Moms, 

menurutku, pemberian IMD adalah pilihan :) mana yg menjadi prefrensi
kita. Jika pilihannya IMD dan rooming in, maka konsekwensi, mungkin,
akan lebih kehabisan tenaga karena mengurus sendiri bayinya selama di RS.

Jika pilihannya tidak IMD (dan tidak rooming in), maka
konsekwensi,kehilangan momen2 penting yg berharga selama 1-2 jam
pertama kehidupan anak ke dunia, yg nggak semua orang berhasil
mendapatkannya :)

Tidak semua ibu beruntung lho, bisa memberikan ASI eksklusif untuk
anak2nya. IMD adalah salah satu cara agar ASI ekslusif dapat
dilaksanakan oleh sebagian ibu2 yang kurang beruntung itu. Dan,
mungkin nggak banyak yg tahu, ternyata IMD dapat menyelamatkan 22%
kematian bayi yg terlahir dg berat badan rendah, menurunkan tingkat
kematian bayi akibat kedinginan, dan memberikan rasa nyaman pada bayi
langsung setelah  ia dilahirkan, karena si bayi diberikan kesempatan
didekap dalam pelukan ibunya sebelum dimandikan, ditimbang dll oleh
orang2 yg belum ia kenal.

IMD memberikan kesempatan pada bayi untuk menyusu sendiri, sehingga
diharapkan, ke depannya, si bayi tidak lagi bingung puting, dan
terbiasa dengan kegiatan menyusu.

Untuk melaksanakan IMD, bukan hanya RS yg perlu diperhatikan, tapi
tenaga medisnya (DSOG, DSA) juga, karena tidak semua mau menunjang
kegiatan ini.

Semoga bs jadi salah satu masukan, ya.

Salam,


Devita/Alya's Mom
www.TokoiBUnda.com-Disney's Characters, sale up to 50%



Kirim email ke