----- Forwarded Message ----
From: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, January 29, 2008 7:59:24 AM
Subject: Fw: Girls please be Aware.....



Kind regards,
Senny Febriyani – Executive Secretary, ABN AMRO Asia Securities Indonesia |
(Work: +6221-515-6015 | (Cell: +62812-817-4696 |  Fax: +6221-515-1891 | +:
[EMAIL PROTECTED]

----- Forwarded by Senny Febriyani/ID/ABNAMRO/NL on 01/29/2008 07:56 AM
-----
                                                                          
            "Virgina"                                                    
            <[EMAIL PROTECTED]                                            
            on.com>                                                    To 
                                      "Virgina" <[EMAIL PROTECTED]>  
            01/28/2008 05:42                                          cc 
            PM                                                            
                                                                  Subject 
                                      FW: Girls please  be Aware.....    
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          





Subject: FW: Girls please be Aware.....



Dari situs teman..



Senin, 21 Januari 2008
Gaya Hidup Awas, Si Kecil Kebablasan! Dr Boyke Dian Nugraha
geleng-geleng kepala mendengar penuturan pasiennya. Sebut saja Indah, 36
tahun, asal Sukabumi yang menangis histeris menceritakan kelakuan
putrinya, Nita, 11 tahun.

Bersama dua teman sekelasnya di sekolah menengah pertama, Nita melakukan
aib memalukan keluarga dan sekolah. "Semua salah kami, memberikan
kebebasan kepadanya menonton tayangan apa pun tanpa diawasi, termasuk di
Internet," papar Indah sesenggukan. Tangisnya pecah begitu mendengar
pengakuan putri kesayangannya meniru adegan bercinta di film Sex in the
City bersama kakak kelasnya.

Menurut Boyke, kasus Nita belum seberapa. Ada pasien lain yang
mengeluhkan putrinya yang baru berusia 7 tahun saat ngobrol dengan teman
sebayanya cekatan menyebut foreplay, petting, making love, dan
sejenisnya.

Pemilik Klinik Pasutri di bilangan Tebet ini pun menyebut kisah lain:
seorang remaja putri berusia 12 tahun yang diledek temannya karena belum
pernah pacaran dan berciuman. Karena penasaran, remaja itu mencari tahu
di Internet. Tertarik mempraktekkan, ia meminta dan membayar sopir
rumahnya.

"Tidak hanya ciuman, si sopir bejat itu justru mengajak tahap yang lebih
hot, yaitu bercinta. Akibatnya, si kecil ketagihan, kebablasan, hingga
hamil dan bikin gempar semua (anggota keluarga)," ujar pakar seks
tersebut masygul.

Sederet cerita tersebut bukan ilusi, tapi peristiwa yang kian dekat dan
sering terjadi. Kini para belia itu sangat piawai dan tahu akan seks
melebihi orang tuanya. "Ini bukan pendidikan seks, melainkan pengetahuan
soal seks yang kebablasan dan berakibat fatal," kata dokter berkulit
putih ini dengan nada gemas.

Tiga tahun lalu ia hanya melayani pasien dewasa seputar keluhan masalah
mereka. Tapi sekarang, pasutri yang datang "curhat" soal sederet cerita
aneh soal seks buah hatinya. Boyke mengakui kemampuan anak masa kini,
yang disebut di era generasi platinum, begitu cepat dan mudah menyerap
pengetahuan dan teknologi.

Alhasil, jangan heran jika para bocah bau kencur itu sudah pandai
berselancar ke situs-situs dewasa. "Yang paling penting, memberikan
pendidikan seks buat anak harus perlu pendampingan," Boyke berpesan.

Senada dengan Boyke, Elly Risma, Ketua Yayasan Kita dan Buah Hati yang
aktif memberikan pendidikan kesehatan reproduksi untuk anak-anak
sekolah, menyebut pentingnya pendampingan dari orang tua, guru, dan
lingkungan. "Mereka harus mengikuti perkembangan atau melakukan update
seputar informasi terbaru seksologi supaya ilmunya tidak ketinggalan,"
ujarnya.

Alzena Masykouri, pengajar luar biasa di Fakultas Psikologi Universitas
Paramadina, Jakarta, mengatakan keluarga merupakan pagar pertama dan
utama bagi pertumbuhan dan perkembangan anak di dalam dan di luar rumah.

Pesatnya pengetahuan seks mereka, terutama dampak kemajuan teknologi
yang dekat dengan dunia generasi platinum, perlu diwaspadai. "Orang tua
jangan "gaptek". Perlu mengimbangi (anak). Sebaiknya mendampingi
(mereka) dan menyaring informasi agar anak tak salah langkah," ujarnya.

Alzena mengingatkan, dari sisi kejiwaan, si anak harus pandai menyerap
dan memilah informasi mana yang benar dan tidak tepat buatnya. Untuk
moral, jangan sampai anak terlalu larut berpikir bebas mengadopsi
informasi dunia Barat. HADRIANI P

Tip Aman

Dr Boyke Nugraha memberi tip agar buah hati aman memahami mengenai seks.

Lengkapi diri Anda dengan pengetahuan terbaru.

Jangan lupa pelajari masalah anatomi, fisiologi, biologi, moral, dan
etika.

Jangan salahkan kemajuan teknologi. Tanamkan nilai-nilai moral dan
dampingi saat mereka mengakses internet.

Berilah batasan-batasan soal pemanfaatan teknologi, misalnya mengakses
Internet hanya buat mengerjakan tugas sekolah.

Tempatkan komputer di ruang keluarga dan bukan di ruang pribadi.

Hati-hati memberikan telepon genggam.

Seringlah berdiskusi dan manfaatkan momen itu untuk memberi pendidikan
seks sesuai dengan usia, kemampuan, dan cara berpikirnya.

Tanamkan rasa tanggung jawab pada si kecil. Beri pengertian bahwa tiap
perbuatan, termasuk soal seks, selalu ada risiko dan tanggung jawab yang
harus dipikulnya.

HADRIANI P
koran



Feby Fiona
PT. Asuransi AIU Indonesia
Jakarta Stock Exchange Build. Tower 2, Floor 3 Jl. Jend. Sudirman
Kav.52-53, Jakarta 12190
Phone: 6221 - 5291 4888 ext. 3381
Fax    : 6221 - 5291 4809







---------------------------------------------------------------------------
This message (including any attachments) is confidential and may be
privileged. If you have received it by mistake please notify the sender by
return e-mail and delete this message from your system. Any unauthorised
use or dissemination of this message in whole or in part is strictly
prohibited. Please note that e-mails are susceptible to change. ABN AMRO
Bank N.V, which has its seat at Amsterdam, the Netherlands, and is
registered in the Commercial Register under number 33002587, including its
group companies, shall not be liable for the improper or incomplete
transmission of the information contained in this communication nor for any
delay in its receipt or damage to your system. ABN AMRO Bank N.V. (or its
group companies) does not guarantee that the integrity of this
communication has been maintained nor that this communication is free of
viruses, interceptions or interference.
---------------------------------------------------------------------------


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 

Kirim email ke