Anna Mathilda at 16/02/2008 13:30 wrote: >Mau sharing dan minta infonya donk.. Gimana yah supaya si kecil >gampang untuk mengingat huruf dan angka. Anna sudah masuk di kelas >TK kecil, aduh.. susah sekali ngajarin dia untuk mengingat huruf2 >tapi kalau soal bicara untuk bahasa Inggris.. dia cepat sekali untuk >mengingat malah kadang2 bicara sama mamie dan painya campur sari :-) >pake bahasa Indonesia dan Inggris.. Selain itu.. dia suka sekali >gambar dan mewarnai.. Tapi kalau sudah waktunya untuk mengenal huruf >dan saya surah buat huruf aduh... susahnya minta ampun kadang2 saya >suka nggak sabar he..he.. > >Minta infonya donk bunda2 dan moms.. untuk buku atau produk yg mudah >untuk dipelajari buat sikecil ini.. Jujur aja.. saya punya ketakutan >sendiri kalo2 dia agak susah untuk membaca.. karena sekolah2 >sekarang mempunyai syarat untuk masuk kelas satu harus sudah bisa >membaca,, :-(
***Salam kenal juga dari Surabaya. Jambi ? Rasanya asyik kalau ke sana. (punya cita-cita keliling Indonesia). Dulu waktu TK, sama mamanya, Zidan dibuatkan kotak-kotak dari kertas karton. Di kotak itu ditulis berbagai huruf dan suku kata. Terus di waktu luang misal mau tidur kita coba-coba. Relatif berhasil, pengalaman ini berhasil pada teman mamanya Zidan. Tapi entah bosan sama pada mamanya atau anaknya, terus berhenti. Sampai lulus TK, Zidan belum bisa membaca. Bahkan huruf masih belum ingat betul. Mamanya sudah panik, sempat didatangkan guru les segala. Tapi, ketika dia saya lihat kurang tertarik, saya santai saja. Saya tenangkan istri untuk tidak panik dengan kondisi ini. Anak ada waktunya. Ternyata setelah masuk SD, hanya sebulan dia sudah bisa baca. Saya sampai kaget, karena dia sebelumnya sama sekali tidak bisa baca. Tidak semua sekolah mempersyaratkan sudah harus bisa baca. Yang begini biasanya dari SD negeri. Tapi SDIT (SD Islam Terpadu) tesnya malah cuma disuruh jalan di balok. Sekolahnya Zidan termasuk sekolah ini. Cerita saya menemukan sekolah yang tepat saya ceritakan di sini: http://m.yusuf.web.id/v20/blog/index.php?act=detail&p_id=324 Terima kasih M.Yusuf.web.id --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Aisyah RA berkata, "Perkawinan adalah suatu kebaktian (pengabdian) dan seseorang harus melihat (mencermati) kepada siapa dia membaktikan putri kesayangannya dan kemuliaannya." ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

