Mbak sudah komunikasi dengan suami? Tentang apa yang mbak rasakan? Mbak sudah 
tanya sama suami kenapa lebih suka makan masakan sang ibu?
Atau kalau mbak cukup dekat dengan ipar2 dan mertu, mbak bisa juga curhat pada 
mereka. Supaya mereka gak "menyindir" lagi. Mungkin mereka gak tahu bahwa mbak 
gak mau dan  malu terlalu sering  makan di rumah mertua. Bicara dengan mereka 
sepertinya lebih menguntungkan utk mbak, sehingga para ipar dan mertua tidak 
salah menilai sehingga terjadi salah paham.

Perbedaan suku dalam perkawinan kadang2 perlu penyesuaian lebih banyak. Saya 10 
bersaudara dan suami 4 bersaudara yang suasananya seperti "bhinneka tunggal 
ika". Semua sudah menikah. Bahkan kakak saya menikah dengan orang thionghoa. 
Kalau dalam keluarga besar saya tidak ada "kesadaran" yang besar dalam usaha 
menyesuaikan diri dalam hal apapun, rasanya sulit utk rukun. 
Alhamdulilah.....sampai saat ini (mudah2an sampai kapanpun) kami bisa menjaga 
kerukunan.  
Dalam hal selera makanan, kami sangat jauh berbeda. Tapi kami akhirnya bisa 
"bertemu" di tengah2. Sehingga saat kumpul keluarga, kami tidak mengalami 
kesulitan.
Satu hal yang terlihat sepele, tapi cukup bisa merubah rasa misalnya: kita para 
orang dari suku jawa kalau masak selalu memakai gula. Lain halnya dengan orang 
padang. Dalam masakannya tidak memakai gula. Rasa gurih mereka hanya dari 
santan atau penyedap rasa.
Hal yang sama pernah saya alami diawal perkawinan saya. Suami saya sudah 
terbiasa makan masakan sang ibu yang selalu memakai penyedap rasa. Sementara 
saya tidak pernah memakai penyedap rasa. Saya tahu suami saya merasakan masakan 
saya kurang "pas". Tapi tipe suami saya selalu memakan masakan saya,  walaupun 
kurang cocok. Lama kelamaan suami saya bisa menerima dan beradaptasi dengan 
masakan saya.
Karena saya tidak mau yang menyesuaikan dengan selera suami, mengingat hal itu 
kurang baik bagi kesehatan.
Suami saya selama 28 thn terbiasa dengan masakan sumatra (mertua saya berasal 
dari melayu deli)  yang sangat berlemak. Hobinya makan jeroan sapi dan 
samasekali tidak suka sayur kecuali pecel.  Sementara saya berasal dari 
sunda/jawa yang biasa makan lalapan, tumis2an dan sama sekali gak suka jeroan 
sapi.
Selama perkawinan kami, saya tidak pernah masak jeroan sapi karena saya gak mau 
belajar masak jeroan karena tidak menyehatkan. Dan saya kemukakan alasan saya 
pada suami. Dan saya selalu "memaksa" suami utk makan sayur2an/tumis2an yang 
saya sediakan. 
Alhamdulilah.....dengan komunikasi dan tenggang rasa, semua perbedaan bisa kami 
atasi. 
Dan kini, selera suami sudah berubah. Dia mulai suka dengan masakan sunda, yang 
tanpa penyedap rasa.

Jadi.....sebenarnya pengalaman kita hampir sama, ya.......
Mudah2an mbak cepet dapat solusinya.....

Ma'af, ya mbak.....kalau saya terlalu banyak saran. 




Regards,
YUSRI
Sent from my BlackBerry® wireless device

-----Original Message-----
From: "anisarahman2" <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Tue, 15 Jan 2008 17:13:00 
To:[email protected]
Subject: [parentsguide] Re: Suami lbh suka masakan mertua.


Dear mbak maya, mbak yusri dan mbak tatik terima kasih utk sarannya. mungkin 
benar ini masalah selera...keluarga suami saya asli padang yg suka makanan 
pedas dan bersantan sedangkan saya berasal dari solo yg tdk terlalu suka 
makanan pedas. tapi saya sdh berusaha keras utk menyajikan menu2 lain yg 
mendekati selera mereka...saya sering memasakan utk keluarga suami, dan mereka 
bilang enak.tetapi suami tetap ambil masakan mertua saya. punya saya 
dicuekin..paling banter ambil sepotong.dan selama 2th menikah kami selalu 
numpang makan. ipar2 saya (adik2 suami) sdh sering menyindir..."aduh harga2 
naik nih" , "kalau makan begini direstoran berapa ya",suami saya sih cuek, 
malah minta dimasakin utk dibawa pulang, tapi saya merasa tidak enak dan malu 
sekali...saya sdh membicarakan masalah ini dgn suami,tp suami tetap cuek.saya 
hrs bagaimana?
 
 Bunda Aulia
 --- In parentsguide@ <mailto:parentsguide%40yahoogroups.com> yahoogroups.com, 
Maya Siswadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 >
 > Dear bundanya Aulia..
 > maaf sebelumnya jika tdk berkenan ya...gimana kalo coba berpositif thinking 
 > aja...
 > mungkin aja memang suami bukan gak suka masakan mbak...(apa suami gak pernah 
 > mau makan masakan mbak? pernah bilang gak suka? gak enak? dsb)...
 > 
 > 
 .m
 > 
 > 
 > 
 > ---------------------------------
 > Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
 >
 
   

===================================================================
Terbit majalah PARENTS GUIDE edisi JANUARI 2008.

"WASPADAI 5 PENYAKIT UTAMA MUSUH BALITA"

Serangan penyakit tidak pernah pandang bulu. Siapa saja dan kapan saja bisa 
terserang, tidak terkecuali Buah Hati kesayangan Anda. Jangan pernah lengah 
sedikit pun dan bentengi si kecil, terutama dari beberapa penyakit yang 
tergolong sudah 'langganan'. Temukan bahasan lengkap mengenai 5 penyakit 
tersebut hanya di Parents Guide edisi ini.

Simak juga bahasan menarik lain :

- Tips Tenangkan Tangis Bayi
- Plus Minus Melahirkan dengan ILA
- Permisi, Apakah ini Rumah Sakit Sayang Bayi?
- Ke Sekolah? Malas ah, Ma!
- Ibu, Bacakan Aku Cerita, Dong!

Segera dapatkan PARENTS GUIDE edisi JANUARI 2008 di agen majalah dan toko buku 
terkemuka di kota Anda. Klik daftar isi selengkapnya di: 
http://www.parentsguide.co.id/dsp_tocfeb07.php

Ikuti Breastfeeding Club Gathering. 

Tema: Breastfeeding for Working Moms: "Kembali Bekerja & Tetap Menyusui". 

Sabtu, 19 Januari 2008, pukul 09.00-11.30

Pembicara: Mia Sutanto (Ketua AIMI & Konselor ASI). 

Venue: House of Milenia, Jl Taman Ubud 3 Kuningan Jakarta. 

Tiket Rp 30.000,-. 

Reservasi tiket hubungi hotline pelanggan PG di (021) 7040 8785

===================================================================
Setiap pelanggan baru PASTI DAPAT HADIAH. Informasi berlangganan hubungi Emma 
(021) 527 7302, 5256792, 70408785
atau email: [EMAIL PROTECTED]

Ayo bergabung dengan Parents Forum, berbagi informasi bersama Parents dari 
seluruh Indonesia hanya di: http://parentsguide.co.id/smf/

==================================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/parentsguide/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/parentsguide/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke