai kapuk. Kutengok Ara, dalam tidurnya kulihat 
senyum damai anakku dg boneka sapi dan baju baru hadiah budhenya. . . 
  Adakah teman-temanmu di pengungsian merasakannya, nak?
   
   
   
  
 
    
---------------------------------
  Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.  

                         

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

<<attachment: Des07_33.jpg>>

Kirim email ke