From: Yonathan Rahardjo <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, March 3, 2008 10:15:03 PM Subject: [Dokter_Hewan] Susu Formula
Masyarakat Tidak Perlu Panik Jumat, 29 Februari 2008 | 00:31 WIB Jakarta, Kompas - Masyarakat tidak perlu panik terkait hasil penelitian yang menunjukkan adanya Enterobacter sakazakii dalam susu formula dan makanan bayi. Penelitian itu merupakan suatu upaya identifikasi risiko, tetapi dari riset epidemiologi diketahui tidak semua bayi rentan terkena gangguan kesehatan akibat bakteri tersebut. Sri Estuningsih, pengajar Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor yang juga salah satu peneliti susu formula dan makanan bayi itu, Kamis (28/2), menyatakan, fakta adanya E sakazakii dalam susu formula dan makanan bayi perlu mendapat perhatian dari semua pihak, baik pemerintah, kalangan kedokteran, maupun masyarakat. Jika ada bayi dengan demam tinggi, kejang, dan diare, perlu dilihat kaitannya dengan E sakazakii serta korelasinya dengan susu formula sehingga penyakitnya bisa segera diatasi. Hasil penelitian ini sudah dipresentasikan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) tahun 2006. Menurut situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kelompok rentan terhadap bakteri itu adalah bayi prematur (kehamilan kurang dari 37 minggu), bayi berat badan lahir rendah (kurang dari 2.000 gram), atau bayi dari ibu yang terindikasi HIV/AIDS. Hal senada diungkapkan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Fachmi Idris. "Masyarakat tidak perlu cemas. Ini penelitian laboratorium yang menggunakan hewan percobaan. Untuk menggeneralisasi dari hewan percobaan ke manusia itu tidak mudah," katanya, Rabu. Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Kamis, menyatakan, tahapan penelitian itu masih panjang, belum bisa ditarik suatu kesimpulan untuk disiarkan kepada publik. Saat ini pemerintah tengah menguji contoh susu formula aneka merek untuk mengetahui adanya pencemaran E sakazakii dan jenis bakteri lain. Sementara itu, Kepala Badan POM Husniah Rubiana Thamrin Akib menyatakan, tahun 2005 World Health Asembly menginformasikan kemungkinan cemaran E sakazakii di susu formula. Pemeriksaan cemaran mikroba merupakan bagian dari pemeriksaan rutin Badan POM. Tindak lanjut dilakukan dengan memanggil produsen untuk menarik produk dari peredaran. Produk baru boleh beredar setelah diperiksa dan hasilnya memenuhi syarat. Kepala Bidang Penelitian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Ilyani Sudarjat menyatakan, pemerintah seharusnya segera menindaklanjuti dengan menarik merek susu formula yang terkontaminasi bakteri. Kepala Seksi Sertifikasi dan Pelayanan Konsumen Balai POM Jambi Armini menyatakan, pihaknya belum mengeluarkan peringatan kepada publik mengenai ancaman E sakazakii di susu formula. (mas/LOK/EVY/ ITA/ATK) Semoga bermanfaat --- In [email protected], Anna Mathilda <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > HI MOMs,, > > AKu dapet e-mail dari temen'ku nggak tahu ini bener apa tidaknya but for your info aja... > > thanks > > > > Subject: Susu FormulaTercemar Sudah Ditarik > > Bagi yang udah punya momongan ato yang suka minum susu > sekedar info, tunggu resminya untuk lebih jelas > > > > Daftar A: Produk Daging, > Susu, Telur dan Hasil Olahnya Yang Dilarang > No. Nama Dagang Jenis Produk Negara Asal > 1. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa vanila Belgia/Perancis > 2. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa strawberry Belgia/Perancis > 3. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa cokelat Belgia/Perancis > 4. Elle & Vire Skim Milk UHT natural Belgia/Perancis > 5. Magnum Ice Cream Belgia (Milk Fat) > > Daftar B: Produk Daging, Susu, Telur > dan Hasil Olahnya Yang diamankan Sementara > No. Nama Dagang Jenis Produk Negara Asal > 1. Campina Dutch Breda Butter Belanda > 2. De Hollandsche Boerin Keju Belanda > 3. Pregestimil Susu Bubuk Belanda > 4. Breda Mentega Belanda > 5. Pere de Du Tomato Daging ayam olahan Perancis > 6. Pere de Du Fillet Cordon Daging ayam olahan Perancis > 7. Pere de Du Nugets Daging ayam olahan Perancis > 8. Perc de Du Drum Sticks Daging ayam olahan Perancis > 9. Maya Brand Corned Beef Perancis > 10. ABC Corned Beef Corned Beef Perancis > 11. President Emmental ex France Keju Perancis > 12. President Creme Liquide UHT Perancis > 13. President Butter Perancis > 14. President Butter salted batangan Perancis > 15. President Butter unsalted Perancis > 16. Elle & Vire Skimmed milk Perancis > 17. Elle & Vire French Butter Perancis > 18. Elle & Vire Spredable butter Perancis > 19. Elle & Vire French Butter Perancis > 20. Elle & Vire Cheese spread Perancis > 21. Elle & Vire Cheese Perancis > 22. Suny Boy Full Cream Milk Powder Perancis > 23. Suny Boy Susu UHT Perancis > 24. Plumrose Chicken Hot Dog Jerman > > Daftar C: Produk Susu Dalam Negeri > Yang Aman Untuk Digunakan > No. Nama Barang Jenis Produk > 1. Frisian Flag Susu Bubuk Full Cream > 2. Kompleta Susu Kental Manis > 3. Caleimex Susu Rendah Lemak > 4. Dutch Lady Susu Cair > 5. Susu Bendera 123 Susu Pertumbuhan > 6. Susu Bendera Yes! Susu Cair > 7. Susu Bendera SKM Susu Kental Manis > 8. Enaak Susu Kental Manis > 9. Indomilk Susu Kental Manis > 10. Indomilk Susu Pasteurisasi > 11. Indomilk Susu Evaporasi > 12. Kremer Krim Kental Manis > 13. Tiga Sapi Krim Kental Manis > 14. Tiga Sapi Susu Bubuk > 15. Sustagen Susu Bubuk > 16. Enfapro Susu Formula Lanjutan > 17. Enfragrow Susu Pertumbuhan > 18. Enfamil Susu Bayi > 19. Bebelac 1 Susu Bayi > 20. Bebelac 2 Susu Formula Lanjutan > 21. Delilac Susu Pertumbuhan > 22. Tropicana Slim Susu Bubuk > 23. Nutrifood Susu Bubuk Instan > 24. Nutrifood WRP Susu > 25. Promina Susu Bubuk > 26. Sun Susu Bubuk > 27. SMA Susu Bayi > 28. S-26 Susu Bayi > 29. Promil Susu Formula Lanjutan > 30. Procal Susu Pertumbuhan > 31. Enercal Susu > 32. Nursoy Susu Formula Khusus > 33. Bear Brand Susu Steril Cair > 34. Cap Nona Susu Kental Manis > 35. Cap Nona Susu Evaporasi > 36. Carnation Susu Bubuk > 37. Carnation Susu Evaporasi Cair > 38. Dancow Susu Bubuk > 39. Dancow Susu Beraroma > 40. Dancow Balita Susu Pertumbuhan > 41. Lactogen 1 Susu Bayi > 42. Lactogen 2 Susu Formula Lanjutan > 43. Milkmaid Susu > 44. Anlene Susu Bubuk > 45. Nan Susu Bayi > 46. Anchor Susu Bubuk Full Cream > 47. Birch Tree Susu Beraroma > 48. Dumes Mames Susu Bayi > 49. FMC Powder Susu Bubuk Full Cream > 50. Indokilin Susu Bubuk Full Cream > 51. Kilimas Susu Beraroma > 52. LLM Susu Formula Khusus > 53. Milco Susu Beraroma > 54. Nini Susu Bayi > 55. Sari Husada Susu Bubuk Full Cream > 56. SGM Susu Bayi > 57. Vitalac Susu Bayi > 58. Ultra Susu UHT > Sumber: Ditjen POM Depkes > > > Susu Formula Tercemar Sudah Ditarik > > > JAKARTA -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikanproduk > susu > formula dan makanan bayi yang diduga mengandung bakteri Enterobacter > sakazakii oleh peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) jauh-jauhhari > sudah ditarik dari pasaran. Penelitian yang dilakukan puntidak terjadi > saat ini, melainkan dalam kurun 2003 hingga 2006. > > ''Produk yang dimaksud sudah ditarik dari pasaran. BPOM meyakinisaat > ini > tak ada lagi susu tercemar yang beredar di pasaran,'' ujarKepala BPOM, > Husniah Rubiana Thamrin Akib, Rabu (27/2) di Jakarta. Bahkan,katanya, > BPOM sudah melakukan pemeriksaan mikrobiologi terhadap sampelproduk > tersebut sepanjang 2007 untuk mendeteksi kemungkinan pencemaran. > ''Kalau > produk bersangkutan ada yang bermasalah, kita panggil produsennyadan > minta mereka memperbaiki produknya.'' > > Selain pemeriksaan terhadap cemaran mikrobiologi berupa bakteri, > termasuk > bakteri penyebab diare (Salmonella sp, Eschericia colli, dan > Enterobacter > sakazakii), BPOM juga memeriksa kemungkinan cemaran kapangdan > mikroorganisme pathogen lain pada produk-produk itu. > > Namun, BPOM tak memublikasikan hasil pemeriksaan rutin ituke publik. > ''Karena standard operating procedure-nya (SOP) memang demikian,di > mana-mana juga seperti itu.'' > > Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Pangan Dunia(FAO), > papar > Husniah, merekomendasikan pemeriksaan cemaran Enterobactersakazakii > pada > susu formula bubuk tahun 2005 karena sebelumnya ada laporankejadian > diare > pada balita yang mengonsumsi susu tercemar Enterobacter di Jepang. > > ''Di Indonesia hingga saat ini belum ditemukan kejadian diarepada > balita > yang disebabkan oleh Enterobacter sakazakii. Di sini penyebabutamanya > Salmonella dan E colli,'' katanya. > > Ketua Pergizi Pangan Indonesia, Hardinsyah, memperkuat BPOM.Dari 100 > ribu > bayi berusia di bawah satu tahun, hanya satu bayi yang kemungkinan > terinfeksi bakteri Enterobacter. ''Di Inggris, sejak 1961 sampai2003, > hanya ada 48 kasus.'' > > Kendati kasus pencemaran oleh bakteri itu langka, namun wargakadung > resah > pada pemberitaan yang ada. ''Saya sekarang tidak tenang danlangsung > menghentikan susu formula untuk anak saya,'' kata Vita (27tahun), > warga > Kota Tasikmalaya yang baru melahirkan. > > Kiat membunuh bakteri: > * Bakteri ini dapat dibunuh dengan air panas pada suhu 70derajat > Celcius, > meski berakibat kehilangan dan kerusakan zat gizi pada susuformula. > * Botol susu harus selalu steril dengan merebus di air mendidih. > * Larutkan susu formula secukupnya, sehingga segera habisdiminum bayi. > * Hindari melarutkan dalam jumlah banyak untuk diminum beberapajam. > * Memperpendek waktu pemberian susu pada bayi, lebih baikdibuatkan > berkali-kali dgn cara steril. > * Sebaiknya membeli susu formula dalam kemasan kecil, sehingga cepat > habis. Bila kemasan besar, akan lama habis dan besar peluang tercemar > Enterobacter sakazakii. > * Meningkatkan kewaspadaan akan sanitasi selama proses penyimpanan, > penyiapan, dan pemberian susu formula pada bayi, termasukperalatan, > air, > dan pihak terlibat. > > Sumber: Ketua Pergizi Pangan > > Bila bakteri Enterobacter sakazakii menyerang bayi, dapatmengakibatkan > radang selaput otak, radang usus, gangguan neurologik bahkankematian. > Menurut WHO pada 2004, 20-50 persen penderita mengalami kematian. > > Selain terdapat pada susu formula, bakteri ini bisa ditemukanjuga di > cokelat, kentang, sereal, dan di lingkungan lembab. Pada suhukamar, > jumlah bakteri berkembang dua kali lipat dalam 45 menit, danpada suhu > kulkas jumlahnya dobel dalam waktu 14 jam. > > > > > > Looking for last minute shopping deals? > Find them fast with Yahoo! Search. > > > > > > ____________________________________________________________________________________ > Be a better friend, newshound, and > know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ >

